Analisis Penerapan Reverse Logistics Pada Industri ELV (End of Life Vehicle) untuk Manufaktur Baja: Tinjauan Transportasi Laut

Jaya, I Nyoman Tulus Putra (2025) Analisis Penerapan Reverse Logistics Pada Industri ELV (End of Life Vehicle) untuk Manufaktur Baja: Tinjauan Transportasi Laut. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5021201028_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5021201028_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Manufaktur baja merupakan salah satu industri yang memiliki utilisasi rendah di Indonesia dengan tingkat produksi yang belum mencukupi tingkat konsumsi baja nasional. PT Krakatau Steel sebagai salah satu perusahaan baja utama di Indonesia memiliki tingkat produksi hanya 40% dari kapasitas setiap tahunnya. Sulitnya dalam memperoleh bahan baku menjadi penyebab rendahnya penggunaan kapasitas produksi, salah satunya adalah baja scrap. Galangan di Indonesia dapat menjadi potensi sebagai produsen bahan baku ini dengan proses ship recycling atau penutuhan kapal. Sayangnya, tingkat penutuhan kapal terutama kapal berbendera Indonesia pada galangan nasional masih rendah. Hanya 46% dari kapal berbendera Indonesia yang ditutuhkan dilakukan di Indonesia dalam 10 tahun terakhir yang membuat produksi baja scrap masih tergolong rendah. Penelitian dilakukan menggunakan metode benchmarking sebagai perbandingan biaya, regresi linear untuk melakukan peramalan, serta optimasi untuk menentukan moda pengiriman. Dalam penelitian ini akan dihasilkan jumlah baja scrap dari kapal berbendera Indonesia yang ditutuhkan baik di Indonesia maupun luar negeri serta proyeksi jumlah kapal dan baja scrap untuk 10 tahun kedepan. Selain itu juga dihasilkan model distribusi baja scrap dari galangan yang mendapatkan izin penutuhan menuju PT Krakatau Steel serta potensi peningkatan jumlah baja yang diproduksi menggunakan baja scrap hasil penutuhan kapal. Hasil analisis menunjukkan bahwan rata-rata biaya pengiriman baja scrap sebersar Rp.148.000 per ton dan jika ditambahkan dengan harga beli yang ditetapkan PT.Krakatau Steel, maka harga baja scrap lebih kompetitif dibandingkan India, Bangladesh, dan Turki. Terjadi juga peningkatan produksi baja sebesar 856 ribu ton serta peningkatan pendapatan Rp.10,7 Triliun selama 10 tahun kedepan dengan menggunakan baja scrap hasil penutuhan.
==============================================================================================================================
Steel manufacturing is one of the underutilized industries in Indonesia with production level insufficient to cover national steel usage. PT Krakatau Steel as a major steel producer in Indonesia currently only utilizes 40% of its manufacturing capacity due to difficulty of procuring essential materials such as scrap metal. Indonesian shipyards have a potential to produce this material by ship recycling activity. Unfortunately, from all Indonesian-flagged ships recycled in the past 10 years, only 46% of it are recycled in Indonesia while the rest are recycled overseas which contributes for the low scrap metal production. This research is conducted using benchmarking for price comparison, linear regression for forecasting, and optimization methods to find optimal transportation. In this research, the amount of scrap metal produced by Indonesian-flagged ship recycling activities whether in Indonesia or overseas moved to Indonesia and projections of how many ships will be recycled and production of scrap metal from it for the next 10 years will be counted. This research also finds the optimal distribution of scrap metals from authorized shipyards to PT Krakatau Steel and steel production increase potential from using ship recycling-sourced scrap metal. Analysis result shows that the average carrying cost for scrap metal is Rp.148.000 per ton and if added to price set by PT Krakatau Steel, the scrap metal price is more competitive than India, Bangladesh, and Turkiye. There will be an increase in steel production of 856 thousand tons and an increase of revenue of Rp. 10,7 trillion for the next 10 years.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Baja Scrap, Optimasi, Penutuhan Kapal, Produksi Baja, Optimization, Scrap Metal, Ship Recycling, Steel Production
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE564.A1 Shipping
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Sea Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: I NYOMAN TULUS PUTRA JAYA
Date Deposited: 03 Feb 2025 22:51
Last Modified: 03 Feb 2025 22:51
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/118039

Actions (login required)

View Item View Item