Penjadwalan Produksi Dengan Penerapan Pendekatan Theory of Constraint Pada Industri Manufaktur Yang Bersifat Job Shop

Purwani, Annie (2001) Penjadwalan Produksi Dengan Penerapan Pendekatan Theory of Constraint Pada Industri Manufaktur Yang Bersifat Job Shop. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2598201003-Master_Thesis.pdf] Text
2598201003-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Saat ini banyak sekali berkembang industri manufaktur yang mengarah pada jenis produk dan volume produksi yang bervariasi. Variasi tersebut membuat sistem manufaktur menjadi dinamis. Perkembangan ini mendorong industri untuk menerapkan sistem manufaktur yang efektif dan efisien yang dapat mempercepat proses produksi (memperkecil lead time). ” Untuk dapat menghasilkan perencanaan dan pengendalian produksi tersebut dilakukan suatu penelitian penerapan pendekatan theory of constraint (TOC), untuk meningkatkan utilitas stasiun konstrain. Dalam hal ini juga akan dilakukan perbandingan antara performansi hasil penjadwalan dengan TOC yang tidak mempertimbangkan faktor keandalan dan algoritma Kusiak murni, serta antara performansi hasil penjadwalan dengan TOC yang mempertimbangkan faktor keandalan dan algoritma kusiak yang telah dikembangkan pada penelitian sebelumnya (Wahyu, 1999). Data yang akan digunakan adalah merupakan data sekunder yang diperoleh dari tugas akhir sebelumnya dengan subyek penelitian PT Kayu Ramin Indah. Dari penjadwalan dengan menggunakan pendekatan TOC yang tidak mempertimbangkan faktor keandalan diperoleh: maksimum (tardiness) keterlambatan 480 menit, rata-rata flow time 1996.02 menit, makespan 4035 menit dan utilitas rata-rata 16.8%. Perbandingan dengan algoritma kusiak murni menghasilkan: pengurangan keterlambatan sebesar 53.62%, perbaikan MFT sebesar -3%, tanpa perbaikan makespan dan tanpa perbaikan utilitas mesin.. Sedangkan jika mempertimbangkan faktor keandalan, diperoleh: maksimum keterlambatan 905.3 menit, rata-rata flow time 2037.97 menit, makespan 4144.2 menit dan utilitas rata-rata 16.4%.. Perbandingan dengan algoritma kusiak yang dikembangkan menghasilkan: pengurangan keterlambatan sebesar 26.68%, perbaikan MFT sebesar 4.27%, perbaikan makespan 2.13%. dan perbaikan utilitas mesin sebesar 60.098%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penjadwalan dengan pendekatan TOC akan memberikan perbaikan yang cukup berarti dengan konsekuensi adanya tambahan waktu yang digunakan untuk overtime sebesar 4 jam.
=======================================================================================================================================
Recently many manufacturers growth in various type and volume. The variation makes manufacturers to be dynamic in the changing environtment. This growth push industry to apply efective and efficient manufacturing system which can minimize their lead time. There are two kind of method comparations in this research. The first is the comparation between Theory of Constraint (TOC) which not consider reliability factor and Kusiak Algorithm. The second is TOC which consider reliability factor and algoritma Kusiak that have been modified (Wahyu, 1999). This research used secunder data in PT Kayu Ramin Indah, a furniture company. The result of this research is that TOC which not considere reliability factor has maximum tardiness 480 minutes, mean flow time (MFT) 1996.02 minutes, makespan 4035 minutes and utility rate 16.9%. Compared with algoritma Kusiak, the TOC without considering reliability factor have advantages, such as decreasing tardiness 53.62%, improving MFT -3%, without improving makespan and without improving machines utility. If considering reliability factor , the results are maximum tardiness 905.3 minutes, mean flow time 2037.97 minutes, makespan 4144.2 minutes ant utility rate 16.4%. The comparation with algoritma kusiak that have been modified gives results on decreasing tardiness 26.68%, improving MFT 4.27%, improving makespan 2.13% and improving machine utility 60.098%. The conclusion of thie research is that schedulling with TOC can give significant improvement with consequence to have 4 hours overtime.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RT 658.53 Pur p 2001 3100002014893 (WEEDING)
Uncontrolled Keywords: industri manufaktur, theory of constraint (TOC), proses produksi
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS157.5 Production scheduling
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering > 26101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Anis Wulandari
Date Deposited: 25 Feb 2026 06:56
Last Modified: 25 Feb 2026 09:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132578

Actions (login required)

View Item View Item