Perancangan Motion Comic dengan Tema Tokoh Pewayangan Jawa‘Punakawan’ sebagai Media Pengenalan Warisan Budaya Indonesia

Irenanda, Kintan Putri Ramadhania (2021) Perancangan Motion Comic dengan Tema Tokoh Pewayangan Jawa‘Punakawan’ sebagai Media Pengenalan Warisan Budaya Indonesia. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
08311740000077_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Punakawan adalah salah penokohan pewayangan yang memiliki cerita yang menarik, lucu dan memiliki banyak filosofi yang dapat diterapkan dalam kehidupan. Punakawan terdiri dari empat tokoh dengan karakter dengan ciri khas yang berbeda-bedaya yaitu Semar, Petruk, Bagong dan Gareng. Perancangan ini bertujuan untuk mengenalkan warisan budaya Indonesia khususnya seni pewayangan Punakawan dengan menggunakan media motion comic. Motion comic menyuguhkan pengalaman baru sebagai media alternatif pengenalan budaya karena memiliki pengalaman audio dan visual yang berbeda dibanding dengan media konvensional yang pernah digunakan sebelumnya. Metode yang akan dilakukan dalam perancangan ini memiliki beberapa tahapan. Yaitu dengan metode studi kualitatif yaitu dengan studi literatur dan studi eksisting sebagai metode untuk mendapatan informasi dan data perancangan. Studi kuantitatif yang dilakukan yaitu depth interview bersama expert dibidang pewayangan dan komik, serta studi eksperimental untuk tahapan perancangan konsep desain. Setelah tahapan riset selesai, perancangan dilanjutkan dengan proses produksi motion comic yang akan dibagi dalam tiga bagian yaitu, pra-produksi, produksi dan post- produksi. Setelah hasil selesai, dilakukan post-test kepada target audience untuk mencari dampak dan opportunity dari adaptasi kesenian wayang ‘Punakawan’ menjadi motion comic. Hasil luaran perancangan ini adalah motion comic dengan durasi maksimal 6 menit sesuai cerita kesenian pewayangan punakawan. Motion comic ini diadaptasi melalui gaya semi realis, dengan format gambar komik, dan gerakan animasi cut out. Gaya adegan yang mengkombinasikan gambar komik dengan audio yang otentik memberikan impresi yang fresh dan baru dalam menyaksikan pertunjukan wayang yang diharapkan dapat memberikan media alternatif sebagai upaya pengenalan warisan budaya Indonesia, khususnya kesenian pewayangan ‘Punakawan’ sehingga lebih dikenal oleh generasi muda sekarang ini ===================================================================================================== Punakawan is one of the puppet characters who have interesting, funny stories and have many philosophies that can be applied in life. Punakawan consists of four characters with different characteristics, namely Semar, Petruk, Bagong and Gareng. This design aims to introduce Indonesian cultural heritage, especially the Punakawan puppet art by using motion comic media. Motion comic presents a new experience as an alternative media for cultural introduction because it has a different audio and visual experience compared to conventional media that have been used before. The method that will be carried out in this design has several stages. Namely with a qualitative study method, namely the study of literature and existing studies as a method to obtain information and design data. Quantitative studies done of depth interview along with an expert in the field of puppetry and comics, as well as experimental studies for the design stage design concept. After the research stage is completed, the design is continued with the motion comic production process which will be divided into three parts, namely, pre-production, production and post-production. After the results are complete, a post-test is carried out to the target audience to find the impact and opportunity of adapting the 'Punakawan' wayang art into a motion comic. The output of this design is a motion comic with a maximum duration of 6 minutes according to the story of wayang punakawan art. This motion comic is adapted through a semi-realist style, with comic image formats, and cut out animation movements. The scene style that combines comic images with authentic audio gives a fresh and new impression in watching wayang performances which is expected to provide alternative media as an effort to introduce Indonesian cultural heritage, especially the wayang art 'Punakawan' so that it is better known by today's younger generation

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Motion comic, Pengenalan Budaya, Pewayangan Punakawan, Culture introduction, Wayangan Punakawan
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PN Literature (General)
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1993 Motion Pictures
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Visual Communication Design > 90241-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: KINTAN PUTRI RAMADHANIA IRENANDA
Date Deposited: 01 Sep 2021 01:56
Last Modified: 01 Sep 2021 01:56
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/91016

Actions (login required)

View Item View Item