Desain Kapal Penyelamat Awak Kapal Selam (Submarine Rescue Ship) Untuk Menunjang Sistem Penyelamatan Awak Kapal Selam TNI AL

haqi, ahmad muhtarif ihyail (2021) Desain Kapal Penyelamat Awak Kapal Selam (Submarine Rescue Ship) Untuk Menunjang Sistem Penyelamatan Awak Kapal Selam TNI AL. Undergraduate thesis, Intitut teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04111740000046-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan dengan luas total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta km2. Dengan wilayah perairan yang begitu luas, diperlukan kekuatan yang memadai untuk menjaga kedaulatan negara di seluruh wilayah perairan Indonesia. Kapal selam adalah alutsista yang sangat strategis, baik pada masa perang maupun pada masa damai. Sebagai negara yang mengoperasikan kapal selam, apalagi dengan jumlah yang tak sedikit, tentu harus memperhatikan urusan keselamatan awaknya. Kecelakaan kapal selam yang paling baru yaitu tenggelamnya KRI NANGGALA 402 milik TNI AL di perairan Bali. Salah satu aset yang digunakan yaitu kapal penyelamat awak kapal selam atau Submarine Rescue Ship. Kapal ini memiliki fungsi dasar untuk membawa peralatan rescue kapal selam dan sebagai pusat koordinasi operasi penyelamatan. Pembuatan desain dengan menggunakan metode parent design approach dengan menggunakan kapal pembanding sebagai acuan. Diharapkan hasil penelitian ini akan menghasilkan desain Kapal penyelamat awak kapal selam dengan peralatan rescue submarine yang memadai, untuk memenuhi kebutuhan kapal penyelamat awak kapal selam pada TNI AL. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah yang meliputi pengumpulan data terkait dengan submarine rescue untuk mendapat payload dan ukuran utama awal. Kemudian dilanjutkan dengan perhitungan dan analisa teknis sampai didapat ukuran utama akhir. Selanjutnya dibuat rencana garis, rencana umum, safety plan, dan juga model 3D. Hasil yang didapat pada tugas akhir ini yaitu Submarine Rescue Ship dengan ukuran utama LOA : 86.34 m, LWL : 83.2 m, LPP : 80m, B : 16 m, H : 7.5 m, T : 4.4 m. Memiliki kru sebanyak 54 orang yaitu 29 orang awak kapal dan 25 orang submarine rescue team. Selain itu juga dapat menampung awak kapal selam sebanyak 41 orang. Submarine Rescue Ship dilengkapi dengan DSRV dan juga deccompression chamber untuk melakukan transfer under pressure. Serta ROV untuk operasi interverensi dan Helipad untuk fasilitas pendaratan helikopter. Dengan 2 unit mesin induk sebesar 2x1715 kW didapat biaya pembangunan Submarine Rescue Ship sebesar Rp. 219.185.375.830,21. ================================================================================================== With a total area of around 7.81 million km2, Indonesia is the largest maritime country in the world. With such vast territorial waters, adequate strength is needed to maintain state sovereignty throughout Indonesia's territorial waters. Submarines are very strategic defense equipment, both in times of war and in times of peace. As a country that operates submarines, especially with a large number, it must pay attention to the safety of the crew. The most recent submarine accident was the sinking of the Indonesian Navy's KRI Nanggala 402 in the waters of Bali. One of the assets used is a submarine rescue ship or Submarine Rescue Ship. This ship has the basic function of carrying submarine rescue equipment and as a center for coordinating rescue operations. the design using the parent design approach using a comparison ship as a reference. The results of this study are expected to produce a submarine rescue ship design with adequate submarine rescue equipment, to meet the needs of submarine rescue vessels in the Indonesian Navy (TNI AL). This research was carried out in several steps which included collecting data related to the submarine rescue to obtain the initial main payload and size. Then proceed with calculations and technical analysis until the final main dimensions is obtained. Next, linesplan, general arrangements, safety plan, and 3D models are made. The results obtained in this final project are Submarine Rescue Ship with main dimensions LOA: 86.34 m, LWL: 83.2 m, LPP: 80m, B: 16 m, H: 7.5 m, T: 4.4 m. It has a crew of 54 people, namely 29 crew members and 25 submarine rescue teams. It can also accommodate a submarine crew of 41 people. The Submarine Rescue Ship is equipped with a DSRV as well as a decompression chamber to proceed with transfer under pressure. As well as an ROV for intervention operations and a Helipad for helicopter landing facilities. With 2 main engine units of 2x1715 kW, the cost of building a Submarine Rescue Ship is IDR Rp. 219.185.375.830,21.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kapal-selam, Rescue, Kapal, DSRV, TNI AL, Submarine, Rescue, Ship, Indonesian Navy (TNI AL)
Subjects: U Military Science > U Military Science (General) > UG Military Engineering
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM156 Naval architecture
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM163 Hulls (Naval architecture)
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM297 Ships Designs and drawings
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: ahmad muhtarif ihyail haqi
Date Deposited: 31 Aug 2021 04:39
Last Modified: 31 Aug 2021 04:39
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/91345

Actions (login required)

View Item View Item