Analisis Pengaruh Variasi Durasi Perendaman Naoh Terhadap Karakteristik Fisik, Mekanik, Dan Akustik Papan Komposit Dari Pelepah Kelapa Sawit

Damayanto, Attariq Ario (2022) Analisis Pengaruh Variasi Durasi Perendaman Naoh Terhadap Karakteristik Fisik, Mekanik, Dan Akustik Papan Komposit Dari Pelepah Kelapa Sawit. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02111640000029-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2024.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perkebunan di Indonesia sudah menjadi subsektor yang menjanjikan bagi perekonomian Indonesia. Dari sekian banyak jenis tanaman di perkebunan tersebut, perkebunan kelapa sawit yang mendominasi dengan memiliki luas areal terbesar dengan 14,60 juta hektar dan produksi sejumlah 48,42 juta ton pada tahun 2019, menurut data Badan Pusat Statistika (BPS). Luas perkebunan yang sangat luas tersebut mengakibatkan melimpahnya limbah dari kelapa sawit, salah satunya adalah pelepah kelapa sawit. Salah satu pemanfaatan limbah kelapa sawit adalah pembuatan papan komposit dari partikel pelepah kelapa sawit. Papan komposit tersebut juga dapat berfungsi sebagai bahan baku alternatif produk panel akustik, menggantikan panel akustik sintetis yang beredar di pasaran saat ini. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa pengujian untuk mengetahui karakteristik fisik, mekanik, dan akustik dari papan komposit yang dibuat dengan bahan dasar partikel pelepah kelapa sawit sebagai filler, urea formaldehida sebagai perekat, dan juga NH4Cl sebagai katalis. Papan komposit akan dibuat dengan menggunakan partikel berukuran 1-2 mm dengan kerapatan 0,6 gr/cm3. Variasi parameter yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah durasi perendaman NaOH yang dilakukan selama 10 menit, 60 menit, dan 180 menit. Selanjutnya hasil yang diharapkan dari penelitian ini akan diperoleh beberapa nilai sifat fisik, mekanik, dan akustik. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan hasil pengujian berupa sifat fisik, mekanik, dan akustik. Setelah dilakukan pengujian, didapatkan nilai kerapatan sebesar sebesar 0.58-0.64 gr/cm3, kadar air 9.27-10.93%, daya serap air 123.23-181.49%, pengembangan tebal sebesar 52.00-144.61%. nilai MoE sebesar 344.79 – 569.74 N/mm2, nilai MoR sebesar 4.29 – 5.94 N/mm2, nilai IB sebesar 0.093 – 0.295 N/mm2, nilai NRC didapatkan 0.16 – 0.27, dan nilai STC sebesar 57.25 – 59.26 dB. Hasil analisis sidik ragam dilakukan dengan hasil yang menyatakan bahwa pengaruh durasi perendaman NaOH berpengaruh nyata terhadap sifat fisik tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap sifat mekaniknya, sedangkan untuk nilai akustik tidak dapat dilakukan analisa sidik ragam karena pengulangan pengujian hanya dilakukan satu kali. Dari pengujian fisik, mekanik, dan akustik, diketahui bahwa papan partikel dengan partikel yang sudah terendam NaOH selama 180 menit menjadi papan yang paling optimal untuk dijadikan bahan baku panel akustik. ==================================================================================================== Plantation in Indonesia has become a promising sub-sector for the Indonesian economy. Of the many types of plants in these plantations, oil palm plantations dominate by having the largest area with 14.60 million hectares and production of 48.42 million tons in 2019, according to data from the Badan Pusat Statistik (BPS). The vast plantation area has resulted in an abundance of waste from oil palm, one of which is oil palm fronds. One of the uses of palm oil waste is the manufacture of composite boards from oil palm frond particles. The composite board can also serve as an alternative raw material for acoustic panel products, replacing synthetic acoustic panels on the market today. In this study, several tests were carried out to determine the physical, mechanical, and acoustic characteristics of a composite board made with palm oil as a filler, urea formaldehyde as an adhesive, and NH4Cl as a catalyst. The composite board will be made using 1-2 mm particles with a density of 0.6 gr/cm3. Variation of parameters that will be used in this study is the duration of NaOH treatment for 10 minutes, 60 minutes, and 180 minutes. Based on this research, the test results obtained in the form of physical, mechanical, and acoustic properties. After testing, the density value is 0.58-0.64 gr/cm3, moisture content is 9.27-10.93%, water absorption is 123.23-181.49%, thickness swell is 52.00-144.61%. MoE values ​​are 344.79 – 569.74 N/mm2, MoR values ​​are 4.29 – 5.94 N/mm2, IB values ​​are 0.093 – 0.295 N/mm2, NRC values ​​are 0.16 – 0.27, and STC values ​​are 57.25 – 59.26 dB. The results of the analysis of variance were carried out with the results stating that the effect of the duration of immersion in NaOH had a significant effect on the physical properties but did not significantly affect the mechanical properties, while for the acoustic value analysis of variance could not be carried out because the test was repeated only once. From physical, mechanical, and acoustic tests, it is known that particleboard with particles that have been submerged in NaOH for 180 minutes is the most optimal board to be used as raw material for acoustic panels.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: papan komposit, pelepah kelapa sawit, perlakuan NaOH, sifat fisik, sifat mekanik, sifat akustik, particleboard, oil palm frond, NaOH treatment, physical characteristic, mechanical characteristic, acoustic characteristic
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.16 Materials--Testing.
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials. Laminated materials.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Attariq Ario Damayanto
Date Deposited: 18 Feb 2022 09:25
Last Modified: 18 Feb 2022 09:25
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/94566

Actions (login required)

View Item View Item