Optimasi Waktu dan Biaya Proyek Junction Tebing Tinggi dengan Metode Siemens Approximation Method

Dirgantara, Adityo (2023) Optimasi Waktu dan Biaya Proyek Junction Tebing Tinggi dengan Metode Siemens Approximation Method. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03111940000053-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
03111940000053-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2925.

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Proyek Pembangunan (Design & Build) Junction Tebing Tinggi adalah proyek pembangunan persimpangan yang menghubungkan ruas Tol Medan-Parapat dan Tebing Tinggi-Parapat dan merupakan bagian dari ruas Tol Kuala Tanjung-Parapat. Permasalahan dari penelitian ini adalah aktivitas mana saja yang merupakan bagian dari lintasan kritis dan berapa biaya pada saat durasi maksimum crash dan optimal serta biaya optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan lintasan kritis pada proyek dan menentukan durasi dan biaya proyek yang optimal serta maksimal. Metode crashing yang dipakai dalam tugas akhir ini adalah Siemens Approximation Method (SAM). SAM adalah metode yang sederhana, sehingga dapat digunakan secara manual ataupun dengan memanfaatkan bantuan alat seperti komputer. Metode ini menggunakan tabel sebagai sarana pengerjaan tangan algoritmanya. Perhitungan ini menggunakan cost slope efektif untuk menentukan aktivitas yang akan di-crash. Cost slope menentukan aktivitas mana yang paling murah untuk di-crash, sehingga crashing dilakukan secara optimal. Aktivitas akan di-crash hingga tidak ada lagi lintasan yang durasinya lebih panjang dari durasi yang ditargetkan dan tidak ada aktivitas yang dapat diperpanjang yang lebih pendek dari target waktu. Setelah crashing, dicari biaya pada setiap titik waktu dengan menjumlahkan biaya langsung dan tidak langsung untuk setiap durasi. Dari hasil analisis, dapat ditentukan bahwa aktivitas-aktivitas yang menjadi bagian dari lintasan kritis pada keadaan normal adalah aktivitas pekerjaan Ramp 4 (Lintasan 3). Setelah crashing, terdapat dua lintasan kritis, yaitu Lintasan 1 dan Lintasan 3. Total biaya pekerjaan sisa pada saat crashing maksimum saat Adendum 5 disetujui adalah Rp162.094.195.162,65 pada durasi 154 hari. Nilai biaya dan durasi ini juga merupakan nilai dan biaya pada saat crash maksimum. Apabila adendum 5 tidak disetujui, nilai denda tidak dapat ditekan hingga di bawah 5%, sehingga scenario ini tidak memungkinkan.
=================================================================================================================================
The Tebing Tinggi Junction Design & Build Project is an intersection construction project that connects the Medan-Parapat and Tebing Tinggi-Parapat toll roads and is part of the Kuala Tanjung-Parapat toll road. The problem that is being solved in this research is which activities are part of the critical trajectory and how much it costs when the maximum duration is crashed and optimal. The purpose of this research is to determine the critical path of the project and determine the optimal project duration and cost. The crashing method used in this final project is Siemens Approximation Method (SAM). SAM is a simple method and can be used manually or by utilizing the help of tools such as computers. This method uses a table as a means of handing the algorithm. This calculation uses the effective cost slope to determine the activity to be crashed. The cost slope determines which activity is the cheapest to crash, so crashing is done optimally. Activities will be crashed until there are no more paths that are longer than the targeted duration and no activities that can be extended that are shorter than the target time. After crashing, the cost at each point in time is sought by summing the direct and indirect costs for each duration. From the analysis, it can be determined that the activities that are part of the critical trajectory under normal circumstances are Ramp 4 work activities (Trajectory 3). There are two critical trajectories after crashing the activities, namely Trajectory 1 and Trajectory 3. The total cost of the remaining work at the time of maximum crashing if the 5th addendum is approved is Rp162,094,195,162.65 at a duration of 154 days. This value of cost and duration is also the value and cost at the time of maximum crash. If the 5th addendum is not approved, the value of the penalty cannot be reduced below 5%, so this scenario is not feasible.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Project Optimization, Project Crashing, Siemens Approximation Method, Optimasi Proyek Konstruksi, Project crashing, Siemens Approximation Method, Time Cost Trade Off
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Adityo Dirgantara
Date Deposited: 29 Jul 2023 02:28
Last Modified: 29 Jul 2023 02:28
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/100368

Actions (login required)

View Item View Item