Keanekaragaman dan Potensi Gastropoda Sebagai Bioindikator Pencemaran Mikroplastik di Perairan Pesisir Timur Surabaya

Irhami, Muhammad Iqbal Azwar (2021) Keanekaragaman dan Potensi Gastropoda Sebagai Bioindikator Pencemaran Mikroplastik di Perairan Pesisir Timur Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
01311740000044-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Sekitar 80 hingga 85% sampah laut merupakan sampah plastik yang berbahaya karena mengandung bahan kimia yang toksik dan karsinogenik. Sampah plastik di laut dapat terdegradasi menjadi fragmen yang lebih kecil. Partikel plastik kecil yang berukuran kurang dari 5 mm disebut mikroplastik. Maka dari itu, perlu dilakukan penilaian kualitas lingkungan dan perubahannya dengan bioindikator. Salah satu biota yang berpotensi menjadi bioindikator pencemaran mikroplastik adalah gastropoda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi keanekaragaman dan dominansi spesies serta karakteristik visual mikroplastik pada gastropoda juga potensinya sebagai spesies bioindikator polutan mikroplastik di pesisir timur Surabaya. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan dengan metode transek kuadrat. Analisis mikroplastik pada gastropoda dilakukan secara visual. Analisis keanekaragaman gastropoda dilakukan dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wienner (H’) dan analisis dominansi spesies menggunakan Indeks dominansi Simpson. Analisis data mikroplastik dilakukan dengan pengujian normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan dilanjutkan dengan uji one-way ANOVA dengan uji LSD. Semua analisis statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian yang didapatkan adalah nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) sebesar 1,48 atau termasuk dalam kategori keanekaragaman ‘sedang’, sedangkan nilai indeks dominansi Simpson (D) didapatkan kategori dominansi ‘rendah’ dengan nilai D sebesar 0,28. Gastropoda yang diuji mikroplastiknya adalah Nassarius stolatus, Thais tissoti, dan Nassarius succinctus. Kelimpahan total mikroplastik yang ditemukan pada ketiga spesies yang diamati yaitu sebanyak 996 partikel. Ukuran mikroplastik didominasi oleh kategori ukuran kelas 2 (10-50 µm). Bentuk mikroplastik yang paling dominan adalah bentuk fiber. Warna mikroplastik pada tiga spesies gastropoda didominasi oleh warna hitam. Ketiga spesies gastropoda yang diuji dapat dijadikan sebagai spesies bioindikator pencemaran mikroplastik karena mampu mengakumulasi mikroplastik serta memiliki kelimpahan spesies yang sesuai sebagai bioindikator. ==================================================================================================== About 80 to 85% of marine waste is plastic waste that is dangerous because it contains toxic and carcinogenic chemicals. Plastic waste in the ocean can be degraded into smaller fragments. Small plastic particles that are less than 5 mm in size are called microplastics. Therefore, it is necessary to assess the quality of the environment and its changes with bioindicators. One of the biota that has the potential to be a bioindicator of microplastic pollution is gastropod. The purpose of this study was to determine the condition of species diversity and dominance as well as visual characteristics of microplastics in gastropods as well as their potential as bioindicator species of microplastic pollutants on the east coast of Surabaya. Sampling of gastropods was carried out using the quadratic transect method. Microplastic analysis of gastropods was performed visually. Gastropod diversity analysis was carried out using the Shannon-Wienner (H') diversity index and species dominance analysis using the Simpson dominance index. Microplastic data analysis was carried out by testing for normality using the Kolmogorov-Smirnov test and followed by a one-way ANOVA test with the LSD test. All statistical analyzes were performed using SPSS. The results obtained are the Shannon-Wiener (H') diversity index value of 1.48 or included in the 'medium' diversity category, while the Simpson dominance index value (D) obtained 'low' dominance category with a D value of 0.28. The gastropods tested for microplastics were Nassarius stolatus, Thais tissoti, and Nassarius succinctus. The total abundance of microplastics found in the three species observed was 996 particles. The size of the microplastics was dominated by the class 2 size category (10-50 m). The most dominant form of microplastic is the fiber form. The color of microplastic in three gastropod species is dominated by black. The three tested gastropod species can be used as bioindicator species for microplastic pollution because they are able to accumulate microplastics and have an abundance of suitable species as bioindicators.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bioindikator, Gastropoda, Keanekaragaman, Mikroplastik, Pesisir Timur Surabaya Bioindicator, Diversity, Gastropods, Microplastics, The eastern cost of Surabaya
Subjects: Q Science > QH Biology
Q Science > QH Biology > QH541 Ecology
Q Science > QH Biology > QH541.15.T68 Toxicity testing
Q Science > QH Biology > QH91.8.S64 Species diversity
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Iqbal Azwar Irhami
Date Deposited: 26 Aug 2021 05:44
Last Modified: 26 Aug 2021 05:44
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/89782

Actions (login required)

View Item View Item