Arahan Peningkatan Ruang Publik Di Kawasan Jakarta International Stadium Dengan Pendekatan Placemaking

Adeasmara, Aurelia Rachel (2026) Arahan Peningkatan Ruang Publik Di Kawasan Jakarta International Stadium Dengan Pendekatan Placemaking. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015221007-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015221007-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (15MB) | Request a copy

Abstract

Jakarta International Stadium (JIS) dirancang tidak hanya sebagai stadion bertaraf internasional, tetapi juga sebagai ruang publik perkotaan yang diharapkan mampu mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat. Namun, pemanfaatan ruang publik di kawasan JIS masih cenderung tidak merata, dengan intensitas penggunaan yang tinggi pada saat penyelenggaraan acara berskala besar, sementara aktivitas harian relatif terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa fungsi JIS sebagai ruang publik belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruang publik di kawasan JIS berdasarkan prinsip placemaking serta merumuskan arahan peningkatan ruang publik yang bersifat prioritas dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan mixed methods dengan mengombinasikan analisis kualitatif dan kuantitatif. Teknik behavioral mapping digunakan untuk mengidentifikasi pola aktivitas dan persebaran pengunjung secara spasial dan temporal, sedangkan Importance–Performance Analysis (IPA) diterapkan untuk menilai kesenjangan antara tingkat kepentingan dan kinerja elemen ruang publik berdasarkan persepsi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen aksesibilitas, kenyamanan, keamanan, serta keberagaman aktivitas dinilai sangat penting oleh pengunjung, namun belum didukung oleh kinerja yang memadai. Sebaliknya, beberapa elemen fisik yang bersifat monumental belum mampu mendorong intensitas aktivitas dan interaksi sosial secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dirumuskan arahan peningkatan ruang publik yang menitikberatkan pada perbaikan akses dan konektivitas kawasan, peningkatan kualitas fasilitas pendukung, penguatan kenyamanan dan keamanan ruang, serta pengembangan program aktivitas harian yang lebih beragam dan inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan placemaking berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi JIS sebagai ruang publik perkotaan yang hidup, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai ikon kota, tetapi juga sebagai ruang sosial yang bermakna bagi masyarakat.
==============================================================================================================================
Jakarta International Stadium (JIS) was designed not only as an international-standard sports facility but also as an urban public space intended to support social, recreational, and community activities. However, the utilization of public spaces within the JIS area remains uneven, with high intensity of use during large-scale events and relatively limited daily activities. This condition indicates that the function of JIS as an inclusive and active public space has not yet been fully optimized. This study aims to evaluate the performance of public spaces in the JIS area based on placemaking principles and to formulate priority directions for improving public space quality oriented toward user needs. The study employs a mixed methods approach by integrating qualitative and quantitative analyses. Behavioral mapping is used to identify spatial and temporal patterns of visitor activities, while Importance–Performance Analysis (IPA) is applied to examine the gaps between the perceived importance and actual performance of public space elements based on visitors’ perceptions. The results show that accessibility, comfort, safety, and the diversity of non-event activities are considered highly important by visitors, yet their performance remains relatively low. Meanwhile, several monumental physical elements have not been able to effectively stimulate sustained daily activities and social interactions.Based on these findings, the study proposes directions for improving public spaces that emphasize enhancing accessibility and connectivity, upgrading supporting facilities, strengthening comfort and safety, and developing more diverse and inclusive daily activity programming. This research highlights the significance of the placemaking approach in optimizing the function of JIS as a lively, adaptive, and sustainable urban public space, enabling it to function not only as a city icon but also as a meaningful social space for the broader community.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ruang Publik, Placemaking, Jakarta International Stadium, Behavioral Mapping, Importance-Performance Analysis, Public Space, Placemaking, Jakarta International Stadium, Behavioral Mapping, Importance-Performance Analysis
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Aurelia Rachel Adeasmara
Date Deposited: 29 Jan 2026 08:06
Last Modified: 29 Jan 2026 08:06
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/130827

Actions (login required)

View Item View Item