Perancangan Ulang Tata Letak dan Alokasi Gudang Bahan Baku dengan Metode Simulasi untuk Meminimalkan Biaya Handling Bahan Baku dari Pelabuhan ke Gudang

Prihanto, Boy Cahyo (2020) Perancangan Ulang Tata Letak dan Alokasi Gudang Bahan Baku dengan Metode Simulasi untuk Meminimalkan Biaya Handling Bahan Baku dari Pelabuhan ke Gudang. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 09211850015010-Master_Thesis.pdf]
Preview
Text
09211850015010-Master_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (14MB) | Preview

Abstract

Tingginya biaya handling bahan baku dari pelabuhan menuju gudang di PT. Petrokimia Gresik, telah mendorong penelitian ini untuk mencari solusi guna menurunkan biaya pada kegiatan bongkar bahan baku. Letak pabrik dan gudang bahan baku yang terpisah pisah, banyaknya gudang yang belum terhubung dengan belt conveyor serta jenis bahan baku yang beraneka ragam menjadi tantangan sendiri dalam mengoperasikan kegiatan bongkar agar lebih efisien. Tata letak serta alokasi kuantum bahan baku di gudang yang ada membuat biaya handling bahan baku tinggi, karena bahan baku yang slow moving berada dekat dengan lokasi produksi sedangkan bahan baku yang fast moving berada jauh dari lokasi produksi. Selain itu, perbedaan metode bongkar yang ada juga berpengaruh terhadap biaya bongkar yang dikeluarkan, penggunaan vessel crane dan dump truck akan meningkatkan biaya, sebaliknya penggunaan belt conveyor akan meminimalisir biaya handling bahan baku. Penelitian ini penting untuk dilakukan dengan tujuan mencari tata letak serta alokasi bahan baku yang memiliki biaya handling paling efisien. Langkah-langkah dalam penelitian ini meliputi (1) pengumpulan dan pengolahan data; (2) pembuatan model konspetual dan pembuatan model simulasi; (3) uji verifikasi dan uji validasi; (4) pengembangan skenario alternatif; (5) running simulasi berdasarkan skenario alternatif; (6) perbandingan skenario menggunakan uji anova serta analisis cost and benefit. Simulasi dilakukan dengan menggunakan software Arena 14.0. Hasil simulasi menunjukkan bahwa, perancangan ulang tata letak dan alokasi pada 5 gudang yang ada di Pabrik 2A dan Pabrik 2B adalah alternatif skenario yang terbaik. Skenario ini terbukti dapat meminimalkan biaya handling bahan baku dengan penghematan sebesar Rp 10.958.028.455 per tahun dengan ROI 108% dan Payback Period selama 0,48 tahun.
==================================================================================================================================
The high cost of raw materials handling from the port to the warehouses at PT. Petrokimia Gresik has encouraged this research to find solutions to reduce costs in raw material unloading activities. The location of factories and raw material warehouses that are separated from each other, the number of warehouses that are not yet connected with conveyor belts as well as the diverse types of raw materials become its own challenges in operating unloading activities to be more efficient. The layout and allocation of raw materials in the existing warehouse creates high cost of raw materials handling because slow moving raw materials are close to the production location, while fast moving raw materials are far from the production location. In addition, differences in the existing unloading methods also affects the cost of raw materials unloading, the use of vessel cranes and dump trucks will increase costs, otherwise the use of conveyor belts will minimize the cost of raw materials handling. This research is important to find the layout and allocation of raw materials that have the most efficient handling costs. The steps in this study include (1) data collecting and processing; (2) making conceptual and simulation models, (3) verification and validation tests; (4) developing alternative scenarios; (5) running simulations based on alternative scenarios; (6) comparing scenarios using anova test and cost and benefit analysis. The simulation is done using Arena 14.0 software. The simulation results show that the re-design layout and allocation of 5 warehouses in Factory 2A and Factory 2B is the best alternative scenario. This scenario is proven to be able to minimize the cost of raw materials handling with savings of Rp. 10.958.028.455 per year with an ROI of 108% and a Payback Period of 0,48 years.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMT 658.23 Pri p-1
Uncontrolled Keywords: Gudang, Tata letak, Biaya Handling Bahan Baku, Simulasi, Arena, Warehouse, Layout, Raw Material Handling Costs, Simulation, Arena
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD38.5 Business logistics--Cost effectiveness. Supply chain management. ERP
Divisions: Faculty of Business and Management Technology > Management Technology > 61101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Boy Cahyo Prihanto
Date Deposited: 18 Mar 2025 06:13
Last Modified: 18 Mar 2025 06:13
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/76446

Actions (login required)

View Item View Item