Perancangan Ulang Mesin Pembuat Tepung Porang

Mahendra, Muhammad Dendy (2021) Perancangan Ulang Mesin Pembuat Tepung Porang. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
10211710010083-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tepung Porang merupakan tepung hasil olahan dari umbi porang yang mempunyai kandungan glukoman lebih tinggi daripada komponen lain yang terdapat dalam tepung tersebut. Saat ini proses, penggilingan masih dilakukan secara manual. Proses penggilingan tepung porang manual dilakukan dengan cara menumbuk chips porang yang sudah kering dengan lesung dan alu. Pada proses secara manual ini dapat menyebabkan proses produksi tepung porang menjadi lebih lama. Selain itu, tepung yang dihasilkan juga tidak halus. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dibuat sebuah alat pengolah umbi porang menjadi tepung yang dapat digunakan sebagai bahan lem, agar-agar, mi, tahu, kosmetik dan roti. Cara pengoperasiannya adalah dengan cara memasukkan chips porang ke wadah pencacah kemudian setelah chips porang tercacah maka selanjutnya akan masuk ke proses penggilingan untuk dijadikan menjadi tepung. Perancangan ulang dalam merancang mesin ini meliputi perencanaan daya motor, belt-pulley, poros, pasak, dan bearing. Setelah dihitung dan mendapatkan hasil, maka perlu dilakukan percobaan untuk mendapatkan kesimpulan dari mesin tersebut. Dari perencanaan dan perhitungan, didapatkan hasil kapasitas produksi mesin 12,203 kg/jam, membutuhkan daya motor 8 Hp dengan putaran sebesar 2300 rpm. ====================================================================================================== Porang flour is flour processed from porang tubers which has a higher glucoman content than other components contained in the flour. Currently, the milling process is still done manually. The manual porang flour milling process is done by pounding the dried porang chips with a mortar and pestle. This manual process can cause the porang flour production process to take longer. In addition, the resulting flour is also not smooth. Based on these conditions, a tool for processing porang tubers was made into flour that can be used as an ingredient in glue, gelatin, noodles, tofu, cosmetics and bread. The way of operation is by inserting the porang chips into the chopper container, then after the porang chips are chopped, they will then enter the milling process to be made into flour. The redesign in designing this machine includes planning for motor power, belt-pulley, shaft, key, and bearing. After calculating and getting the results, it is necessary to conduct experiments to get conclusions from the machine. From the planning and calculations, the results obtained that the machine's production capacity is 12,203 kg/hour, requiring 8 HP motor power with a rotation of 2300 rpm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tepung porang, penggiling, pencacah
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Vocational > Mechanical Industrial Engineering
Depositing User: Muhammad Dendy Mahendra
Date Deposited: 17 Aug 2021 19:31
Last Modified: 17 Aug 2021 19:31
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/87487

Actions (login required)

View Item View Item