Baharini, Intan Novelia (2022) Perencanaan Reaktivasi Jalan Kereta Api Jalur Kalisat – Panarukan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
03111840000016-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Jalur kereta api Kalisat-Panarukan merupakan salah satu jalur kereta api yang ada di Jawa Timur. Jalur tersebut sudah nonaktif sejak tahun 2004 dikarenakan fasilitas kereta api yang menua dan kalah bersaing dengan transportasi pribadi pada saat itu, sehingga mengakibatkan nonaktifnya beberapa stasiun di sepanjang jalur tersebut seperti Stasiun Panarukan, Stasiun Bondowoso, dan Stasiun Situbondo. Hal ini menyebabkan adanya keterbatasan moda transportasi umum di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, sehingga pemimpin kedua daerah tersebut mengharapkan adanya reaktivasi jalur rel kereta api Kalisat- Panarukan untuk memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan transportasi umum. Rencana reaktivasi jalur ini telah dibahas dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional tahun 2030. Tugas akhir ini membahas tentang perencanaan geometrik jalan rel kereta api untuk jalur Kalisat-Panarukan yang memiliki panjang 68,18 km. Metodologi yang digunakan dalam proses reaktivasi ini adalah pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur dan analisa data yang meliputi analisis kondisi eksisting kelayakan trase, perencanaan alternatif trase, perencanaan geometrik jalan rel, dan perencanaan konstruksi jalan rel berdasarkan peraturan yang sudah ada serta rencana anggaran biaya. Hasil yang didapatkan dari tugas akhir ini adalah hasil survei terhadap kondisi trase yang menjadi bahan untuk merencanakan desain geometrik jalan kereta api jalur Kalisat – Panarukan. Didapatkan hasil bahwa sebagian besar trase eksisting masih bisa digunakan, tetapi terdapat beberapa jalur yang perlu pembebasan lahan serta sebagian kecil jalur yang dipindah. Desain geometrik dengan trase rencana sepanjang 67,960 km dengan kecepatan maksimum 100 km/jam. Dihasilkan alinyemen horizontal sebanyak 54 titik, alinyemen vertikal sebanyak 146 titik. Jarak antara bantalan dipasang sepanjang 60 cm. Jenis penambat yang digunakan adalah tipe KA-Clip yang merupakan penambat elastis ganda. Dan anggaran biayayang diperlukan mencapai Rp 1.395.748.186.000,-.
===================================================================================================================================
The Kalisat-Panarukan train line is one of the train lines in East Java. This line has been inactive since 2004 due to aging train facilities and unable to compete with personal transportation at the time, it makes the inactivity of several stations along the line such as Panarukan Station, Bondowoso Station, and Situbondo Station. It causes limitations of public transportation modes in Bondowoso and Situbondo Regencies, Finally Goverment of two regions expect the reactivation of the Kalisat-Panarukan railroad to make it easier for people to use public transportation. Plan for reactivation of this line or track has been discussed in the National Railway Master Plan on 2030. This final project discusses the geometric planning of the railroad for the Kalisat- Panarukan line which has a length of 68.18 km. Methodology that used in this reactivation process is primary and secondary data collection, literature study and data analysis which includes analysis of the existing condition of the feasibility of the route, planning of alternative routes, geometric planning of rail roads, planning of rail road construction based on existing regulations and also budget plans for this reactivation. Results obtained from this final project are survey results of the condition of the alignment which is the material for planning the geometric design of the Kalisat Panarukan railway line. The result is most of the existing track can still be used, but there are still some tracks need exemption land and also some part of track need to be move. Geometric design with a 67,960 km plan trail with a maximum speed of 100 km/hour. The resulting horizontal alignment is 54 points, vertical alignment is 146 points. The distance between the bearings is 60 cm long. The type of rail fastener used is the KA-Clip type which is a double elastic fastener. And the required budget is Rp 1.395.748.186.000,-.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Reaktivasi Jalur Kereta Api, Perencanaan Geometrik dan Konstruksi Jalan Rel, Jalur Kereta Api Kalisat – Panarukan., Railway Reactivation, Geometric Plan and Railway Construction, Kalisat – Panarukan Rail Track. |
| Subjects: | T Technology > TF Railroad engineering and operation > TF240 Railway construction |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 05:23 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 05:23 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/129376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
