Reinkarnasi Arsitektur Madura: Community Cultural Center Untuk Keberlanjutan Batik Desa Klampar

Akbar, Arwani Hasbullah (2021) Reinkarnasi Arsitektur Madura: Community Cultural Center Untuk Keberlanjutan Batik Desa Klampar. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
08111640000030-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Batik merupakan salah satu budaya yang sudah tidak asing didengar. Di Pulau Madura batik sendiri menjadi salah satu ikon yang cukup dibanggakan, namun masih minimnya apresiasi terhadap ikon batik. Pada era perekonomian industri kreatif setiap daerah sudah mampu untuk memproduksi dan memasarkan karya yang sudah menjadi produk siap jual (baju, sepatu, tas, dll). Di Madura, masyarakat desa pemroduksi batik hanya berupa kain batik dan baju. Hal tersebut disebabkan karena terbatasnya peralatan, pengetahuan, dan tempat yang dapat mereka gunakan untuk mengolah hasil produksi batik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Maka diperlukan gagasan untuk dapat meningkatkan perindustrian masyarakat desa dengan menyediakan tempat berupa sentra batik yang menyediakan sumberdaya, fasilitas, pengetahuan, serta sebuah komunitas untuk berkarya melalui produk kreatif berkelanjutan yang didukung dengan keberadaan arsitektur madura sehingga keunikan dan ciri khas dari desa tersebut bisa menjadi manfaat baik dalam segi ekonomi, kebudayaan, dan sumber daya manusia. Penyediakan sentra batik memenuni program Experience, Explore & Learn, Develop, dan Community. Program tersebut menjadi kriteria karena kolaborasi menjadi nilai penting dalam sebuah pengembangan perekonomian. Dengan cara inilah keberadaan desa pemroduksi batik dapat memberikan dampak positif bagi penduduk desa maupun orang-orang yang berasal dari luar pulau Madura. Sehingga dengan menonjolkan sebuah ciri khas dan karya kebanggakan masyarakat setempat tersebut dapat bersaing dengan perekonomian daerah lain. ===================================================================================================== Batik is one of the familiar cultures. On the island of Madura, batik itself is one of the icons to be proud of, but there is still a lack of appreciation for the batik icon. In the era of the creative industry economy, each region was able to produce and market works that had become ready-to-sell products (clothes, shoes, bags, etc.). In Madura, the village which produces batik only consists of batik cloth and clothes. This is due to the limited equipment, knowledge, and space that they can use to process batik products so that they have a high selling value. So an idea is needed to be able to improve the village community industry by providing a place in the form of a batik center that provides resources, facilities, knowledge, and a community for sustainable creative content supported by the existence of Madura architecture so that the uniqueness and characteristics of the village can be of good benefit. in terms of economy, culture and human resources. Providing batik centers for the Experience, Explore & Learn, Develop, and Community programs. This program is a criterion because collaboration is an important value in economic development. In this way, the existence of a batik producing village can have a positive impact on both villagers and people who come from outside the island of Madura. So that with the ceremony a characteristic and virtuous work of the local community can compete with the economies of other regions.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Batik, Apresiasi, Kolaborasi, Appreciation, Collaboration,
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA2542.36 Sustainable architecture
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: ARWANI HASBULLAH AKBAR
Date Deposited: 09 Mar 2021 12:58
Last Modified: 09 Mar 2021 12:58
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/83917

Actions (login required)

View Item View Item