Analisis Gaya Tekan dan Torsi pada Penggurdian Baja EMS 45 dengan Metode Elemen Hingga

Harsono, Fahmi Budi (2021) Analisis Gaya Tekan dan Torsi pada Penggurdian Baja EMS 45 dengan Metode Elemen Hingga. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02111640000176_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Sektor industri manufaktur di Indonesia masih menjadi salah satu sektor yang menyumbang perekonomian di Indonesia. Membahas tentang industri manufaktur maka tidak lepas dari proses permesinan. Proses permesinan adalah proses mengubah bentuk benda kerja dari logam maupun non logam menjadi suatu komponen atau produk. Salah satu contoh dari proses permesinan antara lain freis, bubut, dan gurdi. Proses gurdi memiliki definisi sebagai proses permesinan yang digunakan untuk membuat lubang pada material logam ataupun non logam dengan menggunakan pahat gurdi. Pada proses penggurdian diperlukan pemilihan variable yang tepat dalam melakukan proses untuk memperoleh suatu produk yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variable variable proses pada penggurdian dengan kecepatan spindle, Point angle, feeding, serta jenis pahat terhadap gaya tekan dan torsi yang terjadi. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah baja EMS 45. Semua variabel yang diteliti memiliki 2 level kecuali pada kecepatan spindle hanya terdapat 1 level. Untuk variable Point angle divariasikan dengan 118° dan 134°, untuk feeding pada proses gurdi divariasikan dengan 0.07 (mm/rev) dan 0.1 (mm/rev) untuk jenis pahat divariasi HSS M2 dan HSS M35 dan pada putaran spindle berada pada 1600 RPM. Selanjutnya proses penggurdian akan disimulasikan menggunakan perangkat lunak ANSYS. Dari hasil simulasi proses gurdi pada baja EMS 45 didapatkan kesamaan gaya tekan antara simulasi dengan eksperimen. Begitu juga dengan torsi yang didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara simulasi dengan eksperimen. Parameter putaran pahat yang digunakan pada simulasi dan eksperimen yaitu sebesar 1600 RPM. Dalam parameter ini didapatkan bahwa putaran spindle ini masih dalam Batasan yang aman dikarenakan masih berada dalam range putaran minimum dan putaran maksimum dari spesifikasi pahat yang mana berada pada range 1500 – 2500 RPM. Dalam parameter yang digunakan, pahat masih dalam Batasan yang aman untuk memperoleh hasil geometri yang baik. ===================================================================================================== The manufacturing sector in Indonesia is still one of the sectors that contributes to the economy in Indonesia. Discussing about the manufacturing industry cannot be separated from the machining process. The machining process is the process of changing the shape of a metal or non-metal workpiece into a component or product. For example of the machining process is milling, turning and drilling. Drilling process is defined as a machining process that is used to make holes in metal or non-metal materials using a drill bit. In the processing process, it is necessary to choose the right variables in carrying out the process to obtain a good product. This study aims to determine the variable process variables in dredging with spindle speed, point angle, feeding, and the type of chisel to the compressive force and torque that occurs. The material used in this research is steel EMS 45. All the variables studied have 2 levels except for the spindle speed there is only 1 level. For variable point angle, it is varied with 118 ° and 134 °, for feeding in the process of the drill it is varied with 0.07 (mm / rev) and 0.1 (mm / rev) for the type of tool, the variation is HSS M2 and HSS M35 and the spindle rotation is at 1600 rotation per minutes. Furthermore, the drilling process will be simulated using the ANSYS software. From the simulation results of the drill process on EMS 45 steel, it is found that the compressive force is similar between the simulation and the experiment. Likewise with the torque obtained, there is no significant difference between the simulation and the experiment. The tool rotation parameter used in the simulation and experiment is 1600 rotation per minutes. In this parameter, it is found that this spindle rotation is still within safe limits because it is still within the minimum rotation range and maximum rotation of the tool specifications which are in the range 1500 - 2500 RPM. In the parameters used, the tool is still within safe limits to obtain good geometric results.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gaya tekan, Torsi, gurdi, EMS 45, ANSYS, Thrust Force, Torque, Drill, EMS 45, ANSYS
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ1186 Metal-cutting tools.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Fahmi Budi Harsono
Date Deposited: 12 Mar 2021 01:15
Last Modified: 12 Mar 2021 01:15
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/84130

Actions (login required)

View Item View Item