Pengentasan Kawasan Permukiman Kumuh Berbasis Masyarakat di RW 07 Kelurahan Wonokuusmo Kecamatan Semampir Kota Surabaya

.Herman, Herman (2019) Pengentasan Kawasan Permukiman Kumuh Berbasis Masyarakat di RW 07 Kelurahan Wonokuusmo Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 08211540003041-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
08211540003041-Undergraduate_Theses.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan dengan lingkungan hunian yang berstatus tidak layak huni. Kota surabaya berdasarkan SK walikota no. 188.45/143/436.1.2/2015 masih memiliki kawasan permukiman kumuh yang tersebar di 26 Kelurahan, menindaklanjuti masalah tersebut sudah dilakukan berbagai upaya penaganan salah satunya adalah pelaksanaan program KOTAKU yang terdapat di RW 07 Kelurahan Wonokusumo, yang merupakan program dari kementerian PUPR dengan fokusan kerja untuk pengentasan kawasan kumuh. Penelitian ini dilakukan untuk upaya pengentasan permukiman kumuh melalui peningkatan partisipasi masyarakat pada berbagai program pengentasan permukiman kumuh yang berbasis masyarakat. Penelitian ini terdiri dari tiga sasaran, sasaran pertama penelitian ini adalah menentukan karakteristik kekumuhan permukiman RW 07 Kelurahan Wonokusumo menggunakan teknik skoring berdasarkan hasil data kuesioner pada 100 responden di RW 07, sasaran kedua adalah mengetahui tingkat dan bentuk partisipasi mayarakat menggunakan taknik analisis skoring, analisis skoring digunakan untuk menghitung bobot nilai skor pada tangga Arnstein dan persentase masing-masing bentuk partisipasi. Pada sasaran ketiga melihat hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dengan karakteristik permukiman kumuh menggunakan teknik analisis crosstab sehingga menggambarkan terdapat tidaknya hubungan antara karakteristik permukiman kumuh dengan bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat di RW 07 Kelurahan Wonokusumo, sedangkan sasaran keempat merumuskan arahan pengentasan kawasan permukiman kumuh berbasis masyarakat menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa permukiman RW 07 Kelurahan Wonokusumo masih tergolong pada kekumuhan sedang dan tingkat partisipasi masyarakat pada pelaksanaan program KOTAKU di RW 07 Kelurahan Wonokusumo masih tergolong rendah yang berada pada tangga tingkat partisipasi ke-3 dan bentuk partisipasi pada umumnya adalah berupa bentuk barang. Bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan karakteristik permukiman kumuh di RW 07 Kelurahan Wonokusumo, arahan yang dapat dilakukan adalah berupa pemberdayaan terutama pada masyarakat yang masih peroduktif untuk berperan aktif dalam beberapa bentuk kegiatan pengentasan permukiman kumuh, peningkatan sosialisasi serta pendampingan guna meningkatkan kepedulian dan kemampuan masyarakat dalam menagatasi permasalahan permukiman kumuh. =====================================================================================================================================
Slum is not a habitabel residential area. Based on the mayor's decree in 2015, Surabaya City has slum areas scattered in 26 urban villages. Various efforts have been carried out, one of them is the implementation of the KOTAKU program in Wonokusumo Village held by the Ministry of Public Works and Housing as a program for slums eradication. This research emphasize on the efforts to eradicate slums through increasing community participation in various community-based slum eradication programs. The first objective of this research is to determine the characteristics of residential slumness in RW 07 Wonokusumo village using scoring technique based on the results of questionnaire data from 100 respondents in respective region, the second objective is to acknowledge the level and form of community participation using scoring analysis techniques. The scoring analysis used to calculate scores on the Arnstein ladder and the percentage of each type of participation. The third objective is to see the relationship between the level of community participation and the characteristics of slum settlements using crosstab analysis techniques to illustrate the relationship between the characteristics of slums with the type and level of community participation in RW 07 Wonokusumo Village. The last objective is to formulates community-based slum eradication guidance using triangulation techniques. The results of this research indicates that RW 07 settlements in Wonokusumo sub-district are still classified as moderate slum and the level of community participation in the implementation of the KOTAKU program in RW 07 Wonokusumo Sub-District is still low which is on the 3rd level of participation and the type of participation is in classified in the form of goods.The type and level of community participation do not have a significant relationship with the characteristics of slums in RW 07 Wonokusumo village, the guidance of slum eradication is suggested through empowerment especially for productive age group to play an active role in eradicating slums, increase socialization and take part to improve the ability of community to overcome the problems of slums.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: permukiman kumuh, bentuk dan tingkat Partisipasi Masyarakat
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN690.5 Slums
H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - Herman
Date Deposited: 10 Aug 2026 01:26
Last Modified: 10 Aug 2026 01:26
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/67511

Actions (login required)

View Item View Item