Analisa Potensi Energi Gerak Pada Ponton Tripod Siku-Siku Berbasis Hybrid Untuk Kawasan Pesisir Pantai Indonesia

Ramadhan, Reza Bagus (2022) Analisa Potensi Energi Gerak Pada Ponton Tripod Siku-Siku Berbasis Hybrid Untuk Kawasan Pesisir Pantai Indonesia. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 0421840000075-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
0421840000075-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Energi listrik merupakan sumber energi utama yang paling banyak digunakan diseluruh negara saat ini. Dalam menghasilkan energi tersebut di butuhkan pembangkit listrik dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi listrik. Pembangkit listrik yang ada di Indonesia terdiri dari berbagai macam jenis. Sebagian besar pembangkit tersebut masih menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak, batu bara, dan gas. Tercatat Indonesia masih mengantungkan sektor energi listrik pada pembangkit listrik berbahan batu bara sebesar 3.26 Exajoels pada tahun 2021.Selain itu data BPS (Badan Pusat Statistika) mencatat kenaikan jumlah konsumsi energi listrik sebesar 0.58 % setiap tahunnya, dan akan terus bertambah. Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi energi terbarukan yang besar, salah satunya dalam bidang energi laut. Ada banyak teknologi yang telah di kembangkan untuk mengkonversi energi laut yang ada menjadi energi listrik yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. Salah satu nya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang-Sistem Bandul. Sistem ini bekerja dengan cara memanfaatkan energi gerak yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut terhadap ponton sehingga menggerakan bandul yang terpasang diatas ponton tersebut, gerakan bandul akan di kopel dengan dinamo sehingga dapat berputar dan menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dihasilkan akan bergantung terhadap jenis gelombang serta respon ponton yang di terima dari hantaman gelombang tersebut. Untuk meningkatkan nilai effisensi energi yang dihasilkan oleh ponton maka dilakukan penambahan alat pembangkit listrik berupa panel surya yang diinstal di atas ponton bersama dengan sistem bandul yang sudah ada. Selain itu model ponton yang di desain mengalami perubahana dari segi ukuran, untuk memudahkan dalam melakukan instalasi di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi energi yang dihasilkan terhadap variasi gelombang yang diberikan kepada ponton. Penelitian menggunakan simulasi berbasis CFD (computational Fluid Dynamics) dengan berbagai variasi gelombang antara lain sudut datang gelombang (135 drajat, 180 drajat, 225 drajat), tinggi gelombang (1m,1.25m,1.5m), periode gelombang (4s, 6s, 8s). Daya terbesar yang didapatkan dari hasil simulasi adalah pada sudut datang gelombang 180 drajat, tinggi gelombang 1.5 meter, dan periode gelombang 4 detik dengan potensi energi sebesar 133.491 watt.
====================================================================================================================================
Electrical energy is the main energy source that is most widely used in all countries today. To supply the community's demand for electrical energy, large-scale power plants are necessary. There are various types of power plants in Indonesia. Most of these power plants still use fossil fuels such as oil, coal and gas. It should be mentioned that Indonesia would continue to rely on 3.26 Exajoules of coal-fired power plants for its electrical energy needs in 2021. Additionally, according to data from BPS (Badan Pusat Statistika), the amount of electricity consumed has increased by 0.58 percent annually and will keep rising. In terms of renewable energy, Indonesia has a lot of potential, and one of them is ocean wave energy. There are many technologies that have been developed to convert the ocean wave energy into electrical energy that the wider public may use. One of them is the pendulum system. This system works by utilizing the motion energy generated from the movement of ocean waves against the pontoon, so it will moves the pendulum that is installed above the pontoon. The pendulum motion will be coupled with a dynamo, so it will rotate and produce electrical energy. The variety of wave and the pontoon's reaction to the wave's blow will determine how much electrical energy is generated. To increase the efficiency of energy that produce by pontoon, additional power generation equipment is installed with the existing pendulum system. In order to make installation in the field more easier, the size of the pontoon model has been modified. This research was conducted to determine the potential energy generated for the variation of the waves given to the pontoon. The research uses a simulation based on CFD (Computational Fluid Dynamics) with various variation of waves. Including the wave angel (135 degrees, 180 degrees, 225 degrees), Wave elevation ( 1 m, 1.25 m, 1.5 m), period of waves (4s, 6s, 8s). The maximum power obtained from simulation is at a wave angel of 180 degrees, a wave height of 1.5 meters, and a wave period of 4 second with an energy potential of 133.491 watts.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSSP 627.32 Ram a-1, 2022 - 3100022097083
Uncontrolled Keywords: CFD, Gelombang, Ponton, RAO, Tripod siku-siku, Waves, Pontoon, RAO, Right triangle tripod
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 26 Feb 2026 03:22
Last Modified: 26 Feb 2026 03:22
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132631

Actions (login required)

View Item View Item