Spatial Extreme Value Modeling Dengan Max-Stable Processes Model Smith Dan Brown-Resnick (Studi Kasus : Pemodelan Curah Hujan Ekstrem Di Kabupaten Lamongan)

Ramadani, Ikha Rizky (2016) Spatial Extreme Value Modeling Dengan Max-Stable Processes Model Smith Dan Brown-Resnick (Studi Kasus : Pemodelan Curah Hujan Ekstrem Di Kabupaten Lamongan). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1313201206-Master-Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Extreme Value Theory (EVT) merupakan salah satu metode statistika untuk mengidentifikasi kejadian ekstrem. Metode ini biasanya digunakan untuk memodelkan kejadian yang bersifat ekstrem, seperti kejadian yang jarang terjadi tetapi memiliki dampak yang sangat besar. Terapan EVT pada bidang lingkungan adalah analisis kejadian cuaca ekstrem, seperti badai salju, gelombang panas, dan curah hujan ekstrem yang kerap menimbulkan dampak destruktif pada kehidupan manusia. Seringkali analisis kejadian ekstrem dilakukan secara univariat atau hanya pada satu lokasi. Pada kajian kuantitas unsur cuaca, seperti suhu dan curah hujan diukur menurut lokasi atau mengikuti kaidah data spasial. Oleh sebab itu, pemodelan spasial untuk analisis kejadian ekstrem perlu dilakukan. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Max Stable Processes (MSP). Metode ini memodelkan dependensi ekstremal antar lokasi dengan mentransformasikan distribusi marjinal nilai ekstrem ke dalam distribusi Frechet. Penelitian ini mengkaji prosedur analisis kejadian ekstrem spasial dengan Max Stable Processes dengan aplikasi data curah hujan ekstrem di Kabupaten Lamongan. Data yang digunakan untuk membangun model dan estimasi parameter adalah data curah hujan tahun 1981-2007, sedangkan untuk validasi model menggunakan data tahun 2009-2012. Nilai extremal coefficient yang dihasilkan menunjukkan bahwa ukuran dependensi ekstremal berada pada kisaran 1,3 hingga 1,5 yang berarti terdapat dependensi spasial. Validasi model dilakukan dengan mengestimasi return level tahun 2009-2012 melalui pendekatan model Smith dan Brown- Resnick. Hasil validasi, diketahui bahwa model Brown-Resnick lebih baik daripada model Smith dalam menduga return level dengan RMSE model Brown- Resnick sebesar 17,16, sedangkan RMSE model Smith sebesar 17,37. Hasil perhitungan return level diketahui pula bahwa nilai curah hujan maksimum semakin meningkat dari tahun ke tahu ================================================================================================================== Extreme Value Theory (EVT) is one of statistical method to analyze extreme events. It usually used to model extreme events, rare one but have huge impact. EVT applied in environment field is referred to extreme weather analysis, such as blizzards, heat waves and extreme rainfall that cause destructive impact on human life. Generally, the extreme event is analyzed by univariate method or only by one location involved. In the study of weather elements quantity such as temperature and precipitation, it measured based on location or correspond to the principle of spatial data. Therefore, spatial modeling for the analysis of extreme events is necessary. A method that can be used here is Max Stable Processes (MSP). This method models the extremal dependencies between locations by transforming the marginal distribution of extreme value into Frechet distribution. This study examines the extreme spatial analysis procedures of Max Stable Processes using extreme rainfall data in Lamongan. The data used to build the model and parameter estimation is the rainfall data of 1981-2007, while the validation is performed using data of 2009-2012. The resulting extremal coefficient indicates that the magnitude of extremal dependencies is in the range of 1,3 to 1,5 that means spatial dependencies exist. The model validated by estimating the return level of 2009-2012 ahead through Smith and Brown-Resnick model of MSP. The result shows that Brown-Resnick model is better than Smith in estimating return level with RMSE of Brown-Resnick 17,16, while the RMSE of Smith 17,37. Return level resulted indicates that maximum precipitation value is increasing from year to year.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTSt 511.326 Ram s
Uncontrolled Keywords: Extreme value theory, max stable processes, Smith, Brown-Resnick, curah hujan ekstrem, dependensi ekstremal
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > (S2) Master Theses
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 13 Jun 2017 07:20
Last Modified: 27 Dec 2018 06:45
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41635

Actions (login required)

View Item View Item