Aplikasi perangkat lunak order to invoice untuk Klinik Fisioterapi dengan banyak cabang (Studi Kasus CV. Hasta Husada, Surabaya)

Priambodo, Wahyu (2016) Aplikasi perangkat lunak order to invoice untuk Klinik Fisioterapi dengan banyak cabang (Studi Kasus CV. Hasta Husada, Surabaya). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
5210100120-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview

Abstract

Klinik Hasta Husada memiliki 120 fisioterapis yang tersebar di lima cabang di Seluruh Surabaya, dua diantaranya bekerjasama dengan RS Putri dan RS Husada Utama. Pencatatan reservasi secara manual menyebabkan jadwal dari fisioterapis menjadi sulit dimonitor dengan baik. Lebih lanjut, apabila ada cabang yang memerlukan tambahan fisioterapis, maka cabang tersebut harus menanyakan ketersediaan fisioterapis di cabang lain melalui telepon. Hal ini menyebabkan rendahnya resposiveness klinik terhadap permintaan pasien. Pada bagian ini, biasanya klinik membutuhkan waktu antara 30 sampai 60 menit untuk mengetahui ketersediaan fisioterapis. Lebih jauh, karena sistem reservasi masih bersifat manual, maka proses invoicing (tagihan) sering tidak melibatkan data saat reservasi. Operator akan menulis tagihan kembali dengan menanyakan kepada pasien nama dan layanan yang dikonsumsi oleh pasien. Hal ini tentu saja bisa mengakibatkan fraud, utamanya jika pasien tidak bersikap jujur terhadap layanan yang dikonsumsinya. Untuk itu perlu dibangun sebuah aplikasi perangkat lunak order to invoice yang dapat mengelola reservasi dengan mengakomodasi penjadwalan fisioterapis. Metode yang digunakan dalam membangun aplikasi order to invoice adalah medote Waterfall yang dimulai dari tahapan penggalian kebutuhan hingga tahapan ujicoba aplikasi. Hasil yang diharapkan dari tugas akhir ini adalah aplikasi perangkat lunak order to invoice yang dapat digunakan oleh Klinik Hasta Husada dalam mengelola reservasi dan invoice. ================================================================= Clinic Hasta Husada has 120 physiotherapists spread across five branched in Surabaya, two of them in coorperation with Putri Hospital and Husada Utama Hospital. Recording reservation manually causing the schedule of the physiotherapist can be carefully monitored. Furthermore, if the branches must require additional physiotherapist, then the branches must inquire the availability of physiotherapist in other branches over the phone. This caused the low responsiveness clinic to patients request, it takes 30 to 60 minutes to determine the availability of a physiotherapist. Furthermore, because of the reservation system is still manual, the process of invoicing (billing) often do not involve data when the reservation. The operator will write the bill back by asking the patient’s name and services consumed by the patient. This of course can lead to fraud, especially if the patient is not being honest with the service is consumed. It is necessary to build a software application order to invoice to manage the reservation to accommodate schedulling physiotherapist. The method used to build applications is waterfall method that starts from stage to stage trial excavation applications needs. The expected outcome of this thesis is a software application order to invoice that can be used by Clinic Physiotherapy Hasta Husada to manage the reservation and invoice.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: physical therapy; reservation; invoice
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Information Technology > Information System > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: WAHYU PRIAMBODO -
Date Deposited: 22 Mar 2017 03:56
Last Modified: 27 Dec 2018 04:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2227

Actions (login required)

View Item View Item