Kajian Fitoremediasi Ruangan Dalam (Indoor) dari Pajanan Formaldehid dan Partikulat Menggunakan Tanaman Hias dan Pemanfaatan Praktiknya

Aripratama, Kirana Putri (2021) Kajian Fitoremediasi Ruangan Dalam (Indoor) dari Pajanan Formaldehid dan Partikulat Menggunakan Tanaman Hias dan Pemanfaatan Praktiknya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

This is the latest version of this item.

[img] Text
03211740000043-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (7MB)

Abstract

Polusi udara di dalam ruangan (indoor air pollution) kian menjadi perhatian karena efeknya yang buruk terhadap kesehatan. Tingkat polutan udara di dalam ruangan beberapa kali lipat lebih banyak dibandingkan di udara luar ruangan. Polutan yang menjadi masalah utama pencemaran udara di dalam ruangan yaitu kandungan formaldehid dan partikulat (Particulate Matter/PM). Umumnya, formaldehid dapat dimanfaatkan sebagai vernish, perekat produk dari kayu (playwood), tirai, karpet, dan lain-lain. Partikulat berasal dari kegiatan sehari-hari yang ada di dalam ruangan, seperti aktivitas memasak, merokok, dan lain-lain. Kedua polutan ini dapat membahayakan kesehatan karena akan masuk ke dalam tubuh melalui proses inhalasi, sehingga dapat membahayakan kesehatan manusia seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, alergi, asma, dan kanker (jangka panjang). Terdapat banyak cara untuk mereduksi formaldehid dan partikulat, salah satu cara yang paling efektif dan ekonomis adalah dengan fitoremediasi menggunakan tanaman hias. Kajian literatur ini menggunakan metode pencarian data sekunder dari berbagai sumber dan studi yang telah ada, baik dari jurnal nasional, jurnal internasional, buku, hingga laporan penelitian, yang kemudian dilakukan analisis sumber formaldehid dan partikulat dalam ruangan, ekokinetika dan farmakokinetika formaldehid dan partikulat, dampak pajanan dan upaya penanganannya. Tanaman indoor memiliki tingkat efektivitas berbeda-beda menurut jumlah konsentrasi, jenis tanaman, dan luas daun setiap tanaman. Beberapa jenis tanaman hias yang dapat dengan efektif mereduksi formaldehid dan partikulat menurut studi kasus yang berlokasi di 11 ruang kerja Pakuwon Tower Tunjungan Plaza 6 Surabaya ini adalah Ficus benjamina (Beringin Putih), Pachira aquatica (Money Tree), dan Epipremnum aureaum (English Ivy).. Jumlah tanaman yang dibutuhkan sesuai dengan tinggi konsentrasi polutan, luas daun pada tanaman, dan estetika ruang yang diinginkan. =====================================================================================================

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Formaldehid, Fitoremediasi, IAP, Tanaman Hias, Partikulat, Formaldehyde, IAP, Ornamental Plants, Particulate, Phytoremediation.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD471 Chemical compounds - Structure and formulas
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD192.5 Bioremediation
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883 Air quality management.
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Kirana Putri Aripratama
Date Deposited: 11 Aug 2021 07:42
Last Modified: 11 Aug 2021 07:42
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/85506

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item