Konsep Partisi Ruang, Waktu Dan Pengalihan Dalam Perancangan Kembali Ruang Kerja Gedung Balai Kota Banjarbaru

Perdana, Adithea Syaputra (2019) Konsep Partisi Ruang, Waktu Dan Pengalihan Dalam Perancangan Kembali Ruang Kerja Gedung Balai Kota Banjarbaru. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of Tesis Repository ITS 2019.pdf]
Preview
Text
Tesis Repository ITS 2019.pdf

Download (63MB) | Preview

Abstract

Perkembangan pada sebuah kota sangatlah berakibat langsung kepada perilaku kerja penduduknya. Kondisi tersebut merupakan hubungan timbal balik yang menyebabkan perilaku gejala stres terhadap pekerja. Upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara arsitektural yaitu dengan memodifikasi lingkungan atau ruang kerjanya. Lingkungan atau ruang kerja kemungkinan memiliki beberapa unsur rancangan yang bisa mempengaruhi perilaku pekerjanya. Pada objek rancang yang dipilih yaitu gedung Balai Kota Banjarbaru yang merupakan bangunan cagar budaya karena memiliki langgam kolonialisme. Sehingga dibutuhkan rancangan ruang kerja yang dapat menurunkan tingkat stres atau jenuh tersebut dan dalam mewujudkannya dibutuhkan metodemetode dalam proses perancangannya. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah arsitektur perilaku yang fokus kepada hubungan antara perilaku stres dengan lingkungan kerja. Kemudian dipilihlah objek Ruang Kerja Gedung Balai Kota Banjarbaru karena sebagai pusat pemerintahan kota yang memonitor perkembangan kota dan juga memiliki aspek lain yaitu sebagai bangunan cagar budaya. Di dalamnya akan ditentukan elemenelemen rancangan yang menyangkut tentang persepsi ruang, waktu, dan pengalihan kerja seseorang yang mempengaruhi perilaku gejala stres seorang pekerja pada kondisi dan waktu tertentu. Metode perancangan utama yang adalah force-based framework. Selanjutnya menggunakan metode lain di dalamnya seperti metode brainstorming dan synectic dalam pelaksanaan metode utamanya. Metode-metode tersebut menjadikan kegiatan merancang ini sebagai participatory design. Hasil tesis perancangan ini adalah rancangan ruang kerja dan ruang partisi yang terintegrasi dengan fasad bangunan yang adaptif dan fleksibel sehingga menciptakan dinamika didalam ruang kerja. Dinamika ini membuat suasana dan nuansa yang berubah-ubah berdasarkan faktor ruang luar (iklim, pencahayaan dan penghawaan, dsb) dan faktor kejenuhan pekerja (perilaku gejala stres) yang berdampak kepada keinginan atau kesepakatan dalam merubah suasana atau nuansa. Dalam upaya mempertahankan nilai cagar budaya menggunakan konsep “time-framing” sehingga nilai tersebut tidak hanya sebagai syarat tetapi sebagai ruang yang bisa dirasakan suasana atau nuansanya secara keseluruhan.
=====================================================================================================================================
Developments in a city have a direct impact on the working behavior of the population. This condition is a reciprocal relationship that causes behavioral symptoms of stress on workers. Efforts can be made to solve these problems in the field of architecture by modifying the environment or workspace. The environment or workspace may have some design elements that can affect the behavior of its workers. The selected object design is the Banjarbaru City Building which is a cultural heritage building because it has a colonialism style. So it takes a design work that can reduce stress or saturation levels and requires methods in the design process. The approach that will be used is a behavioral architecture that focuses on the relationship between stress behavior and the work environment. Then, the object of the Banjarbaru City Hall Building was chosen because it was the center of the city government that monitored the development of the city and also had other aspects, namely as a cultural heritage building. In it will be determined design elements concerning the perception of space, time, and the transfer of one's work that affects the behavior of stress symptoms of a worker at certain conditions and times. The main design method is the force-based framework. Then use other methods in it such as brainstorming and synectic methods in implementing the main method. These methods make this design activity as participatory design process. The results of this design thesis are the design of workspace and partition space that are integrated with building facades that are adaptive and flexible so as to create dynamism in the workspace. This dynamism makes the atmosphere and nuance change based on outside space factors (climate, lighting and airing, etc.) and the saturation factor of workers (behavioral symptoms of stress) that have an impact on desires or agreements in changing the atmosphere or nuance. In an effort to maintain the value of cultural heritage using the concept of "time framing" so that the value is not only a condition but as a space that can be felt by the atmosphere or the nuance as a whole.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: perilaku, cagar budaya, rancangan partisipasi, adaptif dan fleksibel.
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA2542.36 Sustainable architecture
N Fine Arts > NA Architecture > NA2941 Facades
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Perdana Adithea Syaputra
Date Deposited: 06 Aug 2026 01:49
Last Modified: 06 Aug 2026 01:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/69607

Actions (login required)

View Item View Item