Pencarian Initial Basic Feasible Solution menggunakan metode nilai12 pada Transportation Problem

Jenynof, Arino (2021) Pencarian Initial Basic Feasible Solution menggunakan metode nilai12 pada Transportation Problem. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
05111740000096-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Transportation Problem adalah pemindahan barang dari tempat asal ke tempat tujuan dengan biaya terendah. Biaya terendah perlu dicari untuk mendapatkan keuntungan terbesar. Initial Basic Feasible Solution (IBFS) adalah elemen paling krusial dalam penentuan biaya total terkecil dalam Transportation Problem, karena pencarian solusi akhir dari Transportation Problem selalu dimulai dengan mencari IBFS. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengusulkan metode baru bernama metode “nilai12”. Metode ini dibuat sebagai cara lain untuk mendapatkan IBFS yang mendekati, dan dalam beberapa kasus, sama dengan biaya total minimum dari Transportation Problem. Metode “nilai12” diusulkan dengan metode Bilqis-Chastine-Erma (BCE) sebagai dasarnya. Perbedaan metode “nilai12” dan BCE adalah cara dalam mencari supply mana yang diprioritaskan untuk dipenuhi syaratnya. Metode nilai12 diuji dengan 58 data yang diambil dari beberapa referensi, 32 dari jurnal, 10 dari data riil, dan 16 dari data sintesis. Data yang ada bertipe balanced dan unbalanced. Metode “nilai12” mencari IBFS dengan menghitung nilai1 dan nilai2 sel untuk mengetahui mana sel yang diprioritaskan untuk dipenuhi. Sel dengan nilai2 yang lebih besar akan diprioritaskan untuk dipenuhi, dengan cara memindah unit dari sel dengan biaya yang lebih kecil ke yang lebih besar. Enam metode selain BCE juga akan dijadikan pembanding, yaitu North-West Corner Method (NWM), Least Cost Method (LCM), Vogel’s Approximation Method (VAM), Total Difference Method 1 (TDM1), Total Opportunity-Cost Method - Minimal Total (TOCM-MT), dan Juman-Hoque Method (JHM). Metode nilai12 berhasil memberikan hasil lebih baik dari NWM pada 53 soal, dari LCM 47 soal, dari VAM 26 soal, dari TDM1 34, dari TOCM-MT 25 soal, dari JHM 16 soal, dan dari BCE 11 soal. Metode nilai12 berhasil mencapai akurasi 75% dengan 44 jawaban optimal dari 58 data. Ini merupakan peningkatan dari BCE dengan akurasi 68% dan 40 jawaban optimal dari 58 data. Metode nilai12 juga lebih cepat dalam menyelesaikan Transportation Problem dari lima metode lain yang diuji. ===================================================================================================== Transportation Problem is primarily about transporting certain products from sources to destinations. Minimal cost for transport is desirable to get maximum profit. Initia Basic Feasible Solution (IBFS) is a crucial element for finding minimum total cost in Transportation Problem, because finding final solution to the Transportation problem starts with finding IBFS. The purpose of this undergraduate thesis is to propose a new method called “nilai12”. This method is made for an alternative way to find IBFS which close, and in some cases, equal to a minimum total cost of the problem. Nilai12 method is based on Bilqis-Chastine-Erma Method (BCE). The difference lies in the way of finding which supply to be satisfied first. Nilai12 method is tested with 58 data sourced from some references, 32 data from journals, 10 data from real data, and 16 data from synthetic generation. The data has two types, balanced and unbalanced. Nilai12 method finds IBFS with calculating nilai1 and nilai2 of a cell. The cell which has bigger nilai2, will be prioritised to be satisfied. Cell is satisfied with moving some unit from lesser cost cell to bigger cost cell. Six other methods (except BCE) are also used as a comparison for nilai12 method. They’re North-West Corner Method (NWM), Least Cost Method (LCM), Vogel’s Approximation Method (VAM), Total Difference Method 1 (TDM1), Total Opportunity-cost Method - Minimal Total (TOCM-MT), and Juman-Hoque Method (JHM). Nilai12 method is better than NWM in 53 data, better than LCM in 47 data, better than VAM in 26 data, better than TDM1 in 34 data, better than TOCM-MT in 25 data, better than JHM in 16 data, and better than BCE in 11 data. Nilai12 method is able to reach 75% accuracy with 44 data have minimum total cost out of 58. This is an improvement from BCE, which nilai12 method was based on, with 68% accuracy and 40 data have minimum total cost out of 58. Average running time of nilai12 method is also faster than five of the other method.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: initial basic feasible solution, linear programming, transportation problem.
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA402.6 Transportation problems (Programming)
T Technology > T Technology (General) > T57.6 Operations research--Mathematics. Goal programming
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Arino Jenynof
Date Deposited: 13 Aug 2021 06:05
Last Modified: 13 Aug 2021 06:05
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/86142

Actions (login required)

View Item View Item