Utomo, Atha Andara (2025) Sintesis Dan Karakterisasi Filamen Stainless Steel 316l Dengan Variasi Solid Content Untuk Memperluas Kapabilitas Material Filamen Pada Pencetakan 3d Printing Fused Deposition Modeling. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
![]() |
Text
5007021223-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only until 1 April 2027. Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Manufaktur aditif adalah teknologi yang menggunakan produksi objek tiga dimensi dengan menambahkan material secara bertahap atau biasa dikenal dengan layered manufacturing yaitu 3D printing. Salah satu keunggulan utama manufaktur aditif adalah kemampuan untuk membuat produk kompleks dengan biaya rendah dalam waktu yang relatif singkat. Banyak sektor teknologi manufaktur aditif telah diterapkan di berbagai industri contohnya manufaktur, otomotif, kedirgantaraan, kedokteran dan arsitektur. Meskipun ada banyak peluang untuk pengembangan, manufaktur aditif menghadapi beberapa masalah. Salah satunya adalah keterbatasan bahan yang dapat dicetak, seperti filamen stainless steel 316L. Di Indonesia, filamen ini harus diimpor dari luar negeri dan tidak ada pihak yang dapat menyediakannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat filamen stainless steel 316L dengan komposisi dan sifat mekanis yang mirip dengan filamen stainless steel 316L yang ada di luar negri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis filamen stainless steel 316L dengan variasi solid content serbuk stainless steel 316L (82,99, 85,61, dan 87,9wt %) untuk aplikasi pencetakan 3D menggunakan metode Fused Deposition Modeling (FDM). Penelitian ini akan menggunakan campuran serbuk stainless steel 316L dengan bahan pengikat (binder material) yaitu, polypropylene, paraffin wax, dan styrene ethylene butylene styrene. Hasil dari pencampuran filamen tersebut akan di ekstrusi dengan mesin ekstrusi dan akan di cetak menggunakan 3D printing FDM. lalu akan dilakukan post processing yaitu debinding dan sintering. Filamen dikarakterisasi dengan pengujian XRD dan FTIR untuk mengidentifikasi komposisi filamen, serta pengujian tarik untuk mengetahui sifat mekanik, kemudian akan dilakukan pengujian SEM dan shrinkage pada sampel hasil 3D printing untuk mengetahui sifat fisis dan morfologinya. Ekspektasi penelitian ini berhasil mengembangkan filamen stainless steel 316L, yang memilki sifat mekanik sebanding dengan filamen stainless steel 316L yang diimpor.
=================================================================================================================================
Additive manufacturing is a technology that uses the production of three-dimensional objects by adding material in stages or commonly known as layered manufacturing, namely 3D printing. One of the main advantages of additive manufacturing is the ability to create complex products at low cost in a relatively short time. Many sectors of additive manufacturing technology have been applied in various industries, for example manufacturing, automotive, aerospace, medicine and architecture. Although there are many opportunities for development, additive manufacturing faces several problems. One of them is the limitation of printable materials, such as 316L stainless steel filament. In Indonesia, this filament must be imported from abroad and no party can provide it. Therefore, this study aims to create 316L stainless steel filament with a composition and mechanical properties similar to 316L stainless steel filaments available abroad. This study aims to develop and analyze 316L stainless steel filaments with variations in 316L stainless steel powder solid content (82.99, 85.61, and 87.9wt%) for 3D printing applications using the Fused Deposition Modeling (FDM) method. This study will use a mixture of 316L stainless steel powder with binder materials, namely polypropylene, paraffin wax, and styrene ethylene butylene styrene. The results of mixing the filaments will be extruded with an extrusion machine and will be printed using FDM 3D printing. then post processing will be carried out, namely debinding and sintering. The filaments are characterized by XRD and FTIR testing to identify the composition of the filament, as well as tensile testing to determine the mechanical properties, then SEM and shrinkage testing will be carried out on 3D printing samples to determine their physical and morphological properties.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | pencetakan 3D, baja tahan karat 316 , filamen, manufaktur aditif, Fused Deposition Modeling (FDM). ======================================================================================================================== 3D printing, stainless steel 316L, filament, additive manufacturing, Fused Deposition Modeling (FDM). |
Subjects: | T Technology > TS Manufactures > TS170 New products. Product Development |
Divisions: | Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis |
Depositing User: | Atha Andara Utomo |
Date Deposited: | 07 Feb 2025 06:59 |
Last Modified: | 07 Feb 2025 06:59 |
URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/118551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |