Pra Desain Pabrik Kimia Purifikasi Blast Furnace Gas PT. Krakatau Steel Dengan Karbonasi Mineral Ca(OH)2 dari Steel SLag (Bubble Column Reactor)

Yuan Anzal Ramadhan, Yuan and Muhammad Rum Aulia, Rum (2020) Pra Desain Pabrik Kimia Purifikasi Blast Furnace Gas PT. Krakatau Steel Dengan Karbonasi Mineral Ca(OH)2 dari Steel SLag (Bubble Column Reactor). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02211640000019_02211640000062-Undergraduate_thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Pada zaman modern terutama di negara Indonesia, industri baja menjadi sorotan karena memiliki berbagai tantangan sekaligus peluang. Peluang yang ada berupa program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Hal ini tentunya akan menguntungkan industri baja karena meningkatkan demand untuk produk-produk industri baja. Namun limbah dan emisi dari industri baja menjadi masalah yang perlu perhatian. Hal ini disebabkan banyaknya impor produk baja sehingga industri baja Indonesia harus meningkatkan kemampuan agar menjadi industri yang mampu bersaing dengan baja impor. Selain itu, limbah baja juga akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya produksi baja di Indonesia. Pengolahan limbah steel slag menjadi produk bernilai akan mengurangi biaya untuk pengolahan limbah. Pencemaran lingkungan juga menjadi isu dalam industri baja. Penambahan industri-industri padat modal menambah emisi CO2 terutama industri baja. Industri baja adalah penyumbang 6% emisi CO2 dunia. Proses produksi baja umumnya menggunakan sistem kokas (furnace) sehingga menghasilkan emisi CO2 yang besar. Emisi blast furnace gas masih mengandung 20 % volume CO2 dalam gas dan masih harus dimurnikan agar bisa difungsikan. Kadar H2S dimurnikan dengan fixed bed reactor sedangkan CO2 dimurnikan dengan limbah steel slag. Limbah steel slag merupakan limbah industri baja yang memiliki kandungan CaO yang tinggi (45%) yang memiliki nilai jual. Steel slag dapat diekstraksi kandungan kalsium-nya, dan digunakan untuk menyerap kandungan CO dari blast furnace gas membentuk produk Precipitated Calcium Carbonate (PCC). PCC digunakan sebagai filler dan coating untuk industri pulp&paper. Oleh karena itu untuk menjawab permasalahan limbah industri baja, pendirian Pabrik Purifikasi Blast Furnace Gas PT Krakatau Steel dengan Karbonasi Mineral Ca(OH)2 dari Limbah Steel Slag adalah salah satu solusi yang tepat. Hal ini berdampak positif terhadap masyarakat sekitar, karena dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dengan tidak melupakan pengurangan polusi Pabrik ini rencananya akan dibangun di kawasan industri Krakatau Steel, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten. Pemilihan lokasi ini dengan pertimbangan bahwa dekat dengan sumber blast furnace gas, yaitu Blast Furnace Complex PT Krakatau Steel. Penyediaan utilitas dan sumber listrik mudah karena dekat dengan pabrik PT Krakatau Tirta Industri dan disuplai oleh Krakatau Daya Listrik. Kota Cilegon memiliki UMK 2019 sebesar Rp 4.246.081, sedangkan pengangguran di Kota Cilegon (2018) sejumlah 9,33 persen. ===================================================================================================== In modern times, especially in Indonesia, The steel industry is in the spotlight because it has various challenges as well as opportunities. The opportunity exists in the form of infrastructure program launched by the Indonesian government. This opportunity will benefit the steel industry because it increases the demand for steel industry porducts. However,waste and emissions form steel industry are problem which needs attention. This is due to the large number of imports of steel products so Indonesian steel industry must increase its ability to become an industry that is able to compete with imoprted steel. In addition, steel waste will also increase along with steel production in Indonesia. Processing of steel slag waste into valuable products will reduce waste treatment costs. Enviromental pollution is also an issue in the steel industry. The addition of capital-intensive industries increases CO2 emissions.especially the steel industry. The steel industry is a contributor to 6% of world CO2 emissions. The steel production process generally uses a coke system (furnace) resulting in large CO2 emissions. Blast furnace gas emissions still contains 20% volume fraction of CO2 and it must still be purified. H2S was purified by fixed bed reactor while CO2 was purified by steel waste. Steel slag waste is steel industry waste which has a high CaO content (45%) which has a selling value. The calcium content can be extracted and used to absorb the CO content from blast furnace gas to form Precipitated Calcium Carbonate (PCC) products. PCC is used as a filler and coating for pulp and paper industry. Therefore, the answer of steel problem in industry is the establisment of PT. Krakatau Steel's Blast Furnace Gas Purification Factory with Ca(OH)2 Mineral Carbonation from Steel Slag Waste. This has a positive impact on the surrounding community because it can create jobs while solving pollution problem. This factory will be built in the Krakatau Steel industrial area, Citangkil district,Cilegon city,Banten. The location was chosen with the consideration that is close to the gas source of blast furnace namely the PT. Krakatau Steel Blast Furnace Complex. Utility provision and electricity are easy because it cloed from the PT. Krakatau Tirta industry and Krakatau Daya Listrik. Cilegon city has 2019 UMK Rp. 4.246.081 while unemployment in Cilegon City (2018) is 9.33 percent.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Baja, Kapasitas, Limbah, Purifikasi
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN677 Blast furnaces.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Yuan Anzal Ramadhan
Date Deposited: 10 Mar 2021 05:49
Last Modified: 10 Mar 2021 05:49
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83897

Actions (login required)

View Item View Item