Pengaruh Variasi Jumlah Layer Cat Epoksi Terhadap Daya Lekat dan Tingkat Blistering pada Material Api 5L di Lingkungan Avtur

Wafda, Hakimul (2018) Pengaruh Variasi Jumlah Layer Cat Epoksi Terhadap Daya Lekat dan Tingkat Blistering pada Material Api 5L di Lingkungan Avtur. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02511440000065-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pipa baja karbon adalah salah satu jenis pipa yang memiliki fungsi sentral di berbagai jenis industri, contohnya sebagai penyalur pada industri migas. Meski begitu, pipa baja karbon memiliki beberapa kelemahan antara lain kekerasannya rendah, tidak tahan aus, dan memiliki ketahanan korosi yang tidak begitu baik pada berbagai lingkungan. Pada umumnya proses korosi tidak dapat dihentikan sama sekali karena merupakan suatu proses alami yang akan terjadi saat suatu logam kontak dengan lingkungannya. Namun, ada alternatif pencegahan korosi yang penggunaannya disesuaikan dengan jenis peralatan, tempat, serta jenis lingkungan korosif. Salah satu metodenya adalah dengan pelapisan (coating) organik. Coating memiliki fungsi utama untuk memberikan perlindungan yaitu penghalang antara substrat dan lingkungan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fungsi coating dengan perlakuan variasi lapisan ketebalan. Variasi lapisan ketebalan (layer) yang digunakan yaitu 3 layer, 6 layer, 9 layer, dan 12 layer. Coating yang digunakan menggunakan 2 komponen yaitu cat primer sebagai komponen A dan binder (curing agent) sebagai komponen B. Pelarut (solvent) menggunakan thinner khusus. Epoxy dicampur hardenernya dengan perbandingan (4:1) serta menambahkan pelarut atau thinner kemudian akan digunakan untuk menutupi bahan substrat baja karbon API 5L Grade B pada kondisi lingkungan pipa sesungguhnya yaitu lingkungan fluida avtur. Semprotan konvensional digunakan dalam aplikasi cat. Morfologi lapisan diselidiki dengan SEM (Scanning Electron Microscopy-E). Untuk mengevaluasi fungsi coating pengujian immersion, adhesion, dan GC-MS (gas chromatography-mass spectoscopy) diterapkan. Dari pengujian dan analisa didapatkan jumlah layer paling sedikit yaitu 3 layer memiliki nilai daya lekat yang paling tinggi dengan nilai yaitu 13,38 MPa. Nilai daya lekat terendah didapatkan pada jumlah layer paling banyak yaitu 12 layer dengan besar 7,30 MPa hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi jumlah layer cat mengakibatkan daya lekat cat akan semakin menurun dan tingkat blistering dari cat akan semakin banyak. =============

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: avtur, blistering, daya lekat, layer, pelapisan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.74 Corrosion and anti-corrosives
T Technology > TS Manufactures > TS699 Powder coating of metals
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Wafda Hakimul
Date Deposited: 01 Dec 2018 16:30
Last Modified: 01 Dec 2018 16:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/53084

Actions (login required)

View Item View Item