Study Experimental Kavitasi Pada Propeller Wageningen C4-40

Widyanto, Hanung (2020) Study Experimental Kavitasi Pada Propeller Wageningen C4-40. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 04211746000018-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
04211746000018-Undergraduate_Thesis.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Propeller dalam prinsip kerjanya yaitu memindahkan dari tenaga rotasi menjadi daya dorong pada suatu fluida seperti air atau udara, daun propeller tersebut berperan sebagai sayap untuk menghasilkan gaya yang mengacu prinsip pada bernouli dan hukum gerak newton yang menghasilkan perbedaan tekanan antara permukaan depan dan belakang. Saat ini banyak kapal dilengkapi dengan CPP dan juga CPP ducted, baik untuk kapal maupun lepas pantai. Kinerja off-design dari CPP tidak hanya penting untuk performa powering kapal, namun juga untuk dynamic positioning dan manuver kapal tersebut. Disebabkan oleh kurangnya informasi pada sistematis untuk CPP dalam kasus tersebut, data B-series sering digunakan sebagai gantinya, baik untuk estimasi di tahap desain awal dan juga sebagai data akhir yang dikirim desain CPP baru yang spesifik, hanya karena tidak ada yang data lain yang tersedia kecuali data B-series. Dikarenakan adanya perbedaan tekanan pada daun menyebabkan terjadinya kavitasi, sedangkan kavitasi itu sendiri yaitu timbulnya atau terbentuknya gelembung-gelembung gas pada daun propeller dikarenakan tekanan menurun dibawah tekanan uap menyebabkan terjadi penguapan walaupun air belum menyentuh suhu 100 derajat celcius, itu di karenakan tekanan menurun dan suhu air untuk mendidih juga menurun. Apabila daun propeller mengalami kavitasi maka akan mengalami kerugian seperti terjadi kerusakan material pada daun, akan menurunnya efisiensi propeller sehingga daya dorong berkurang, terjadi kebisingan dan getaran. Dari getaran dan kebisingan tersebut maka adanya standar kenyamanan yang mengorbankan efisiensi baling-baling. Persyaratan yang saling bertentangan efisiensi dan kenyamanan memaksa desainer menyeimbangkan desain baling-baling berkenaan dengan kinerja kavitasi dan efisiensi, dan mengharuskan desainer untuk membayar lebih pada perbaikan baling-baling. Dengan diadakannya analisa kavitasi pada propeller pada c4-40 diharapkan mampu mendapatkan propeller yang terbaik.
=================================================================================================================================
Propeller in its working principle is moving from rotation power to thrust in a fluid such as water or air, the propeller leaves serve as a wing to produce a style that refers to the principle of bernouli and the laws of Newton's motion That produces a pressure difference between the front and rear surfaces. Nowadays many ships are equipped with the CPP and also the CPP ducted, both for ships and offshore. The off-design performance of the CPP is not only important for ship powering performance, but also for the dynamic positioning and maneuvering of the vessel. Due to the lack of information on systematic for the CPP in such cases, the B-series data is often used instead, both for estimation in the initial design phase and also as the final data sent by a new CPP-specific design, just because None of the other data available except the B-series data. Due to the difference of pressure on the leaves causing cavitation, while the cavitation itself is the emergence or formation of gas bubbles on the propeller leaves due to the pressure decreased under vapor pressure causing Evaporation occurs even though water has not touched the temperature 100 degrees Celsius, it is in because pressure decreases and the water temperature to boil also decreases. When the propeller leaves have cavitation, it will suffer losses such as material damage to the leaves, will decrease the propeller efficiency so that the thrust is reduced, noise and vibration occurs. From the vibration and noise, there is a standard of comfort that compromising propeller efficiency. The conflicting requirements of efficiency and convenience compel the designer to balance the propeller design with regard to cavitation performance and efficiency, and require designers to pay more on propeller repairs. With the cavitational analysis in the propeller on the C4-40 is expected to be able to obtain the best propeller.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSSP 623.873 Wid s-1 2020
Uncontrolled Keywords: Kavitasi, Propeller C4-40 series,CFD
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM731 Marine Engines
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Hanung Widyanto
Date Deposited: 22 Mar 2024 08:04
Last Modified: 22 Mar 2024 08:04
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/73513

Actions (login required)

View Item View Item