Hambali, Fariz (2019) Pengukuran Beban Kerja Dengan Metode Full Time Equivalent Untuk Menentukan Jumlah Kebutuhan Pegawai; Studi Kasus Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Preview |
Text
02411440007003-Undergraduate_Theses.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
Analisis beban kerja diperlukan pada sebuah organisasi untuk menentukan kategori beban kerja tiap jabatan apakah daam range underload, normal atau overload. Pada penelitian ini, dengan menentukan beban kerja diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pegawai pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya (Dinkominfo Surabaya). Dalam menentukan beban kerja, perlu mengidentifikasi proses bisnis pada Dinkominfo Surabaya. Dalam hal ini dilakukan pemetaan aktivitas pada setiap jabatan dengan strategi Plan, Do, Check, Action (PDCA) pada Dinkominfo Surabaya. Pada setiap aktivitas dilaksanakan oleh jabatan yang berbeda. Setiap jabatan akan dilakukan perhitungan beban kerja dengan menggunakan Full Time Equivalent (FTE). Dengan menghitung beban kerja dengan menggunakan metode FTE dapat mengetahui beban kerja pada masing-masing jabatan. Selain itu, dengan menggunakan metode FTE dapat menghasilkan rekomendasi jumlah kebutuhan pegawai yang dapat diterapkan di Dinkominfo Surabaya. Pegawai eksisting pada Dinkominfo Surabaya untuk jabatan pegawai pelaksana adalah 196 orang pegawai. Sedangkan total pengurangan pegawai sebanyak 92 orang pegawai untuk berjalan proses kerja di Dinkominfo Surabaya dan berdasarkan hasil rekomendasi kebutuhan pegawai adalah 104 orang pegawai pelaksana PNS dan Non-PNS untuk berjalannya proses bisnis di Dinkominfo Surabaya.
=============================================================================================================================
Workload analysis is needed for an organization to determine the workload category for each position, whether it falls within the underload, normal, or overload range. In this study, determining the workload is expected to meet the employee needs of the Surabaya Communication and Information Office. In determining the workload, it is necessary to identify the business processes at the Surabaya Communication and Information Office. In this case, activity mapping is carried out for each position using the Plan, Do, Check, Action (PDCA) strategy at the Surabaya Communication and Information Office, with each activity carried out by a different position. Each work position is then calculated using the Full Time Equivalent (FTE) method. Calculating the workload using the FTE method makes it possible to determine the workload of each position. In addition, the FTE method can produce recommendations regarding the number of employees needed at the Surabaya Communication and Information Office. The current number of employees at the Surabaya Communication and Information Office for the executive staff position is 196 employees. Meanwhile, a total reduction of 95 employees is needed to run the work processes at the Surabaya Communication and Information Office, and based on the employee needs recommendation, the required number is 101 employees, consisting of both civil servant (PNS) and non-civil servant (Non-PNS) employees to carry out the business processes at the Surabaya Communication and Information Office.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
