Perencanaan Semen Komposit Tanah Sebagai Pengganti Lapis Pondasi Pada Perkerasan Jalan Raya

Wijanarko, Trio (2017) Perencanaan Semen Komposit Tanah Sebagai Pengganti Lapis Pondasi Pada Perkerasan Jalan Raya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3114105068-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Perkerasan jalan raya dibagi dalam dua jenis perkerasan, yaitu perkerasan lentur (flexible pavement) dan perkerasan kaku (rigid pavement). Jenis perkerasan yang akan digunakan tergantung pada banyak hal, salah satunya adalah ketersediaan bahan material perkerasan. Semakin mudah bahan materialyang akan digunakan pada perkerasan makasemakin sedikit biaya yang dibutuhkan. Oleh karena itu, untuk suatu lokasi yang akan dibangun prasarana jalan, harus diketahui kebutuhan material tiap jenis pekerasan sehingga dapat ditentukan jenis perkerasan yang efisien untuk lokasi tersebut. Untuk menghitung kebutuhan biaya terlebih dahulu harus diketahui ketebalan perkerasan yang dibutuhkan. Banyak metode perhitungan tebal perkerasan yang dapat dipakai. Pada Tugas Akhir ini dilakukan pemilihan perkerasan lentur sebagai jenis perkerasan yang akan diteliti. Perkerasan lentur konvensional yang menggunakan lapis pondasi bawah (pasir berbatu), lapis pondasi atas (batu belah), lapis permukaan (aspal) yang akan dibandingkan dengan perkerasan lentur dengan menggunakan semen komposit tanah sebagai lapis pondasi, lapis permukaan (aspal) kemudian dilakukan analisa perhitungannyamenggunakan software plaxis untuk menganalisa defleksi yang terjadi pada perkerasan lentur. Dengan melakukan pemodelan ruas jalan, karakteristik perencanaan, dan tekanan beban normal sebesar 480 kN/m2 akan didapatkan defleksi pada setiap lapisan perkerasan. Dari hasil perhitungan defleksi yang terjadi pada lapis perkerasan dengan setiaptebal lapisan perkerasan yang telah dimodelkan, dilakukan identifikasi pekerjaan material yang digunakan yang kemudian material lapis pondasi atas dan lapis pondasi bawah tersebut diganti oleh lapis pondasi semen komposit. Sehingga dari output software plaxis dapat diketahui defleksi yang terjadi dengan asumsi waktu konsolidasi selama 5 tahun (1800 hari).Pada penelitian ini juga melakukan analisa perbedaan biaya konstruksi. Pada akhirnya dapat disimpulkan perbandingan kekurangan dan kelebihan antara lapis pondasi yang menggunakan batu pecah dan pasir berbatu sebagai lapis pondasi dibandingkan dengansemen komposit sebagai lapis pondasi baik secara defleksi maupun dari segi biaya, penelitian ini dilakukan supaya dapat menjadi alternatif dalam pemilihan bahan material yang akan digunakan khususnya pada pekerjaan konstruksi jalan raya ========================================================================================= Highway pavement is divided into two types, namely flexible pavement,and rigid pavement. Type of pavement to be used depends on many things, one of which is the availability of paving material. The easier the materials to be used on pavement then the less the costs involved. Therefore, for a site to be built roads, must know the needs of each type of pavement so it can be determined the type of pavement that is for this location. To calculate the cost requirements necessary to first establish the required pavement thickness. Many pavement thickness calculation method that can be used. In this Final Project flexible pavement as the type of pavement to be studied. Flexible pavement conventional uses sub-base course (sand split), base-course(crushed stone), the surface layer (asphalt), which will be compared with flexible pavement using soil cement composite as a base course. The surface layer (asphalt) then analyzed the calculations using PLAXIS software to analyze the deflection that occurs in flexible pavement. By modeling roads, planning characteristics, and the normal load pressure of 480 kN/m2 will be obtained deflection at each layer of pavement. From the calculation of deflection that occurs on every pavement with a thick layer of pavement that has been modeled, the identification work of the material used then base course material above and below the base course layer is replaced by a composite cement foundation. PLAXIS software so that output can be known deflection occurs assuming consolidation time for 5 years (1800 days). In this study also analyzes differences in construction costs. In the end it can be concluded comparison of advantages and disadvantages between the layers of foundation using crushed stone and sand rocky as base course compared with cement composites as a base course both deflection and in terms of costs. The study was conducted in order to be a viable alternative in the selection of materials to be used especially in highway construction work.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perkerasan Lentur, Lapis Pondasi, Semen Komposit,Plaxis,Defleksi, Biaya, Flexible Pavement, Foundation Layer, Cement Composite,PLAXIS,Deflection, Cost
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: TRIO WIJANARKO
Date Deposited: 10 Mar 2017 01:29
Last Modified: 18 Dec 2017 08:03
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1820

Actions (login required)

View Item View Item