Pengaruh Penambahan C)2(padat) Pada Coolbox Dengan Sistem Chilled Sea Water (CSW) Untuk Kapal Ikan Tradisional

Prayogi, Urip (2006) Pengaruh Penambahan C)2(padat) Pada Coolbox Dengan Sistem Chilled Sea Water (CSW) Untuk Kapal Ikan Tradisional. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 4104204002-Master_Thesis.pdf] Text
4104204002-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (47MB)

Abstract

Ikan segar yang ada di pasaran lebih diminati oleh konsumen dan harganya lebih mahal. Pennasalahan yang sering ditemui di lapangan adalah bagaimana membawa ikan-ikan hasil tangkapan ke darat dalam keadaan tetap segar. Penggunaan es balok sebagai pendingin ikan merupakan sistem yang paling sederhana dan banyak digunakan oleh nelayan. Penggunaan es balok sebagai pengawet ikan seperti yang digunakan selama ini memang sederhana akan tetapi metode ini mempunyai banyak kelemahan diantaranya pertimbangan berat dan volumenya. Dengan menggunakan metode gabungan antara es balok, air laut dan C02(padat) dapat digabungkan kelebihan dari keduanya. Es balok digunakan untuk menahan panas dari produk, air laut mempunyai kelebihan antara lain dapat menurunkan temperatur ruang pendingin dibawah titik nol derajat sebab air laut mengandung unsur garam yang bersifat koligatif sedangkan co2(padat) dapat mempereepat proses pendinginan dan temperaturnya mencapai -78°C.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan eampuran es, air laut dan es kering untuk pendinginan ikan dengan waktu pendinginan lebih lama serta temperatur awal yang lebih rendah. Perbandingan yang paling baik diharapkan menghasilkan kemampuan pendinginan yang lebih baik dengan jumlah es yang digunakan menjadi lebih sedikit sehingga beratnya akan berkurang. Adapun metode yang dilakukan adalah eksperimen dengan melaukan variasi-variasi campuran es, air laut dan es kering yang dimasukkan dalam coolbox yang terbuat dari kayu dengan ukuran 45 em x 55 em x 80 em.
Hasil eksperimen men~ukkan bahwa pendinginan yang paling baik adalah penggunaan eampuran es: air laut: es kering dengan perbandingan (2:1 :0,75) yang menghasilkan kemampuan pendinginan selama 42 jam dengan temperatur rata-rata eksperimen 5°C serta mampu menurunkan temperatur awal rata-rata di dalam cool box hingga -8°C. Sedangkan hasil eksperimen dengan diberi beban ikan sebesar 25 kg menghasilkan kemampuan pendinginan selama 38 jam dengan temperatur rata-rata eksperimen 6°C.
======================================================================================================================================
Fresh fishes are preferred by consumers and have higher price. Most problem encounter on the field is how to maintain the fishes to the land freshly. Ice block as a cooler is the common way to preserve fishes. This method is simple but there are some disadvantages, one of consideration is its weight and volume. The
combination of ice block, sea water and co2(solid) as method of preserving gives better result. Ice block will be the heat resistor of the product, sea water will decrease the temperature under zero degree by its coligative characteristic and co2(solid) could accelerate cooling process and its temperature reaches - 78°C.
This research try to find the best combination and ratio of the ice block, sea water and co2(solid) that is shown by the longest cooling time and the lowest starting temperature reached. The expected result is to find a combination that gives the best cooling performance with minimum ice consumption. The method of
this experiment is conducted by vary the ratios of the ice block, sea water and C02(solid) on wooden coolboxes with 45 em x 55 em x 80 em dimensions.
The experiment result shows that the combination between ice block, sea water and co2(solid) with ratio (2 : 1: 0, 75) gave the best performance, timed 42 hours with average experiment temperature is 5°C and it is able to decrease average starting coolbox inner temperature until -8°C. This ratio result 38 hours cooling time when it is applied with 25 kg fishes as caloric load, and result average experiment temperature 6°C.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: es, air laut, es kering, pendinginan ikan, ice, sea water, dry ice, fish preservation
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD56.25 Industrial efficiency--Measurement. Industrial productivity--Measurement.
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC335 Sea-walls--Design and construction
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD481 Water distribution systems
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36101-(S2) Master Theses
Depositing User: magang .
Date Deposited: 04 Feb 2026 00:49
Last Modified: 04 Feb 2026 00:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/130230

Actions (login required)

View Item View Item