Studi Eksperimen Dan Analisa Pengaruh Magnesium Oksida Terhadap Wear Rate Dan Cofficient Of Friction Pada Komposit Resin Epoxy Dan Serbuk Abu Sekam Padi

Putra, Putu Jestya Anggrawan Yunantara (2021) Studi Eksperimen Dan Analisa Pengaruh Magnesium Oksida Terhadap Wear Rate Dan Cofficient Of Friction Pada Komposit Resin Epoxy Dan Serbuk Abu Sekam Padi. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02111440000028-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02111440000028-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

Salah satu komponen yang penting pada kendaraan bermotor adalah rem. Ada dua jenis struktur bantalan rem, yaitu asbes dan non-asbes. Asbestos membahayakan bagi kesehatan manusia apabila debunya dihirup serta kurang pakem dalam keadaan panas sehingga industri otomotif mulai mencari penggantinya. Dalam membuat kampas rem, bahan yang digunakan sebaiknya selalu tersedia terus menerus dan tidak akan punah. Salah satunya adalah memanfaatkan limbah sekam padi. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa abu sekam padi memiliki banyak kandungan silika yang berarti memiliki kekerasan, sifat tahan aus, ketahanan termal dan kekakuan yang tinggi. Salah satu bahan yang dapat digunakan dalam pembuatan kampas rem adalah magnesium oksida. Semakin bertambahnya persentase magnesium oksida (MgO) maka semakin meningkat pula koefisien gesek yang dihasilkan. Sehingga diharapkan penambahan magnesium oksida dapat mengatasi kelemahan komposit tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan magnesium oksida (MgO) terhadap wear rate dan coefficient of friction dari komposit serbuk abu sekam padi dan resin epoxy yang nantinya dapat digunakan sebagai acuan alternatif komposit pengganti kampas rem yang sudah ada dipasaran. Pengujian dilakukan dengan menggunakan tribometer pin on disk dengan variasi komposit serbuk abu sekam padi dan resin epoxy pada pin berupa penambahan serbuk magnesium oksida (MgO) dengan perbandingan volume yang berbeda serta dibandingkan dengan kampas rem di pasaran. Kecepatan putar yang digunakan adalah sebesar 90 rpm dengan pembebanan 2 kg dan panjang lintasan 1000 m. Pengujian dilakukan masing-masing 3 kali untuk setiap variasi serbuk magnesium oksida (MgO) dengan pembebanan, kecepatan, dan jarak lintasan yang konstan. Proses selanjutnya yaitu mengamati dan menganalisa wear rate dan coefficient of friction.
Penelitian kampas rem jenis non- asbestos dengan komposisi serbuk abu sekam padi, magnesium oksida dan resin epoxy diharapkan bisa sebagai kampas rem alternatif sebagai pengganti kampas rem jenis asbestos karena kampas rem asbestos memiliki kekurangan tidak ramah lingkungan dan kampas rem tidak dapat bekerja dengan suhu diatas 200o C. Maka dari itu dibutuhkannya kampas rem alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti kampas rem asbestos.
===================================================================================================================================
One of the important components in a motorized vehicle is the brake. There are two types of brake pad structures, namely asbestos and non-asbestos. Asbestos is dangerous to human health if the dust is inhaled and it is not gripping when it is hot, so the automotive industry has started looking for a replacement. In making brake pads, the komposits used should always be available continuously and will not be extinct. One of them is utilizing rice husk waste. Previous studies have shown that rice husk ash has a lot of silica content which means it has high hardness, wear resistance, thermal resistance and stiffness. One of the materials that can be used in the manufacture of brake pads is magnesium oxide. The higher the percentage of magnesium oxide (MgO), the higher the resulting coefficient of friction. So it is hoped that the addition of magnesium oxide can overcome the weaknesses of these composites.
This study aims to determine the effect of adding magnesium oxide (MgO) on the wear rate and coefficient of friction of rice husk ash powder and epoxy resin which later can be used as an alternative reference for brake pad replacement komposits that are already on the market. The test was carried out using a pin on disk tribometer with various komposits of rice husk ash powder and epoxy resin on the pin in the form of the addition of magnesium oxide (MgO) powder with a different volume ratio and compared to brake pads on the market. The rotational speed used is 90 rpm with a load of 2 kg and a track length of 1000 m. The test is carried out 3 times each for each variation of magnesium oxide (MgO) powder with constant loading, speed and travel distance. The next process is observing and analyzing the wear rate and the coefficient of friction.
Research on non-asbestos type brake pads with a composition of rice husk ash powder, magnesium oxide and epoxy resin is expected to be an alternative brake lining as a substitute for asbestos brake pads because asbestos brake pads have disadvantages that are not environmentally friendly and brake pads can not work when the temperature is above 200o C. Therefore, an alternative brake lining is needed that can be used as a substitute for asbestos brake pads.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSM 620.118 Put s-1 2021
Uncontrolled Keywords: laju keausan, koefisien gesek, serbuk abu sekam padi, epoxy, magnesium oksida (MgO), wear rate, coefficient of friction, rice husk powder, epoxy
Subjects: T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics > TL240.5 Composite materials
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 20 Jun 2023 07:49
Last Modified: 20 Jun 2023 07:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/98147

Actions (login required)

View Item View Item