Pengaruh Penggunaan Baterai Terhadap Biaya Operasional Dan Pengurangan Emisi Gas CO2 Pada Pabrik Manufaktur

Ilhami, Abdillah Hadi Alif (2022) Pengaruh Penggunaan Baterai Terhadap Biaya Operasional Dan Pengurangan Emisi Gas CO2 Pada Pabrik Manufaktur. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6007201010-Master_Thesis.pdf] Text
6007201010-Master_Thesis.pdf

Download (4MB)

Abstract

Salah satu industri manufaktur Indonesia yaitu PT. Barata Indonesia (persero), menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energy alternatif untuk mendukung operasional workshop. Daya yang terpasang pada workshop sebesar 1.1 MW, tetapi aktualnya penggunaan listrik untuk operasional hanya memakan 31% dari batas minimum 44.400 kWh, sehingga ada peluang untuk efisiensi dari energi listrik yang dihasilkan PLTS dan daya listrik yang terpasang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan daya listrik karena adanya PLTS dan pengaruh penggunaan baterai terhadap biaya operasional energi dan pengurangan emisi gas CO2. Ada dua skema yang akan dilakukan, skema pertama adalah dengan memanfaatkan energi listrik dari PLTS dan daya listrik PLN tanpa menggunakan baterai. Skema kedua dengan menggunakan baterai Lithium-ion sebagai sistem penyimpanan energy dari PLTS. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah simulasi menggunakan Matlab-Simulink serta analisa monitoring energi listrik pada PLTS. Model Photovoltaic (PV) untuk simulasi menggunakan module Advance Power API-P320 dengan 93 parallel string dan 17 module per string untuk dapat mencapai kapasitas 506 KWp. Hasil dari simulasi dan perhitungan aktual untuk PLTS on-grid dapat mengurangi biaya operasional listrik sebesar 82%. Kebutuhan energy baterai untuk skema PLTS off-grid sebesar 1562.773 kWh. Energi listrik yang dihasilkan oleh PLTS dapat mengurangi emisi gas CO2 selama dua tahun sebanyak 1010.45 ton.
===================================================================================================================================
One of manufacturing industries in Indonesia, PT. Barata Indonesia (Persero), uses a Solar Power Plant (PLTS) as an alternative energy source to support workshop operations. The installed power in the workshop is 1.1 MW, but the actual use of electricity for operations only consumes 31% of the minimum limit of 44,400 kWh, so there is an opportunity for efficiency from the electrical energy produced by PLTS and the installed electrical power. This study aims to evaluate the need for electrical power due to PLTS and the effect of battery use on energy operational costs and reduction of CO2 gas emissions. There are two schemes that will be carried out, the first scheme is to utilize electrical energy from PLTS and PLN electricity without using batteries. The second scheme uses a Lithium-ion battery as an energy storage system from PLTS. The method used in this study is a simulation using Matlab-Simulink and analysis of electrical energy monitoring in PLTS. The Photovoltaic (PV) model for simulation uses the Advance Power API-P320 module with 93 parallel strings and 17 modules per string to reach a capacity of 506 KWp. The results of simulations and actual calculations for on-grid PV mini-grid can reduce electricity operating costs by 82%. The battery energy requirement for the off-grid PLTS scheme is 1562,773 kWh. Electrical energy produced by PLTS can reduce CO2 emissions for two years by 1010.45 tons.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTM 621.312 42 Ilh p-1 2022
Uncontrolled Keywords: Baterai, manufaktur, PLTS, emisi gas CO2, Matlab-Simulink Battery, manufacturing, PLTS, CO2 emission
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP255 Electrochemistry, Industrial.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 12 Feb 2025 04:27
Last Modified: 12 Feb 2025 04:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/118678

Actions (login required)

View Item View Item