Raw Material Classification Based On Supply Risk And Financial Impact Dimensions (Kraljic Matrix) To Improve Procurement Strategies (A Case Study In Shoes Manufacturing Company)

Kusuma, Rafli Muhammad Rangga (2022) Raw Material Classification Based On Supply Risk And Financial Impact Dimensions (Kraljic Matrix) To Improve Procurement Strategies (A Case Study In Shoes Manufacturing Company). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02411840000085-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02411840000085-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Many different types of shoes lead to using various materials to produce them. Based on Kraljic (1983), different types of materials mean that each type has its characteristic, which is differentiated based on financial impact and supply risk. Some materials have a high financial impact since they can significantly increase the value of a company's business. Still, there are also some materials that have an insignificant impact. The high important materials can be hard or easy in terms of market finding toward the materials. Knowing and categorizing materials based on financial impact and supply risk is essential since the correct category will lead the materials to the right procurement strategies. Among the right procurement strategies, there are the most effective and least effective strategies. Effective procurement strategies based on material segmentation mean that the company can match the right procurement strategies and the supply risk that maybe happen toward materials in the segmentation. Therefore, assessing the procurement strategy's effectiveness is essential to know how far the procurement strategies are compatible with reducing the supply risk. This final project aims to reduce materials' supply risk by determining the most effective procurement strategies. In this final project, two material segmentations using Kraljic Matrix are made: the initial classification and the improvement of classification (after risk reduction). The initial classification is the initial material segmentation in which the materials have a current risk score from existing procurement strategies implemented in the current condition. The materials are segmented on some criteria in supply risk and financial impact dimensions. By having the purpose of risk reduction, the supply risk criteria are identified in terms of risk events and agents. The new procurement strategies proposed are identified based on the risk agents and assessed in terms of effectiveness to reduce the risk and create an improvement of classification to capture risk reduction. The initial classification result shows that most materials (58%) are categorized as strategic items (high supply risk, high financial impact). 38% of materials belong to non-critical items (low supply risk, low financial impact), and 4% of material includes leverage items (low supply risk, high financial impact). The unique thing is no material is included in the bottleneck item (high supply risk, low financial impact). After assessing new procurement strategies proposed and reducing the supply risk, the improvement of classification results in 12% of materials belonging to strategic items (high supply risk, high financial impact), 50% of materials belonging to leverage items (low supply risk, high financial impact), 38% materials are part of non-critical items (low supply risk, low financial impact), and no material does still not belong to bottleneck items (high supply risk, low financial impact). Most of the strategic items (high risk) materials move to leverage items (low risk).
========================================================================================================================================
Banyaknya jenis sepatu yang berbeda menyebabkan penggunaan berbagai jenis bahan untuk memproduksinya. Berdasarkan Kraljic (1983), perbedaan jenis bahan berarti bahwa setiap jenis bahan memiliki karakteristiknya sendiri yang dibedakan berdasarkan dampak keuangan dan risiko pasokan. Ada beberapa material memiliki dampak finansial yang tinggi karena dapat meningkatkan nilai bisnis perusahaan secara signifikan, namun ada juga beberapa material yang berdampak tidak signifikan. Bahan yang sangat penting bisa sulit atau mudah dalam hal pencarian pasar terhadap bahan tersebut. Mengetahui dan mengategorikan bahan berdasarkan dampak keuangan dan risiko pasokan sangat penting karena kategori yang tepat akan mengarahkan bahan ke strategi pengadaan yang tepat. Diantara strategi pengadaan yang tepat, terdapat strategi yang paling efektif dan strategi yang paling tidak efektif. Memiliki strategi pengadaan yang efektif berdasarkan segmentasi material berarti perusahaan dapat mencocokkan antara strategi pengadaan yang tepat dan risiko pasokan yang mungkin terjadi terhadap material dalam segmentasi. Oleh karena itu, penilaian terhadap efektivitas strategi pengadaan menjadi penting untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian strategi pengadaan untuk mengurangi risiko pasokan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengurangi risiko pasokan bahan dengan menentukan strategi pengadaan yang paling efektif. Pada tugas akhir ini dibuat dua segmentasi material menggunakan Kraljic Matrix, yaitu Krajic Matrix awal dan Kraljic Matrix yang ditingkatkan (setelah pengurangan risiko). Kraljic Matrix awal adalah segmentasi material awal dimana material memiliki skor risiko awal dari strategi pengadaan yang diterapkan pada kondisi saat ini. Segmentasi material berdasarkan beberapa kriteria dalam risiko pasokan dan dimensi dampak keuangan. Dengan memiliki tujuan pengurangan risiko, kriteria risiko pasokan diidentifikasi dalam hal kejadian risiko dan agen risiko. Strategi pengadaan baru yang diusulkan diidentifikasi berdasarkan agen risiko dan dinilai dari segi efektivitas dalam mengurangi risiko dan membuat Kraljic Matrix yang lebih baik untuk menangkap pengurangan risiko. Hasil Kraljic Matrix awal menunjukkan bahwa sebagian besar material (58%) dikategorikan sebagai item strategis (risiko pasokan tinggi, dampak keuangan tinggi). Ada juga 38% material yang termasuk dalam item non-kritis (risiko pasokan rendah, dampak finansial rendah) dan 4% material termasuk item leverage (risiko suplai rendah, dampak finansial tinggi). Uniknya, tidak ada material yang termasuk dalam bottleneck item (risiko pasokan tinggi, dampak finansial rendah). Setelah menilai strategi pengadaan baru yang diusulkan dan mengurangi risiko pasokan, perbaikan kraljic Matrix menghasilkan 12% bahan masuk ke item strategis (risiko pasokan tinggi, dampak keuangan tinggi), 50% bahan masuk ke item leverage (risiko pasokan rendah, dampak keuangan tinggi) , 38% material merupakan bagian dari item non-kritis (risiko pasokan rendah, dampak finansial rendah), dan tidak ada material yang masih bukan termasuk item bottleneck (risiko suplai tinggi, dampak finansial rendah). Sebagian besar materi dari item strategis (berisiko tinggi) pindah ke item leverage (risiko rendah).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kraljic Matrix, procurement strategies, risk reduction, effectiveness assessment toward procurement strategies, strategi pengadaan, pengurangan risiko, penilaian efektivitas terhadap strategi pengadaan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD55 Inventory control
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 10 Feb 2026 06:29
Last Modified: 10 Feb 2026 06:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132314

Actions (login required)

View Item View Item