Analisis Pengaruh Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Tempering Terhadap Kekerasan Baja AISI 1045 Yang di-Hardening untuk Aplikasi Poros Mesin Uap

Musyaffa', Nabil (2019) Analisis Pengaruh Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Tempering Terhadap Kekerasan Baja AISI 1045 Yang di-Hardening untuk Aplikasi Poros Mesin Uap. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of Nabil Musyaffa'_0251154000010_Undergraduate Theses.pdf]
Preview
Text
Nabil Musyaffa'_0251154000010_Undergraduate Theses.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Poros atau Shaft adalah salah satu bagian terpenting pada instalasi gilingan II Pabrik Gula Gending, dimana shaftberfungsi sebagai penyalur gaya mesin uap dengan mesin penggilingan bertahap tersebut. Normalnya, rata-rata umur pakai poros mesin uap adalah lima tahun. Akan tetapi ditemui kegagalan pada poros mesin ketika baru beroperasi 1 tahun . Kegagalan pada poros tersebut adalah berupa patahdisebabkan karena adanya beban yang berulang beruparotating bending. Material standar Poros Mesin Uap yang gagal tersebut adalah ASSAB 705. Namun, hasil dari pengujian komposisi kimia didapatkan material berupa AISI 1045. Nilai kekerasan material ini tidak memenuhi standar untuk aplikasi poros mesin uap, yaitu 202 VHN (terlalu rendah untuk dikonversi ke satuan HRC) sedangkan menurut standar ASSAB seharusnya sebesar 310 – 372 VHN (31 – 38 HRC). Maka optimalisasi sifat mekanik material tersebut perlu dilakukan, yaitu menggunakan perlakuan panas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekerasan dari baja AISI 1045 sebagai aplikasi poros mesin uap sehingga kegagalan dapat diminimalisir. Proses perlakuan panas yang dilakukan adalah proses hardening dengan temperatur 845oC dan holding time 30 menit. Setelah melakukan proses hardening, spesimen diberi perlakuan tempering dengan tiga variabel holding time, yaitu 60, 120 dan 240 menit dengan masing-masing terdapat dua variabel temperatur, yaitu 427oC dan 482oC.Hasil proses perlakuan panaskemudian diuji kekerasan,metalografi,dan keausan,. Nilai kekerasan optimum dari material adalah sebesar 369 HVN, yang dihasilkan dari proseshardening pada temperatur tempering 427 °C dan waktu tahan 1 jam.
=================================================================================================================================
Shaft is one of the most important parts of the Gending Sugar Mill II installation plant, where the shaft functions as a distributor of steam engine power to gradual milling machines. Usually, the average life span of a steam engine shaft is five years. However, failure was found on the engine shaft when it only operated for 1 year. Failure in the shaft is in the form of fracture due to repeated loads in the form of rotating bending The material of this shaft should be ASSAB 705. But, spectroscopy test shows that this shaft chemical composition is more suitable with AISI 1045 rather with the ASSAB 705 standard. This experiment is about heat treating AISI 1045 steel to make it suitable as steam engine shaft requirement standard. The heat treatment is waterquench hardening with temperature 845 oC in 30 minutes. Then the steel tempered with temperature 427oC and 482oC in 60 minutes,120 minutes and 240 minutes for each temperature. Metalography test shows that higher the tempering temperature and holding time, the martensite look fewer because it decomposed to be ferrite and bainite with some appearence of spheroid structure. . The higher tempering temperature, the lower the hardness property.The most optimum tempering temperature x is at a temperature of 427˚C with a value of hardness and each at 1 hour, 2 hours and 4 hours. The microstructure produced is in the form of lower bainite, austenite, and also martensite. At a temperature of 482˚C a spheroid structure with bainite is formed which forms in the form of upper bainite. The longer the hold time in the tempering process, the lower the hardness obtained .. The most optimal tempering holding time is for 1 hour with values of 369 HV and 324 HV at temperatures of 427˚C and 4820C, respectively.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSMt 671.36 Mus a-1 2019
Uncontrolled Keywords: AISI 1045, Perlakuan Panas, Kekerasan, Keausan, Shaft, heat treatment, hardness, wear resistant
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN752.I5 Steel--Heat treatment
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Nabil Musyaffa'
Date Deposited: 29 Apr 2024 05:53
Last Modified: 29 Apr 2024 05:53
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/65763

Actions (login required)

View Item View Item