Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue di Jawa Barat Menggunakan Metode Geographically Weighted Generalized Poisson Regression dan Geographically Weighted Negative Binomial Regression

Al Fikri, Muhammad Zamroni (2021) Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue di Jawa Barat Menggunakan Metode Geographically Weighted Generalized Poisson Regression dan Geographically Weighted Negative Binomial Regression. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
06211740000084-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Salah satu provinsi penyumbang jumlah kasus DBD terbanyak di Indonesia adalah Provinsi Jawa Barat yang menempati peringkat pertama. Ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi jumlah kasus DBD antara lain persentase penduduk miskin, rasio sarana kesehatan, dan persentase sarana pendidikan yang memenuhi syarat kesehatan. Untuk menyelesaikan kasus tersebut diperlukan suatu permodelan dengan metode spasial karena memperhatikan kondisi geografis yang ada di Jawa Barat. Pemodelan dengan memperhatikan faktor spasial menggunakan GWGPR dan GWNBR. Jumlah kasus DBD paling banyak terjadi di Kota Bandung yaitu 1992 kasus dan yang paling rendah adalah Kota Bogor yaitu 69 kasus. Pemodelan dengan GWGPR menghasilkan 6 pengelompokan untuk variabel yang berpengaruh signifikan pada masing-masing kabupaten/kota, sedangkan pemodelan dengan GWNBR menghasilkan 4 pengelompokan untuk variabel yang berpengaruh signifikan pada masing-masing kabupaten/kota. Perbandingan nilai AICc dari model GWGPR dan GWNBR menunjukkan bahwa metode GWGPR merupakan metode yang paling sesuai untuk memodelkan jumlah kasus DBD setiap kabupaten/kota di Jawa Barat dibandingkan dengan metode GWNBR. ===================================================================================================== Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a contagious disease caused by the dengue virus and transmitted by mosquito vectors from the species Aedes aegypti. One of the provinces contributing the largest number of DHF cases in Indonesia is West Java Province, which is in the first rank. There are several factors that are thought to influence the number of dengue cases, including the percentage of poor people, the ratio of health facilities, and the percentage of educational facilities that qualify health requirements. To solve this case, a modeling with spatial methods is needed because it take notice the geographical conditions in West Java. Modeling with attention to spatial factors using GWGPR and GWNBR. The highest number of DHF cases in Bandung is 1992 cases and the lowest is in Bogor, which are 69 cases. Modeling with GWGPR resulted in 6 groupings for variables that have a significant effect on each district/city, while modeling with GWNBR resulted in 4 groupings for variables that have a significant effect on each district/city. Comparison of AICc values of the GWGPR and GWNBR models shows that the GWGPR method is the most suitable method for modeling the number of DHF cases in each district/city in West Java compared to the GWNBR method.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Demam Berdarah Dengue, GWGPR, GWNBR, Dengue Hemorrhagic Fever, GWGPR, GWNBR.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA31.3 Regression. Correlation
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC137 Dengue
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Zamroni Al Fikri
Date Deposited: 27 Aug 2021 02:53
Last Modified: 27 Aug 2021 02:53
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/90208

Actions (login required)

View Item View Item