Kajian Pengelolaan Limbah Medis dan Perancangan Ulang TPS B3 Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Gresik

Sulthony, Muhammad Hisyam (2019) Kajian Pengelolaan Limbah Medis dan Perancangan Ulang TPS B3 Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Gresik. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03211440000054-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
03211440000054-Undergraduate_Theses.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengelolaan limbah medis, mengingat besarnya dampak negatif yang akan ditimbulkan apabila limbah medis ini tidak ditangani secara tepat. Sebagai salah satu rumah sakit umum terbesar dan satu-satunya yang tergolong kelas B di Kabupaten Gresik, maka diperlukan adanya kajian pengelolaan limbah medis dengan menyesuaikan pada aturan-aturan terkait yaitu meliputi Peraturan Menteri Kesehatan No. 1204 Tahun 2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 56 Tahun 2015 tentang tata cara dan persyaratan teknis pengelolaan limbah B3 dari fasilitas pelayanan kesehatan. Pada penelitian ini, dilakukan pengukuran timbulan dan komposisi limbah padat medis, Kajian pengelolaan limbah radiologi, Kajian terhadap pengelolaan limbah medis, serta merencanakan strategi pengelolaan yang ideal berdasarkan aturan-aturan tersebut. Metode yang digunakan untuk mengetahui jumlah timbulan limbah medis padat adalah dengan teknik sampling berdasarkan SNI-19-3964-1995, selain itu ditentukan pula komposisi limbah medis padat yang dihasilkan dari tiap-tiap sumber di RSUD Ibnu Sina dengan pengulangan sebanyak 8 kali. Untuk perancangan ulang TPS B3 digunakan beberapa metode perhitungan sesuai dengan kebutuhan yang terdiri dari ventilasi berdasarkan SNI-03-6572-2001, penerangan berdasarkan SNI-03-6575-2001, detektor kebakaran berdasarkan SNI-03-3985-2000, dan APAR berdasarkan Permenakertrans RI No: PER.04/MEN/1980. Analisis dilakukan terhadap aspek teknis pada operasional pengelolaan yang sudah ada serta operasional TPS B3 yang terencana. Pengelolaan limbah medis padat di RSUD Ibnu Sina masih belum sempurna, hal ini diketahui dari adanya ketidaksesuaian terhadap peraturan yang berlaku terlebih pada tahap pewadahan dan pengumpulan. Khusus pada tahap penyimpanan diketahui bahwa pelayanan TPS B3 yang ada hanya mencukupi untuk nilai BOR terkini dari rumah sakit saja, tidak disesuaikan pada nilai BOR rumah sakit yang ideal. Oleh karena itu diajukan perencanaan pengelolaan untuk memperbaikinya seperti dengan menambah wadah, menyediakan troli yang lebih baik, serta akan dilakukan juga perancangan ulang TPS B3 RSUD Ibnu Sina agar di kemudian hari ketika telah tercapai BOR yang ideal, maka tidak akan menimbulkan permasalahan di tahap penyimpanan. Hasil pengukuran laju limbah padat medis di Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina terdiri dari limbah infeksius tidak tajam (1,065 kg / orang. hari, 65,48%), limbah infeksius tajam (0,187 kg / orang. hari, 15,45%), limbah patologis (1,076 kg / orang. hari, 17,29%), limbah bahan kimia (0,013 kg / orang. hari, 1,53%), dan limbah farmasi (0,001 kg / orang. hari, 0,24%). Dimensi penyimpanan sementara limbah beracun dan berbahaya yang didesain ulang adalah 6 x 7 x 3 m, dengan dimensi masing-masing ruang adalah 3 x 7 x 3 m.
Kata kunci : Pengelolaan, Pewadahan, Pengumpulan, Penyimpanan, Limbah medis, Timbulan, Perancangan ulang.
==============================================================================================================================
The purpose of this study is to assess the management of medical waste, due to the negative impact that will be generated if medical waste is not handled appropriately. As one of the largest and only public hospitals classified to class B in Gresik Regency, it is necessary to study the management of medical waste by adjusting to the related rules which include the Minister of Health Regulation No. 1204 of 2004 about the environmental health requirements of hospitals and Regulation of the Minister of Environment and Forestry No. 56 of 2015 about procedures and technical requirements for the management of toxic and hazardous waste from health-care facilities. In this study, measurements of the generation and composition of medical solid waste, evaluation of radiological waste management, evaluation of medical waste management, and planning of an ideal management strategy based on these rules. The method used to determine the amount of solid medical waste generation is by sampling technique based on SNI-19-3964-1995, furthermore it also determined the composition of solid medical waste generated from each source at Ibnu Sina Regional General Hospital with repetitions of 8 times. For the redesign of toxic and hazardous waste temporary storage several calculation methods are used in accordance with the requirements which consist of ventilation based on SNI-03-6572-2001, lighting based on SNI-03-6575-2001, fire detectors based on SNI-03-3985-2000, and fire extinguisher based on Permenakertrans RI No: PER.04 / MEN / 1980. Analysis is carried out on the technical aspects of existing management operations and planned toxic and hazardous waste temporary storage operations. The management of solid medical waste in Ibnu Sina regional Public Hospital is still not perfect, it is known from the existence of non-conformity to the rules that apply especially at the stage of packaging and collecting. Furthermore, at the storage stage it is known that the service of existing toxic and hazardous waste temporary storage is only sufficient for the current BOR value of the hospital, not adjusted for the ideal hospital BOR value. Therefore a management plan was proposed to improve it, such as by adding medical waste bin, and providing a better trolley. and a redesign of toxic and hazardous waste temporary storage General Hospital Ibnu Sina will be made so that later when the ideal BOR has been reached, it will not cause problems in the storage stage. The result of measurement of the rate of medical waste solid waste in Ibnu Sina regional Public Hospital consist of non-sharp infectious waste (1.065 kg / person. day, 65.48%), sharp infectious waste (0.187 kg / person. day, 15.45%), pathological waste (1.076 kg / person. day, 17.29%) , chemical waste (0.013 kg / person day, 1.53%), and pharmaceutical waste (0.001 kg / person. day, 0.24%). The dimension of redesigned toxic and hazardous waste temporary storage is 6 x 7 x 3 m, with dimension for each room is 3 x 7 x 3 m.
Keywords: Management, Packaging, Collecting, Storage, Medical waste, Generation, Redesign.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSL 628.3 Sul k-1 2019
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan, Pewadahan, Pengumpulan, Penyimpanan, Limbah medis, Timbulan, Perancangan ulang.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Hisyam Sulthony
Date Deposited: 18 Jul 2024 02:29
Last Modified: 18 Jul 2024 02:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/67331

Actions (login required)

View Item View Item