Lumirang, Hillary Nikita (2026) Comparative Assessment of Wearable Consumer-Grade Camera Systems for Building Documentation, Inspection, and Digital Building Verification Through Photogrammetri Reality Capture. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5012221042-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kamera wearable berbasis consumer-grade menawarkan alternatif berbiaya rendah untuk penerapan photogrammetric reality capture dalam dokumentasi bangunan, inspeksi bangunan, dan verifikasi bangunan digital. Namun, pengaruh jenis kamera dan posisi pemasangan terhadap kualitas rekonstruksi belum dievaluasi secara komprehensif. Penelitian ini menyajikan studi komparatif terhadap tiga sistem kamera wearable, yaitu GoPro, Insta360 GO 3, dan Insta360 ONE X2, dengan konfigurasi pemasangan pada kepala (head-mounted) dan dada (chest-mounted). Pengambilan data dilakukan pada dua koridor gedung di National Taiwan University dan diproses menggunakan metode Structure-from-Motion (SfM) dan Multi-View Stereo (MVS) untuk menghasilkan point cloud tiga dimensi. Point cloud yang dihasilkan dievaluasi menggunakan kerangka evaluasi terintegrasi yang mencakup kelengkapan point cloud, kepadatan point cloud, akurasi registrasi, deviasi Cloud-to-Mesh, serta penilaian ahli terhadap kemampuan inspeksi, dengan Building Information Modeling (BIM) sebagai model referensi pada lantai tujuh dan data LiDAR sebagai model referensi pada lantai dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kamera dan posisi pemasangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas rekonstruksi dan kemampuan inspeksi, di mana konfigurasi head-mounted secara umum menghasilkan point cloud yang lebih lengkap dan memiliki konsistensi geometrik yang lebih baik dibandingkan konfigurasi chest-mounted. Di antara seluruh konfigurasi yang dievaluasi, GoPro dengan konfigurasi head-mounted memperoleh performa keseluruhan terbaik, sedangkan Insta360 ONE X2 tidak diikutsertakan dalam perbandingan akhir karena menghasilkan rekonstruksi yang terfragmentasi dan kelengkapan point cloud yang tidak memadai. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini mengusulkan suatu kerangka evaluasi terintegrasi yang menggabungkan penilaian teknis dan penilaian ahli untuk mendukung pemilihan sistem kamera wearable pada aplikasi dokumentasi bangunan, inspeksi bangunan, dan verifikasi bangunan digital, serta berkontribusi terhadap penerapan teknologi reality capture berbiaya rendah di bidang teknik sipil dan manajemen konstruksi.
=====================================================================================================================================
Wearable consumer-grade cameras provide a low-cost alternative for photogrammetric reality capture in building documentation, inspection, and digital building verification. However, the influence of camera type and mounting position on reconstruction quality has not been comprehensively evaluated. This study presents a comparative assessment of three wearable camera systems, namely GoPro, Insta360 GO 3, and Insta360 ONE X2, using head-mounted and chest-mounted configurations. Data were collected in two indoor corridors at National Taiwan University and processed using Structure-from-Motion (SfM) and Multi-View Stereo (MVS) techniques to generate three-dimensional point clouds. The reconstructed point clouds were evaluated using an integrated framework consisting of point cloud completeness, point density, registration accuracy, Cloud-to-Mesh deviation, and expert assessment of inspection capability, with Building Information Modeling (BIM) serving as the reference model on the seventh floor and LiDAR on the second floor. The results demonstrate that both camera type and mounting position significantly influence reconstruction quality and inspection capability, with head-mounted configurations generally producing more complete and geometrically consistent point clouds than chest-mounted configurations. Among the evaluated systems, the GoPro head-mounted configuration achieved the highest overall performance, while the Insta360 ONE X2 was excluded from the final comparison due to fragmented reconstruction and insufficient point cloud completeness. Based on these findings, this study proposes an integrated evaluation framework that combines technical and expert assessments to support the selection of wearable camera systems for indoor building documentation, inspection, and digital building verification, contributing to the broader adoption of low-cost reality capture technologies in civil engineering and construction management.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
