Kajian Pengelolaan Limbah Padat Pada Pelabuhan Berwawasan Lingkungan (Green Port)

Putri, Menik Mustika Wahyuningrum (2021) Kajian Pengelolaan Limbah Padat Pada Pelabuhan Berwawasan Lingkungan (Green Port). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img] Text
03211850010007-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2023.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Terminal Teluk Lamong merupakan pelabuhan dengan konsep Green Port yang menerapkan fasilitas pelayanan bongkar/muat petikemas, curah kering, dan general cargo sistem Semi- otomatis. Tahun 2019 Terminal Teluk Lamong telah memenuhi target capaian aspek green port yang dilakukan oleh Kemenko Maritim sebesar 30 – 50 %. Peringkat tersebut menjadikan Terminal Teluk Lamong sebagai pelabuhan percontohan. Namun, didalam hasil assessment Kemenko Maritim pada Parameter Manajemen Pengelolaan Limbah Pelabuhan hanya mencapai 4,2% dari 8%. Kondisi pengelolaan limbah masih mengalami banyak permasalahan yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan manusia. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan limbah padat pada pelabuhan berwawasan lingkungan. Mengevaluasi sistem pengelolaan limbah padat di Terminal Teluk Lamong berdasarkan aspek teknis, aspek regulasi, dan aspek kelembagaan. Diharapkan dengan mengetahui material flow dapat mengurangi dampak lingkungan. Sehingga dapat meningkatkan penilaian assessment Green Port Terminal Teluk Lamong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran timbulan dan komposisi limbah padat disesuaikan pada SNI 19-3964-1994, pemetaan pengangkutan limbah padat dari Terminal Teluk Lamong ke TPA, serta material flow limbah padat dari Terminal Teluk Lamong ke TPS sampai TPA. Data sekunder meliputi timbulan limbah padat, komposisi, denah TPS pelabuhan, layout pelabuhan, jumlah kapal singgah dan struktur organisasi Pelabuhan Terminal Teluk Lamong. Selanjutnya dilakukan analisis Strength Weakness Opportunity Treath (SWOT). Hasil penelitian menunjukan bahwa rata - rata jumlah timbulan limbah padat di Pelabuhan Terminal Teluk Lamong adalah 367,6 kg/hari. Residu limbah padat Pelabuhan Terminal Teluk Lamong adalah 131,36 kg dan untuk limbah padat dapat dimanfaatkan 140,75 kg. Total timbulan limbah padat sumber kapal selama berlayar adalah 312,27 kg/hari dengan rata – rata jumlah ABK 21 orang. Limbah padat dari kegiatan ABK yang dapat dimanfaatkan kembali adalah 150,74 kg. Perhitungan residu TPS 3R Pelabuhan Terminal Teluk Lamong adalah 290,1 kg. Serta perlu penambahan SDM terkait pemilahan limbah padat yang berjumlah 1 orang, 1 orang supervisor, 1 orang admin, dan 1 orang tenaga pembantu. Perlu adanya fasilitas reduksi, pemanfaatan, dan pengolahan di pelabuhan Terminal Teluk Lamong sesuai dengan peraturan Mentri Lingkungan Hidup 05 Tahun 2009. Direkomendasikan adanya TPS 3R dalam pengelolaan limbah padat di pelabuhan Terminal Teluk Lamong. Strategi yang didapatkan pada Pelabuhan Terminal Teluk Lamong merupakan adanya peningkatan kualitas SDM dengan memberikan pelatihan, mempersiapkan biayan operasional pemeliharaan TPS, mempersiapkan alokasi biaya perekrutan tenaga pengelola lingkungan ===================================================================================================== Terminal Teluk Lamong is a port with a Green Port concept that implements container loading and unloading service facilities, dry bulk, and semi-automatic general cargo systems. In 2019, the Terminal Teluk Lamong met the target of achieving the green port aspect by the Coordinating Ministry for Maritime Affairs by 30-50%. The rating makes Terminal Teluk Lamonga pilot port. However, in the Coordinating Ministry for Maritime Affairs on the Parameters for Port Waste Management, it only reached 4.2% from 8%. The condition of waste management is still experiencing many problems that impact the environment and human health. Thus, this study aims to examine the management of solid waste at an environmentally friendly port. It evaluated the solid waste management system at Terminal Teluk Lamongbased on technical aspects, regulatory aspects, and institutional aspects. It is hoped that knowing the material flow can reduce environmental impacts. That it can improve the assessment of the Green Port Terminal Teluk Lamong assessment. The method used in this research is a measurement of solid waste generation and composition according to SNI 19-3964-1994, mapping solid waste transportation from Terminal Teluk Lamong to landfill, and material flow of solid waste from Terminal Teluk Lamongto temporary dumpsite to landfill. Secondary data include solid waste generation, composition, temporary dumpsite layout, port layout, number of transit ships, and the Terminal Teluk Lamong Port. Furthermore, an analysis of Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) is carried out. The results showed that the average amount of solid waste generation at Terminal Teluk Lamong Port was 367.6 kg/day. The residue of solid waste at Terminal Teluk LamongPort is 131.36 kg, and for solid waste 140.75 kg can be utilized. The total solid waste generated from the ship during its voyage was 312.27 kg/day, with an average crew of 21 crew. The solid waste from the crew's activities that can be reused is 150.74 kg. The calculation of the residue of temporary dumpsite 3R at Terminal Teluk Lamongis 290.1 kg. And it is necessary to add more human resources related to sorting solid waste, amounting to 1 person, one supervisor, one admin, and one assistant staff. There is a need to reduce, utilize, and process facilities at the Terminal Teluk Lamong port under Minister of Environment regulation 05/2009. It is recommended that the TPS 3R be used for solid waste management at the Terminal Teluk Lamongport. The strategy obtained at Terminal Teluk LamongPort is to improve the quality of human resources by providing training, preparing operational costs for TPS maintenance, preparing for the allocation of costs to recruit environmental management personnel.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Green Port, Limbah Padat, Pelabuhan, SWOT, Terminal Teluk Lamong ========================================================= Keywords: Green Port, Solid Waste, Port, SWOT, Terminal Teluk Lamong
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD194.6 Environmental impact analysis
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Menik Mustika
Date Deposited: 13 Mar 2021 01:50
Last Modified: 13 Mar 2021 01:50
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/84174

Actions (login required)

View Item View Item