Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi Terhadap Kandungan Fenolat Total Dalam Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis)

Rachman, Try Mefirwan (2021) Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi Terhadap Kandungan Fenolat Total Dalam Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
01211440000097_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Teh hijau (Camellia Sinensis) adalah salah satu tumbuhan yang ada di Indonesia. Teh hijau merupakan tanaman yang sangat berkhasiat bagi manusia, polifenol yang terkandung pada teh memberikan khasiat pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kadar fenolat pada teh hijau. Teh hijau diekstrak dengan metode maserasi dengan pelarut air. Ekstraksi dilakukan dengan variasi suhu 80℃, 90℃,100℃, dan variasi waktu pengadukan 5 menit dan 10 menit untuk dua ukuran sampel, yaitu sampel daun teh halus dan daun teh kasar. Hasil optimum total fenolat didapatkan pada variasi suhu 80℃ dan 10 menit waktu pengadukan untuk sampel daun teh halus 44,487 ± 0,483 µg AGE/g daun teh kering dan untuk sampel daun teh kasar sebesar 22,676 ± 0,483 µg AGE/g daun teh kering. Hasil analisis total fenolat pada sampel daun teh halus lebih besar daripada kandungan total fenolat pada sampel daun teh kasar. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kandungan fenolat pada ekstrak daun teh dipengaruhi oleh ukuran partikel. Selain itu, suhu dan waktu pengadukan juga perpengaruh terhadap hasil ekstraksi.Semakin tinggi suhu maka total senyawa fenolat yang didapatkan semakin menurun dan semakin lama waktu perendaman, semakin banyak senyawa fenolat yang didapatkan. ===================================================================================================== Green tea (Camellia Sinensis) is one of the plants that exist in Indonesia. Green tea contains polyphenols that provide health benefits. This study aims to determine the phenolic content in green tea leaves. Green tea leaves is extracted by maceration method using water as solvent. Extraction was carried out with temperature variations of 80℃, 90℃, 100℃, and time variations of 5 minutes and 10 minutes for two particle size (fine and rough) of tea leaves. The optimum phenolic content for both particle size were obtained at 80℃ and 10 minutes of extraction time with the value of, 44,487 ± 0,483 g AGE/g dry tea leaves and 22,676 ± 0,483 g AGE/g dry tea leaves, respectively. The results showed that total phenolic content in the fine tea leavesis greater than total phenolic content in rough tea leaves. Particle size affected the total phenolic content extracted. In addition, the extraction temperature and time also affect the extraction results. When temperature increase, total phenolic content extracted decrease and increasing of immersion time will increase the phenolic content extracted too.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Green tea, total phenolic, particle size, extraction temperature, extraction time. Teh hijau, total fenolat, ukuran partikel, suhu ekstraksi, waktu ekstraksi.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD251.2 Chemistry, Organic. Biochemistry
Q Science > QD Chemistry > QD63 Extraction
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Chemistry > 47201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Try Mefirwan Rachman
Date Deposited: 27 Aug 2021 06:32
Last Modified: 27 Aug 2021 06:32
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/90013

Actions (login required)

View Item View Item