Model Sistem Dinamik Untuk Peningkatan Efisiensi Pengelolaan Sampah Dengan Menerapkan Konsep Waste To Renewable Energy

Nathania, Fidela (2024) Model Sistem Dinamik Untuk Peningkatan Efisiensi Pengelolaan Sampah Dengan Menerapkan Konsep Waste To Renewable Energy. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5026201131-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5026201131-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only until 1 October 2026.

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Pengelolaan sampah dan penyediaan energi terbarukan merupakan dua isu penting dalam pembangunan berkelanjutan. Surabaya sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia menghadapi tantangan dalam menangani sampah serta memenuhi kebutuhan energinya. Kota Surabaya memproduksi sekitar 1.500 ton sampah per hari dan sebagian besar sampah dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo yang sudah menggunakan teknologi landfill gas recovery untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini mengevaluasi dan menganalisis tiga skenario untuk mengolah sampah menjadi listrik di Surabaya. Tujuannya adalah menemukan rekomendasi untuk meningkatkan rasio pemenuhan listrik dan efisiensi biaya melalui model sistem dinamik. Pemodelan yang telah divalidasi terhadap variabel-variabel kunci mengungkapkan bahwa penambahan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berkapasitas 12 MW di TPS 3R dan pengembangan Solar Cell secara signifikan meningkatkan produksi listrik, mencapai output total sebesar 206.403.000 kWh per tahun pada tahun 2035. Skenario ini menunjukkan peningkatan produksi listrik sebesar 44,3% dan rasio efisiensi biaya sebesar 22,5%. Skenario optimalisasi transportasi sampah berhasil mengurangi biaya transportasi sekitar 12,74% pada tahun 2024, dengan biaya produksi listrik rata-rata tahunan terendah. Namun, skenario ini tidak secara signifikan meningkatkan rasio pemenuhan listrik. Skenario gabungan penambahan PLTSa dan optimalisasi transportasi menghasilkan peningkatan produksi listrik dan rasio pemenuhan listrik tertinggi sebesar 21,75% pada tahun 2029, dengan rasio efisiensi biaya rata-rata tahunan sebesar 21,96%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa skenario penambahan PLTSa dan Solar Cell adalah skenario yang paling optimal dalam meningkatkan rasio pemenuhan listrik dan efisiensi biaya, memberikan manfaat cepat dan substansial bagi pengelolaan sampah dan upaya energi terbarukan di Surabaya.
===============================================================================================================================
Waste management and the provision of renewable energy are two important issues in sustainable development. Surabaya, as one of the largest cities in Indonesia, faces challenges in handling waste and meeting its energy needs. The city of Surabaya produces around 1,500 tons of waste per day and most of the waste is disposed of at the Benowo Final Disposal Site (TPA) which uses landfill gas recovery technology to produce electricity. This research evaluates and analyzes three scenarios for processing waste into electricity in Surabaya. The aim is to find recommendations for increasing the electricity fulfillment ratio and cost efficiency through dynamic system models. Modeling that has been validated on key variables reveals that the addition of a Waste Power Plant (PLTSa) with a capacity of 12 MW at TPS 3R and the development of Solar Cells significantly increases electricity production, reaching a total output of 206,403,000 kWh per year in 2035. Scenario this shows an increase in electricity production of 44.3% and a cost efficiency ratio of 22.5%. The waste transportation optimization scenario succeeded in reducing transportation costs by around 12.74% in 2024, with the lowest average annual electricity production costs. However, this scenario does not significantly increase the electricity fulfillment ratio. The combined scenario of adding PLTSa and optimizing transportation results in increased electricity production and the highest electricity fulfillment ratio of 21.75% in 2029, with an average annual cost efficiency ratio of 21.96%. This research concludes that the scenario of adding PLTSa and Solar Cells is the most optimal scenario in increasing the electricity supply ratio and cost efficiency, providing immediate and substantial benefits for waste management and renewable energy efforts in Surabaya

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan Sampah, Model Sistem Dinamik, Waste to Renewable Energy,Kota Surabaya, Energi Terbarukan, aste Management, Dynamic System Model, Waste to Renewable Energy, Surabaya City, Renewable Energy
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.62 Decision support systems
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Fidela Nathania
Date Deposited: 24 Jul 2024 01:55
Last Modified: 24 Jul 2024 01:55
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/108668

Actions (login required)

View Item View Item