Multi-Depot Vehicle Routing Problem Dengan Armada Yang Heterogen Untuk Distribusi Bahan Bakar Minyak Di Kawasan Timur Indonesia

Suwito, Totok Joni David Priyo (2022) Multi-Depot Vehicle Routing Problem Dengan Armada Yang Heterogen Untuk Distribusi Bahan Bakar Minyak Di Kawasan Timur Indonesia. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6010201036-Master_Thesis-1.pdf] Text
6010201036-Master_Thesis-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pemerataan penggunaan produk BBM harus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia terutama untuk kawasan timur Indonesia yang kondisi alamnya sebagian besar berupa laut. Permintaan dari konsumen yang berada di pulau - pulau tidak datang dalam waktu yang berdekatan, sehingga pengiriman produk BBM dilakukan sesuai permintaan saat itu juga dan terkadang muatan yang dibawa tidak penuh. Tantangan lain dalam pengiriman menggunakan kapal yaitu biaya crew dan harga bahan bakar semakin meningkat, sehingga membuat perusahaan mencoba strategi operasional yang berbeda. Selain itu kondisi laut lepas (open water) sekitar bulan September sampai dengan awal Maret dalam kondisi berombak, membuat perusahaan mengeluarkan biaya bahan bakar yang lebih banyak, dan tentunya juga akan menambah biaya transportasi. Perusahaan yang melakukan distribusi bahan bakar minyak langsung ke konsumen ini mempunyai tiga depot, dua puluh konsumen, dan dua puluh unit kapal dengan kapasitas yang berbeda – beda, sehingga masalah tersebut akan diselesaikan dengan multi depot vehicle routing problem dengan menggunakan armada yang heterogen (heterogeneous fleet), dengan menggunakan binary integer programming. Pada tahap awal, solusi masalah perutean diharapkan mendapatkan jarak tempuh paling kecil dan menentukan kapal mana yang akan melakukan pengiriman. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu memenuhi permintaan konsumen dengan biaya transportasi yang minimum dan menghitung jumlah emisi yang dihasilkan pada distribusi produk BBM berdasarkan rute dan kondisi laut. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu jumlah kapal yang ditugaskan untuk pengiriman produk BBM hanya 13 unit dari 20 unit yang dimiliki perusahaan. Pada kondisi laut berombak, kebutuhan bahan bakar akan meningkat rata – rata sebesar 17,28%, emisi CO2 yang dihasilkan akan meningkat rata – rata sebesar 16,74%, dan biaya transportasi akan meningkat rata – rata sebesar 16,70% jika dibandingkan berlayar pada kondisi laut tenang.
=========================================================================================================================
Equitable use of fuel products must be carried out by the Indonesian government, especially for the eastern region of Indonesia where most of the natural conditions are in the form of the sea. Since consumer requests on the islands come in at different times, fuel product deliveries are made in response to local demand, and occasionally the cargo hauled is not entirely full. Another challenge in shipping by ship is crew costs and the increase of fuel prices, thus making the company try different operational strategies. In addition, the open water conditions around September to early March are in choppy conditions, making the company spend more fuel costs, and of course it will require more costs as well. The company that distributes fuel products to consumers has three depots, twenty consumers, and twenty vessels with different capacities. Under these conditions, the problem will be solved by using a multi-depot vehicle routing problem using a heterogeneous fleet and binary integer programming. At the initial stage, the solution to the routing problem is expected to get the smallest distance, determine the ship that will carry out the transportation and determine the customers to be served. The purpose of the study is to meet consumer demand with minimum transportation costs and calculate the amount of emissions caused by the distribution of fuel based on routes and sea conditions. This study resulted in 13 of 20 vessels owned by the company assigned to the delivery of fuel product. When sailing in choppy conditions, fuel requirements will increase by an average 17,28 percent, CO2 emissions produced will by an average 17.2 percent, the transportation cost increase by an average 16.70 percent, when compared to sailing in calm water conditions.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: heterogeneous fleet, multi depot vehicle routing problem, binary integer programming, emisi.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5686 Fuel
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 21 Jan 2026 03:00
Last Modified: 21 Jan 2026 03:00
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/129920

Actions (login required)

View Item View Item