Analisis Risiko Agile Project Management (APM) Pada Proses Desain Konstruksi

Erba, Tifany (2021) Analisis Risiko Agile Project Management (APM) Pada Proses Desain Konstruksi. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111850030008-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
03111850030008-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
03111850030008-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
03111850030008-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Agile Project Management (APM) merupakan salah satu konsep terbaru dalam pemilihan metode pelaksanaan dalam bidang konstruksi yang memiliki kelebihan tersendiri, di dunia saat ini yang telah berkembang adalah penerapan dari Agile Manifesto dalam bidang IT yang telah banyak di lakukan dan terbukti berhasil dalam penerapannya. Maka dari itu metode agile ini didefinisikan pada bidang konstruksi yang juga dalam penerapannya memiliki banyak perubahan sehingga dapat menghasilkan efek pada hasil akhirnya. Agile Project Management (APM) adalah metodologi manajemen proyek yang memiliki adaptabilitas tinggi terhadap perubahan yang terjadi, metode ini memecah sebuah proyek besar menjadi beberapa bagaian kecil yang akan di serahkan kepada pemilik proyek, proses ini disebut iterasi, dan cara ini memberikan kepuasan kepada pemilik proyek karena memberikan hasil yang tepat waktu dan secara berkelanjutan. Penerapan Agile Project Management (APM) ini banyak berada pada fase desain dikarenakan perubahan yang sering terjadi dalam tahap perencanaan dan pentingnya menyelaraskan keinginan pemilik proyek dengan tim perencanaan, yang akan lebih memudahkan nantinya dalam tahap pelaksanaan. Dalam proses penerapan metode agile masih tetap menimbulkan risiko walaupun terdapat risiko ancaman atau risiko peluang yang juga mendominasi, oleh karena itu risiko masih menjadi salah satu hal utama dan penting yang harus diperhatikan dan dikendalikan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil penelitian yaitu metode kualitatif dengan melakukan studi literatur dan media survey pendahuluan, kuisioner utama dan wawancara yang dianalisa menggunakan metode skala Guttman, Severity Index (SI), Double Probability Impact dan analisa bowtie, yang diajukan kepada 49 responden yang berasal dari 10 konsultan perencana dengan kualifikasi besar dengan tujuan agar para konsultan dan pemilik proyek, dapat mempertimbangkan dalam penggunaan metode agile ini dalam pelaksanaan proyek konstruksi kesehariannya. Hasil penelitian pada proses desain konstruksi berjumlah 69 variabel risiko, yang terbagi menjadi 4 klasifikasi risiko yakni variabel risiko komunikasi terdiri dari 20 variabel, variabel risiko kolaborasi terdiri dari 12 variabel, variabel risiko organisasi terdiri dari 23 variabel, dan variabel risiko teknis terdiri dari 14 variabel, dan dengan 2 kategori yakni variabel risiko ancaman berjumlah 35 variabel dan variabel risiko peluang berjumlah 34 variabel. Terdapat 21 variabel ancaman dan peluang dominan yang masuk dalam kategori ekstrim yang dilakukan respon risiko dengan bowtie pada 5 variabel risiko tertinggi, dengan respon risiko variabel ancaman yakni mitigasi, dan respon risiko variabel peluang yakni eksploitasi. Kata Kunci : Agile Project Management (APM), Ancaman, Peluang, Double Probability Impact, Manajemen Risiko. ======================================================================================================================= Agile Project Management (APM) is one of the newest concepts in the selection of implementation methods in the construction sector which has its own advantages, in today's world what has developed is the application of the Agile Manifesto in the IT field which has been widely carried and proven successful in its implementation. Therefore, this agile method is defined in the field of construction which also in its application has many changes so that it can produce an effect on the final result. Agile Project Management (APM) is a project management methodology that has high adaptability to changes that occur, this method breaks a large project into several small parts that will be submitted to the project owner, this process is called iteration, and this method gives satisfaction to the project owner because it delivers timely and sustainable results. The implementation of Agile Project Management (APM) is mostly in the design phase due to frequent changes in the planning phase and the importance of aligning the wishes of the project owner with the planning team, which will make it easier later in the implementation phase. In the process of implementing Agile methods, there are still risks even though there are threats or opportunities risks that also dominate, therefore risk is still one of the main and important things that must be considered and controlled. The method used to obtain research results is a qualitative method by conducting a literature study and a preliminary survey media with data analysis using the Guttman scale, Severity index (SI), double impact probability and bowtie analysis proposed to 49 respondents from 10 planning consultants with large qualifications, with the aim that contractors or consultants as well as project owners, can consider the use of this Agile method in the implementation of their daily construction projects. The results of research on the design process of construction amounted to 69 variables of risk, which is divided into four classifications of risk ie the risk variable communication consists of 20 variables, risk variables collaboration consists of 12 variables, variables organizational risk consists of 23 variables, and variable technical risk consists of 14 variables , and with 2 categories, namely the threat risk variable totaling 35 variables and the opportunity risk variable totaling 34 variables. There are 21 dominant threat and opportunity variables that fall into the extreme category. The risk response with a bowtie is carried out on the 5 highest risk variables, with the threat variable response risk being mitigation, and the opportunity variable risk response being exploitation. Keywords: Agile Project Management (APM), Threats, Opportunities, Double Probability Impact, Management Risk.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Agile Project Management (APM), Ancaman, Peluang, Double Probability Impact, Manajemen Risiko, Agile Project Management (APM), Threats, Opportunities, Double Probability Impact, Management Risk
Subjects: T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Tifany Erba
Date Deposited: 14 Aug 2021 05:59
Last Modified: 14 Aug 2021 05:59
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/86233

Actions (login required)

View Item View Item