Evaluasi dan Perkuatan Struktur Gedung Kuliah Bersama Di Malang Akibat Beban Gempa SNI 1726-2019

Armansyah, Mohamad Alfien Arisandy (2021) Evaluasi dan Perkuatan Struktur Gedung Kuliah Bersama Di Malang Akibat Beban Gempa SNI 1726-2019. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
10111710010088-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (31MB) | Request a copy

Abstract

Pemeliharaan bangunan sangat perlu dilakukan agar bangunan tersebut tetap terjaga dan tetap sanggup mengikuti berbagai perkembangan yang terjadi di Indonesia, salah satu nya adalah perkembangan peraturan-peraturan tentang perencaan bangunan gedung. Adanya revisi peraturan tentang beban gempa yang menjadi SNI 1726-2019 adalah bukti bahwa terjadi perkembangan pada peraturan yang digunakan di Indonesia. Adanya revisi SNI 1726 ini memiliki pengaruh yang besar terhadap perencanaan bangunan gedung. Revisi peraturan tersebut membuat perlu dilakukannya evaluasi pada suatu bangunan gedung. Evaluasi bangunan tergolong sebagai kegiatan pemeliharaan suatu bangunan. Setelah dilakukannya evaluasi selanjutnya dilakukan perkuatan suatu sistem atau elemen struktur bangunan. Gedung kuliah bersama 9 lantai di Malang ini pada saat perencanaannya menggunakan standar pembebanan gempa yang lama yaitu SNI 1726-2012, itu menjadi faktor yang mendasari perlunya melakukan evaluasi gedung kuliah bersama ini dengan menggunakan standar pembebanan gempa yang baru yaitu SNI 1726-2019 yang saat ini telah disesuaikan dengan kondisi kegempaan di wilayah Indonesia dan dijadikan acuan dalam perencanaan suatu bangunan gedung. Setelah dilakukan evaluasi bangunan gedung akan dilanjutkan perkuatan struktur yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Tahapan pertamanya adalah mengecek suatu sistem struktur bangunan tersebut, jika sistem strukturnya memerlukan perkuatan maka dapat dilakukan dengan pemberian bresing baja. Tahapan selanjutnya mengecek elemen-elemen struktur pada bangunan tersebut, terutama pada balok dan kolom. Perkuatan pada elemen struktur dilakukan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Perkuatan elemen struktur ini dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu dengan concrete jacketing komposit antara beton dengan beton, selanjutnya ada steel jacketing komposit antara beton dengan baja, dan ada CFRP atau Carbon Fiber Reinforced Polymer. Tugas akhir ini mendapatkan hasil bahwa struktur pada gedung ini akan ditambahkan bresing baja untuk mereduksi gaya lateral yang terjadi terutama akibat beban gempa SNI 1726-2019. Tipe bresing yang akan digunakan adalah bresing tipe konsentrik yaitu inverted V-bracing yang dipasang pada as 1 titik B-C dan titik K-L, dan pada as 4 titik C-D dan titik J-K. Bresing dipasang dari bawah sampai bagian paling atas bangunan. Setelah dilakukan perkuatan struktur bangunan tersebut kemudian dilakukan perkuatan pada beberapa elemen-elemen struktur utama yaitu perkuatan geser pada balok. Terdapat 133 balok yang memerlukan perkuatan geser. ====================================================================================================== Building maintenance is very necessary so that the building is maintained and can keep up with various developments that occur in Indonesia, one of which is the development of regulations on building maintenance. The revision of the earthquake load regulation which became SNI 1726-2019 is evidence of the development of regulations used in Indonesia. Revision of SNI 1726 is very influential on building planning. The revision of the regulation makes it necessary to evaluate a building. Building evaluation is classified as a building maintenance activity. After the evaluation is carried out, reinforcement of a system or structural element of the building is carried out. This 9-storey kuliah bersama building in Malang when planning to use the old earthquake loading standard, namely SNI 1726- 2012, it became the underlying factor for the need to evaluate this joint lecture building using the new earthquake loading standard, namely SNI 1726-2019 which is currently has been adapted to seismic conditions in the territory of Indonesia and is used as a reference in planning a building. After evaluating the building, it will continue to strengthen the structure according to the needs of each. The first stage is to check a structural system of the building, if the structural system requires x reinforcement, it can be done by providing steel braces. The next step is to check the structural elements in the building, especially the beams and columns. Reinforcement of structural elements is carried out according to their respective needs. Strengthening of these structural elements can be done in several ways, namely by coating composite concrete between concrete and concrete, then there is a composite steel coating between concrete and steel, and there is CFRP or Carbon Fiber Reinforced Polymer. This final project results that the structure in this building will be added with steel braces to reduce the lateral forces that occur mainly due to the earthquake load of SNI 1726-2019. The type of brace that will be used is the concentric type of brace, namely inverted V-bracing which is installed on the axle 1 point B-C and point K-L, and on the axle 4 points C-D and point J-K. Bracing is installed from the bottom to the very top of the building. After strengthening the structure of the building, then strengthening the main structural elements, namely shear reinforcement on the beam. There are 133 beams that require shear reinforcement.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Evaluasi Struktur Bangunan Gedung, Perkuatan Struktur Bangunan Gedung, Bresing Baja, CFRP, Revisi SNI 1726-2012, SNI 1726-2019
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA444 Reinforced concrete
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA455 Carbon. Nanotubes.
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TH Building construction > TH1095 Earthquakes and building
T Technology > TH Building construction > TH1461 Concrete construction.
T Technology > TH Building construction > TH3351 Maintenance and repair
Divisions: Faculty of Vocational > Civil Infrastructure Engineering (D4)
Depositing User: Mohamad Alfien Arisandy Armansyah
Date Deposited: 28 Aug 2021 13:17
Last Modified: 28 Aug 2021 13:17
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/90946

Actions (login required)

View Item View Item