Analisis Sistem Tenaga dan Redesign Tower Crane Potain MD 900

Bestari, Intan Kumala (2018) Analisis Sistem Tenaga dan Redesign Tower Crane Potain MD 900. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2113100069_Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tower crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkut material secara vertikal dan horizontal ke suatu tempat yang tinggi pada ruang gerak yang terbatas. Cara kerja tower crane adalah dengan mengangkat material yang akan dipindahkan, memindahkan secara horizontal, kemudian menurunkan material di tempat yang diinginkan. Prinsip yang digunakan dalam menentukan beban yang mampu diangkut oleh tower crane adalah berdasarkan prinsip momen. Semakin berat beban yang harus diangkut, maka radius operasi yang dicapai menjadi semakin kecil. Semakin dekat posisi beban yang diangkat dengan tiang tower crane, maka semakin aman pula kemampuan tower crane untuk mengangkat beban tersebut. Berdasarkan studi lapangan yang telah dilakukan di PT.DPS Surabaya tower crane dengan kapasitas angkat 50 ton pada jarak lengan 21,10 meter hanya mampu mengangkat beban sebesar 40 ton. Sedangkan pada spesifikasi tower crane Potain MD 900 pada jarak lengan yang sama yaitu 21,10 meter beban yang dapat diangkut sebesar 50 ton. Dalam menentukan daya motor pada tower crane selain gaya berat (gaya statis) dari beban angkat juga terjadi percepatan (gaya dinamis) yang perlu diperhitungkan. Oleh karena perbedaan nilai dari daya motor terhadap kapasitas angkat ini maka pada tugas akhir ini akan dilakukan perhitungan baik secara statis maupun dinamis. Agar dapat diketahui seberapa besar perbedaan hasil dari kedua metode tersebut terhadap nilai daya motor. Selain itu perlu juga dilakukan analisis dan juga redesign pada gearbox agar didapat harga gearbox yang lebih murah. Pada tugas akhir ini terdapat 2 tahapan, yaitu tahap analisis pada perhitungan dinamis maupun statis dalam menentukan daya motor dan rasio gearbox yang dibutuhkan dengan kondisi tower crane saat ini. Kemudian setelah analisis, dilakukan redesign pada komponen hoisting yaitu tali baja, pulley dan drum untuk meningkatkan kemampuan angkat tower crane dan juga memperkecil nilai rasio gearbox. Hasil perhitungan daya motor dengan kapasitas angkat maksimum sebesar 50 ton pada perhitungan statis didapatkan daya sebesar 88 kW sedangkan pada perhitungan dinamis didapatkan daya sebesar 110 kW. Pada desain lama dengan rope reeving 2/1 dan kapasitas 40 ton, dengan perhitungan dinamis didapat daya motor 88 kW dan rasio gearbox sebesar 76,76 sedangkan pada hasil redesign dengan rope reeving 8/1 dan kapasitas 50 ton didapat daya motor 110 kW dan rasio gearbox sebesar 10,5. ========================================================================================================== Tower crane is an equipment that used to transport materials vertically and horizontally to a higher place in limited space. The work of tower crane is by lifting materials that wanted to be moved, transporting it horizontally, then putting it down to the desired place. To decide whether the tower crane able to transport certain load, principle of moment is to be used. The heavier the load, the smaller operation radius that has to be achieved. The closer the lifted load to the tower crane pole, the safer for tower crane to lift the load. Based on field study on PT. DPS Surabaya, tower crane with lift capacity of 50 tons and arm of 21,10 meters can only lift 40 tons load. As to tower crane Potain MD 900 specification with same arm length, 21,10 meters, can lift 50 tons load. In order to decide motor power, beside weight force (static force) from the lifted load, acceleration (dynamic force) need to be calculated. The difference between the motor power and lift capacity is the reason for this research to be calculated both statically and dynamically, to find how much the difference of the results between both of the methods to motor power value. Also, analysis and redesign of the gearbox are needed to achieve cheaper gearbox. This final project has 2 steps, which are analysis to dynamic and static calculation to decide motor power and gearbox ratio needed by current tower crane condition. Next step, redesign the hoisting components such as steel rope, pulley, and drum to increase tower crane lift ability and to decrease gearbox ratio. Calculation results of the motor power with maximum lift capacity of 50 tons are 88 kW using static calculation and 110 kW using dynamic calculation. On the old design with rope reeving 2/1 and capacity of 40 tons, resulted to motor power of 88 kW using dynamic calculation and gearbox ratio of 76,76. After the redesign with rope reeving 8/1 and capacity of 50 tons, resulted to motor power of 110 kW and gearbox ratio of 10,5.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: motor power, drum rotation, gearbox ratio
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Bestari Intan Kumala
Date Deposited: 09 Apr 2018 02:58
Last Modified: 15 May 2018 02:18
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50552

Actions (login required)

View Item View Item