Pemanfaatan Prinsip Value for Money dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jalan Nasional di Perkotaan (Studi Kasus : Jalan Nasional di Wilayah Kota Surabaya

Zanuardi, Arvian (2018) Pemanfaatan Prinsip Value for Money dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jalan Nasional di Perkotaan (Studi Kasus : Jalan Nasional di Wilayah Kota Surabaya. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3115207812-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Masalah keterbatasan anggaran mengakibatkan program pemeliharaan jalan perlu ditentukan prioritasnya. Penilaian kondisi jalan dan tingkat layanan sebagai kriteria prioritas diyakini belum memastikan tercapainya manfaat dan efektivitas pembiayaan yang maksimal. Oleh karenanya studi ini bertujuan memanfaatkan prinsip value for money sebagai alternatif penentuan prioritas pemeliharaan jalan. Urgensi studi didukung kebijakan pemerintah tentang implementasi value for money (Renstra Ditjen Bina Marga 2015-2019). Obyek kasus dibatasi jalan nasional bukan jalan tol di kota Surabaya. Lingkup kegiatan meliputi operasionalisasi konsep, konstruksi model, simulasi dan uji pembandingan terhadap model eksisting. Metode studi adalah pemodelan dan simulasi. Model instrumen dibangun untuk mengukur capaian efektivitas pembiayaan melalui cost effectiveness ratio (CERATIO). Variabel pengukurannya adalah biaya (money) yang memuat biaya fisik/konstruksi, perencanaan, pengawasan, dan administrasi, serta variabel nilai manfaat (value) meliputi penghematan biaya pengguna jalan untuk operasional kendaraan, nilai waktu perjalanan, kecelakaan dan penanganan polusi emisi. Seluruhnya tervaluasikan dalam nilai rupiah. Populasi unit analisis adalah 29 ruas jalan nasional di wilayah kota Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei lapangan, wawancara dan studi literatur. Data yang bersumber dari data sekunder meliputi kondisi kerusakan jalan, volume lalu lintas, kejadian kecelakaan, faktor emisi kendaraan, serta data standar harga/biaya (seperti biaya dasar operasional kendaraan, nilai waktu perjalanan, biaya korban kecelakaan dan standar biaya per-unit pecemaran lingkungan). Data kerusakan jalan dan volume lalu lintas didukung dengan pengumpulan data secara primer melalui observasi lapangan dan survei pencacahan lalu lintas (traffic counting survey). Hasil analisa dinyatakan sebagai prioritas ruas jalan yang program pemeliharaannya mampu menghasilkan nilai manfaat terbesar dengan biaya paling efisien. Penentuan urutan prioritas disusun berdasarkan nilai CERATIO tertinggi. Berdasarkan simulasi model, didapatkan tiga prioritas ruas jalan yakni Jl. Layang Wonokromo (CERATIO=36,29), Jl. Ikan Dorang (CERATIO=31,40) dan Jl. Stasiun Wonokromo (CERATIO= 24,64). Evaluasi metode penentuan prioritas eksisting melalui Analisa Cosine Similarity mendapati tingkat akurasi pencapaian value maksimal sebesar 77,4% dan tingkat efektivitas pembiayaan pada nilai 71,5%. Oleh karena itu, pemanfaatan model berbasis prinsip value for money ini layak dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan jalan. Pemanfaatan hasil studi adalah sebagai masukan kebijakan dalam perencanaan program pemeliharaan jalan, serta pengayaan model implementasi teori/konsep value for money sebagai alat bantu pengambilan keputusan. Value for money merubah paradigma pencapaian manfaat terbesar kepada pemilihan efektivitas pembiayaan yang paling optimal. Penentuan prioritas ini akan menjamin terpenuhinya manfaat program secara maksimal dengan biaya yang paling efisien. =============================================================================================================== The problem of limited budget lead road maintenance program to be prioritized. Road condition and level of service as current criteria are unable to achieve maximum benefit and cost effectiveness. Therefore, main objective of this study is utilizing value for money principles on this prioritization. Study urgention is supported by government policy to implement value for money (Renstra Ditjen Bina Marga 2015-2019). Case study is limited to national nontoll road in Surabaya city. Study scope includes concept operationalization, model development, simulation and comparation with existing model. Method of study is modelling and simulation. Instrumen model is developed to measure the value of cost effectiveness ratio (CERATIO). Assessment variables are cost (money) includes costs of construction, planning, supervision and administration, and benefit variabel (value) consist of road user cost savings on vehicle operation, trip time value, traffic accident and emission pollution handling. All are valuated in rupiahs and measured its CERATIO value. Population of analysis unit are 29 national roads in Surabaya city area.Data collection was done by field survey method, interview and literature study. Data from secondary sources are road damage, traffic volume, traffic accident, vehicle emission factor, and standard cost/price data, i.e. basic operational cost of vehicle, time value, casualty cost and standard unit cost of environtmental pollution. Road damage and traffic volume data are supported by primary data collection trough fied observation and traffic counting survey. Analysis result is expressed as priority sequence of road maintenance that deliver most benefition value with most efficient cost. Priority ordering is determined with the highest CERATIO. Based on the simulation, three priority roads are Layang Wonokromo (CERATIO=36,29), Ikan Dorang (CERATIO=31,40) and Stasiun Wonokromo (CERATIO= 24,64). Evaluation on existing method through Cosine Similarity Analysis found the accuracy of achieving maximum value is 77,4% and cost effectiveness at 71,5%. Therefore, the utilization of value for money principle is feasible to improve efficiency and effectiveness on the prioritization. Study result can be used as policy input on program planning, and enrichment to value for money theory/concept implementation as decision making tool. Value for money changes prioritization paradigm from achieving highest benefit to the optimum cost effectiveness. Prioritization can assure obtaining maximum benefit with most efficient cost.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: manajemen aset infrastruktur, value for money, efektivitas pembiayaan, pemeliharaan jalan nasional, pemodelan dan simulasi, kota Surabaya
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
T Technology > TH Building construction > TH437 Building--Cost control.
T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Arvian Zanuardi
Date Deposited: 15 Mar 2018 03:29
Last Modified: 15 Mar 2018 03:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50006

Actions (login required)

View Item View Item