Kemampuan Tumbuhan Mangrove dalam Remediasi Logam Berat Merkuri (Hg), Timbal (Pb) dan Seng (Zn) di Muara Sungai Wonorejo

Lufthansa, Uridna Marwah (2021) Kemampuan Tumbuhan Mangrove dalam Remediasi Logam Berat Merkuri (Hg), Timbal (Pb) dan Seng (Zn) di Muara Sungai Wonorejo. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03211850012004-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Setiap tahunnya jumlah industri di Kota Surabaya mengalami peningkatan. Salah satu dampak negatif yang dihasilkan adalah penurunan kualitas lingkungan akibat pembuangan limbah. Salah satu kandungan limbah industri yang berbahaya adalah logam berat. Logam berat Hg, Pb dan Zn merupakan beberapa logam berat yang keberadaannya sering ditemukan mencemari wilayah perairan. Sungai Wonorejo merupakan salah satu sungai yang membawa limbah industri di Kota Surabaya yang bermuara ke pesisir timur. Logam berat yang masuk ke muara sungai Wonorejo akan mengendap dan tertahan oleh akar mangrove. Salah satu upaya untuk menanggulangi pencemaran logam berat di muara Sungai Wonorejo adalah dengan memanfaatkan mangrove sebagai agen fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi logam Hg, Pb dan Zn yang ada di perairan dan sedimen muara Sungai Wonorejo, kemudian dicari nilai Bioconcentration Factor dan Translocation Factor untuk menentukan kemampuan mangrove A. alba, A. marina, S. caseolaris, A. lanata dan R. stylosa dalam mengakumulasi logam Hg, pb dan Zn. Selanjutnya persebaran konsentrasi logam Hg, Pb dan Zn yang ada di muara Sungai Wonorejo akan di gambarkan dalam peta. Penentuan titik pengambilan sampel menggunakan metode transek. Sampel yang diambil berupa air sungai sebelum memasuki kawasan mangrove serta air dan sedimen di kawasan mangrove. Sampel berupa akar, batang dan daun mangrove diambil untuk dianalisis kandungan logam beratnya. Parameter pendukung dalam penelitian ini adalah pH, suhu, salinitas, BOD dan COD. Pengujian logam berat serta BOD dan COD dilakukan di Laboratorium Sucofindo Surabaya. Metode pengujian logam berat berdasarkan US EPA. Data yang diperoleh di analisis secara deskriptif. Data diolah menggunakan SPSS untuk mencari nilai korelasinya dan untuk membuat peta menggunakan aplikasi surfer dengan metode gridding. Hasil dari penelitian ini adalah perairan muara Sungai Wonorejo telah tercemar oleh logam Hg dan Pb berdasarkan baku mutu Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 tahun 2004, yaitu sebesar 0,008 mg/L untuk Pb, 0,001 mg/L untuk Hg, sedangkan untuk logam Zn masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan. Rata-rata konsentrasi logam Pb dan Zn di sedimen muara Sungai Wonorejo telah melebihi baku mutu berdasarkan pedoman EPA Sediment Quality, sedangkan untuk logam Hg masih berada di bawah baku mutu. Semua jenis mangrove yang ada di muara Sungai Wonorejo (A. alba, A. marina, A. lanata, R. stylosa dan S. caseolaris) termasuk dalam tumbuhan hiperakumulator terhadap logam Hg, Pb dan Zn. Nilai TF dari akar ke batang untuk logam Hg dan Zn yang paling tinggi terdapat pada mangrove A. alba, sedangkan untuk logam Pb ada pada mangrove A. lanata. Nilai TF dari akar ke daun untuk logam Hg, Pb dan Zn paling tinggi terdapat pada mangrove A. alba. Hal ini membuktikan bahwa A. alba memiliki mobilitas logam berat yang tinggi dari akar menuju daun. Konsentrasi logam Hg semakin menurun apabila lokasinya semakin jauh dari muara sungai, sedangkan untuk logam Pb dan Zn konsentrasinya semakin tinggi dengan jarak semakin jauh dari muara sungai dan mendekati laut lepas. ==================================================================================================== Every year the number of industries in Surabaya has increased. One of the negative impacts is the decrease in environmental quality due to waste disposal. One of the dangerous materials of industrial waste is heavy metals. Some heavy metals, such as Hg, Pb, and Zn, are often polluting water areas. The Wonorejo River is one of the rivers in Surabaya that carries industrial waste which disembogue into the east coast. Heavy metals that enter the Wonorejo estuary will settle and be retained by the mangrove roots. One of the efforts to overcome heavy metal pollution in estuaries is by using mangroves as phytoremediation agents. This study aims to determine Hg, Pb, and Zn concentrations in the waters and sediments of the Wonorejo estuary. The study also aims the Bioconcentration Factor and Translocation Factor values to determine the ability of A. alba, A. marina, S. caseolaris, A. lanata and R. stylosa mangroves in accumulating Hg, pb and Zn. Furthermore, the distribution of Hg, Pb and Zn metal concentrations in Wonorejo estuary will be depicted on the map. The sampling point is determined using the transect method. The samples were taken from the river water before entering the mangrove area, as well as water and sediment in the mangrove area. The samples are mangrove roots, stems, and leaves. The samples were taken to be analyzed for their heavy metals content. The supporting parameters in this study were pH, temperature, salinity, BOD, and COD. Heavy metal testing, as well as BOD and COD, were done at Sucofindo Laboratory, Surabaya. The heavy metal is tested using the US EPA method. The obtained data were analyzed descriptively. The data is processed using SPSS to find the correlation value and map using the Surfer application with the gridding method. The result of the study shows the waters of Wonorejo estuary have been contaminated by Hg and Pb, based on the quality standards from the Decree of the Minister of Environment and Forestry No. 51 of 2004. The standard is 0.008 mg/L for Pb, and 0.001 mg/L for Hg. Furthermore, the Zn metal is still below the established quality standard. The average concentration of Pb and Zn in Wonorejo estuary sediments has exceeded the quality standard based on the EPA Sediment Quality guidelines. While for Hg is still below the quality standard. All types of mangroves in Wonorejo estuary (A. alba, A. marina, A. lanata, R. stylosa and S. caseolaris) are hyperaccumulators Hg, Pb, and Zn metals. The highest TF value from root to stem for Hg and Zn was found in A. alba mangroves, while Pb was found in A. lanata mangroves. The highest TF values from root to leaf for Hg, Pb, and Zn were found in A. alba mangroves. This result proves that A. alba has high heavy metals mobility from roots to leaves. The concentration of Hg metal decreases as the location gets farther from the estuary. While the concentration of Pb and Zn metals are higher as the location gets farther from the estuary and closer to the seas.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: fitoremediasi, logam berat, mangrove, muara Sungai Wonorejo, Heavy Metals, Mangrove, Phytoremediation, Wonorejo Estuary
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD194.6 Environmental impact analysis
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Uridna Marwah Lufthansa
Date Deposited: 09 Mar 2021 20:57
Last Modified: 09 Mar 2021 20:57
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83905

Actions (login required)

View Item View Item