Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca Pada Sektor Pertanian dan Peternakan di Kota Ngawi

Putri, Puspita Sagitaningtyas (2022) Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca Pada Sektor Pertanian dan Peternakan di Kota Ngawi. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03211640000061_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2024.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Gas rumah kaca (GRK) merupakan gas di atmosfer yang berfungsi menyerap radiasi inframerah dan ikut menentukan suhu atmosfer. Hal ini menyebabkan timbulnya masalah pemanasan global dan perubahan iklim. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK), yang memuat rencana kegiatan dan kebijakan pendukungnya. Kemudian menyusul dikeluarkannya Perpres No. 71 Tahun 2011 tentang Inventarisasi emisi gas rumah kaca. Inventarisasi emisi biasanya mencakup total emisi untuk satu atau lebih polutan udara spesifik, yang berasal dari semua kategori sumber (pertanian, energi, industri, limbah, dan beberapa sumber lain) di area geografis tertentu dan dalam periode waktu tertentu, biasanya spesifik tahun. Secara umum, inventarisasi emisi menyediakan informasi berikut: jenis kegiatan yang menyebabkan emisi, bahan kimia atau identitas fisik polutan termasuk, wilayah geografis yang dicakup, rentang waktu perkiraan emisi, dan metodologi yang diterapkan untuk inventarisasi emisi. Inventarisasi emisi dikembangkan untuk aplikasi ilmiah serta untuk proses kebijakan dan pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian lapangan mengenai Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca pada Sektor Pertanian dan peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan beban emisi Gas Rumah Kaca. Metode perhitungan yang digunakan pada penelitian ini adalah IPCC Guidelines 2006, dimana data yang dibutuhkan adalah data aktivitas kegiatan dan faktor emisi. Data aktivitas kegiatan berasal dari data primer dan data sekunder. Dari hasil penelitian ini maka didapatkan bahwa jumlah beban emisi Kota Ngawi gas metana (CH4) yang dihasilkan dari aktivas peternakan menghasilkan sebesar 4,07881 ton CO2-eq/tahun. Sedangkan untuk pertanian menghasilkan sebesar 8,447 ton CO2-eq/tahun. Jumlah emisi gas nitrogen dioksida (N2O) yang dihasilkan dari aktivas pengelolaan sektor peternakan menghasilkan sebesar 16,799236 ton CO2-eq/tahun. Sedangkan untuk pertanian menghasilkan sebesar 6959 ton CO2-eq/tahun.Tindakan mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari aktivitas pengelolaan peternakan dan pertanian yaitu jika untuk aktivitas pengelolaan peternakan maka dengan menambahkan jenis tanaman daun-daunan yang dapat dijadikan sebagai pakan konsentrat pada ternak serta pembuatan biogas dan kompos. Sedangkan untuk mengurangi emisi GRK yang dihasilkan dari aktivitas pengelolaan pertanian maka dengan cara memanfaatkan pupuk organik, menggunakan biopestisida, menggunakan varietas padi yang lebih rendah menghasilkan CH4, dan menggunakan manajemen sawah dengan penggenangan semi irigasi/ pengairan intermitten. ================================================================================================ Greenhouse gases (GHG) are gases in the atmosphere that function to absorb infrared radiation and determine the temperature of the atmosphere. This causes the problem of global warming and climate change. In Presidential Regulation (Perpres) No. 61 of 2011 concerning the National Action Plan for Reducing Greenhouse Gas Emissions (RAN-GRK), which contains a plan of activities and supporting policies. Then following the issuance of Presidential Decree No. 71 of 2011 concerning the Inventory of greenhouse gas emissions. An emissions inventory typically includes the total emissions for one or more specific air pollutants, originating from all categories of sources (agriculture, energy, industry, waste, and some other sources) in a given geographic area and over a specific time period, usually a specific year. In general, an emissions inventory provides the following information: the type of activity that causes the emission, the chemical or physical identity of the pollutant included, the geographic area covered, the timeframe for which the emissions are expected, and the methodology applied to the emissions inventory. Emissions inventories are developed for scientific applications as well as for policy and decision-making processes. Based on this, a field research was conducted on the Inventory of Greenhouse Gas Emissions in the Agriculture and Livestock Sector. This study aims to determine the burden of greenhouse gas emissions. The calculation method used in this research is the IPCC Guidelines 2006, where the data needed are activity data and emission factors. Activity activity data comes from primary data and secondary data. From the results of this study, it was found that the total emission load of methane (CH4) produced from livestock activities produced 4,07881 tons of CO2-eq/year. Meanwhile, agriculture produces 8,447 tons of CO2-eq/year. The total emission of nitrogen dioxide (N2O) gas generated from the management activities of the livestock sector produces 16,799236 tons of CO2-eq/year. As for agriculture, it produces 6959 tons of CO2-eq/year. Mitigation measures that can be taken to reduce greenhouse gas (GHG) emissions resulting from livestock and agricultural management activities are if for livestock management activities, then by adding types of leaf plants that are can be used as concentrate feed for livestock as well as making biogas and compost. Meanwhile, to reduce GHG emissions resulting from agricultural management activities, then by utilizing organic fertilizers, using biopesticides, using rice varieties that produce lower CH4, and using paddy field management with semi-irrigated inundation/intermittent irrigation.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Emisi,Gas Rumah Kaca,Inventarisasi Emisi,Pertanian,Peternakan, Emissions,Greenhouse Gases,Emission Inventory,Agriculture,Farm
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Puspita Sagitaningtyas Putri
Date Deposited: 14 Feb 2022 07:54
Last Modified: 14 Feb 2022 07:54
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/93906

Actions (login required)

View Item View Item