Analisa Deformasi Jembatan Suramadu Dengan Teknik Fotogrametri Rentang Dekat

Elviani, Lia Eka (2014) Analisa Deformasi Jembatan Suramadu Dengan Teknik Fotogrametri Rentang Dekat. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3510100032-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Jembatan Suramadu merupakan jembatan yang melintasi Selat Madura menghubungkan pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan), Indonesia. Kebanyakan pada jembatan mengalami deformasi yang disebabkan oleh keadaan pondasi jembatan, keadaan alam, beban yang terlalu berlebihan maupun penuaan. Maka perlu dilakukan pemantauan secara berkala untuk mengetahui informasi mengenai deformasi yang terjadi pada jembatan Suramadu. Penelitian ini mencoba suatu metode alternatif yang relatif murah untuk melakukan pengamatan deformasi, yakni menggunakan teknologi Fotogrametri Rentang Dekat, dengan memanfaatkan kamera digital non metrik. Metode Fotogrametri Rentang Dekat mempunyai kelebihan terutama jika objek yang akan diukur sulit untuk dijangkau atau memiliki dimensi yang kecil. Selain itu, kamera digital non metrik umumnya mempunyai harga yang relatif terjangkau. Dari hasil pengamatan deformasi dengan metode Fotogrametri Rentang Dekat, hasil pengamatan tersebut akan dianalisa untuk mengetahui seberapa besar deformasi dari suatu jembatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Fotogrametri Rentang Dekat ini menunjukkan adanya deformasi jembatan berkisar 1 - 79 mm pada sumbu X dan Y, dan 1 – 15 mm pada sumbu Z. Hasil menunjukkan bahwa metode Fotogrametri Rentang Dekat berpotensi untuk digunakan dalam mendeteksi deformasi suatu objek. ================================================================= Suramadu Bridge is a bridge that crosses Madura Strait and connects Java Island (at Surabaya) and Madura Island (at Bangkalan), Indonesia. Most of bridges were changed the shapes, position, and dimension which is caused by condition of bridge foundation, natural condition, overload, and out of date. Then, It is needed a monitoring periodically to find out information about Suramadu Bridge deformation. This research tried an alternative method that is relatively inexpensive for observation of deformation by applying technology of Close Range Photogrammetric using non metric digital camera. Close Range Photogrammetric Method has advantages, especially if the measured object is difficult to observed or has small dimension. In addition, Non metric digital cameras generally have relatively affordable price. Of the results of deformation observation by Close Range Photogrammetric Method, result will be analysed to find out how many deformation of a bridge. The results of this study indicate that the close range photogrammetry method showed any deformation of bridge range 1 - 79 mm in the X and Y axis, and 1 - 15 mm in the Z axis. The results indicate that the method of Close Range Photogrammetry has the potentially to detect deformation of an object.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSG 526.982 Elv a
Uncontrolled Keywords: Jembatan Suramadu, Deformasi, Fotogrametri Rentang Dekat, Suramadu Bridge, Deformation, Close Range Photogrammetric, Non Metric Digital Camera
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA1637 Image processing--Digital techniques
T Technology > TG Bridge engineering
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Anis Wulandari
Date Deposited: 08 Sep 2017 03:22
Last Modified: 08 Sep 2017 03:22
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/48814

Actions (login required)

View Item View Item