Analisis Manajemen Risiko Proses Produksi Engine Room Pada Pembangunan Kapal Baru

Teguh, Saladin (2022) Analisis Manajemen Risiko Proses Produksi Engine Room Pada Pembangunan Kapal Baru. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 04211840000103-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
04211840000103-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pelaksanaan kegiatan operasional pembangunan kapal baru harus melewati serangkaian tahapan proses produksi yang panjang dan seringkali mengalami beberapa hambatan, baik dari segi teknis maupun non-teknis yang tentunya mempengaruhi proses produksi.Oleh sebab itu penyelesaian proyek keterlambatan pembangunan kapal baru sering tidak sesuai dengan jadwal awal yang telah ditetapkan dalam kontrak dengan owner atau disebut dengan keterlambatan. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan penelitian berfokus pada pembangunan kapal baru Ro-Ro 1500 GT yang diperoduksi oleh PT. XYZ. Berdasarkan hasil observasi secara langsung pada PT.XYZ salah satu faktor yang menyebabkan keterlambatan adalah pembangunan Engine Room yang memakan waktu sangat lama. penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Manajemen Risiko pada pembangunan kapal baru di PT.XYZ. Hasil penilaian risiko dengan menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dapat digunakan untuk memetakan risiko ke dalam beberapa level dan mengevaluasi kekritisan risiko, selanjutnya akan digunakan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) untuk menentukan strategi penangan risiko. Dari hasil penilaian risiko menggunakan metode FMEA didapatkan 109 modus kegagalan dan 6 prioritas risiko dari 3 aktivitas proses produksi engine room. 6 prioritas risiko tersebut adalah Kesulitan dalam mengontrol seluruh aktivitas produksi pada bengkel fabrikasi (P3), Pemilihan pemasok kurang tepat (K8), Kesalahan pada tahap-tahap pengadaan komponen (L1), Keuangan membatalkan pembelian barang karena masalah dana (L19), Perencanaan transportasi atau pengiriman yang kurang baik (J1), dan Kesalahan pada tahap merancang dan membuat pondasi komponen di Engine Room (Y1). Setelah melakukan penilaian risiko didapatkan 17 langkah mitigasi yang di dapatkan dari Focus Group Discussion. Lalu dilanjutkan dengan perhitungan prioritas mitigasi menggunakan Software Expert Choice berdasarkan dari panduan Analytical Hierarchy Process (AHP). Prioritas mitigasi yang didapatkan dari hasil perhitungan dilakukan pada Kriteria Kesalahan pada tahap-tahap pengadaan komponen dan alternatif yang dilakukan adalah menggunakan standar PMBOK 6th edition dan implementing purchasing and supply chain management by the RAND corporation. Diharapkan penelitian ini dapat membantu PT.XYZ untuk menjaga dan memperkuat kinerja atau kualitas dalam membangun kapal baru.
==============================================================================================================================
The implementation of new shipbuilding operational activities must go through a series of long production process stages and often experience several obstacles, both from a technical and non-technical perspective which of course affects the production process. has been stipulated in the contract with the owner or is called a delay. In this final project, research will be conducted focusing on the construction of a new Ro-Ro 1500 GT ship produced by PT. XYZ. Based on the results of direct observations at PT. XYZ, one of the factors that caused the delay was the construction of the Engine Room which took a very long time. This study aims to apply Risk Management to the construction of a new ship at PT.XYZ. The results of risk assessment using Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) can be used to map risk into several levels and evaluate the criticality of risk, then the Multi Criteria Decision Making (MCDM) method will be used to determine risk management strategies. From the results of the risk assessment using the FMEA method, there are 109 failure modes and 6 risk priorities from 3 engine room production process activities. The 6 priority risks are Difficulty in controlling all production activities at the fabrication workshop (P3), Inappropriate supplier selection (K8), Errors in component procurement stages (L1), Finance cancels purchases of goods due to funding problems (L19), Transportation planning or poor delivery (J1), and Errors at the stage of designing and making component foundations in the Engine Room (Y1). After conducting a risk assessment, 17 mitigation steps were obtained from the Focus Group Discussion. Then proceed with the calculation of mitigation priorities using Expert Choice Software based on the Analytical Hierarchy Process (AHP) guidelines. Mitigation priorities obtained from the results of calculations carried out on the Error Criteria at the stages of component procurement and alternatives that are carried out are using the PMBOK 6th edition standard and implementing purchasing and supply chain management by the RAND corporation. It is hoped that this research can help PT. XYZ to maintain and strengthen performance or quality in building new ships.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSPe 623.87 Teg a-1 2022, - 3100022095566
Uncontrolled Keywords: Keterlambatan Pembangunan Kapal, Analisis Risiko, Failure Mode and Effect Analysis, Analytical Hierarchy Process, Shipbuilding Delay, Risk Analysis, Failure Mode and Effect Analysis, Analytical Hierarchy Process
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 27 Feb 2026 03:51
Last Modified: 27 Feb 2026 03:51
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132656

Actions (login required)

View Item View Item