Pratama, Raditya Hendra (2010) Risk Assesment Tanker LNG dalam Studi Kasus Suplai LNG dari Ladang Tangguh Ke Teluk Benoa Bali. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
4206100018-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (35MB) | Request a copy |
Abstract
Bali merupakan sebuah pulau dengan suplai energi yang masih mengandalkan sumber energi dari pembangkit yang ada di dalam pulau dan juga dari pembangldt di Pulau Jawa karena sumber energi dari dalam pulau Bali saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di seluruh pulau tersebut. Dengan adanya pengapalan LNG dari Ladang Tangguh ke Teluk Benoa Bali diharapkan dapat membantu Bali untuk memenuhi kebutuhan energi listriknya secara mandiri dengan memanfaatkan PLTG Pesanggaran. Namun penyuplaian LNG ke Teluk Benoa Bali dapat menimbulkan risiko. Proses unloading kapal LNG dapat menimbulkan risiko kebakaran dan ledakan pada kapal dan terminal penerima LNG. Pada skripsi ini dilakukan risk assessment terhadap kapal dan terminal LNG di Teluk Benoa Bali yang selanjutnya dilakukan evaluasi apalcah risiko tersebut dapat diterima atau tidak. Risk Assessment adalah proses penilaian yang digunakan untuk mengidentifikasi bahaya atau risiko yang mungkin terjadi pada suatu objek. Dua parameter ulama dalam risk assessment adalah frekuensi dan konsekuensi. Frekuensi didapat dengan melakukan perhitungan dengan fault tree analysis dan dengan bantuan software FaultTree+. Konsekuensi didapat dengan bantuan software Shell FRED 4. 0 dengan didasarkan pada data yang ada. Dari kedua parameter tersebut akan didapatkan besarnya risiko yang kemudian diluanglcan di dalam risk matrix yang mengacu pada standard, yaitu NFPA 59A. Setelah mengetahui tingkat risiko yang ada maka dilakukan evaluasi terhadap risiko tersebut. Risiko yang tidak bisa diterima harus diberikan proses mitigasi untuk mengurangi nilai konsekuensi. Mitigasi dapat dilakukan dengan metode layer of protection analysis (LOPA). Dari risk assessment yang telah dilakukan diketahui bahwa kejadian yang masuk dalam daerah ALARP adalah gas jet flame pada unloading arm. Kemudian kejadian yang tidak dapat diterima adalah BLEVE pada cargo tank kapal tanker LNG dan BLEVE pada terminal penerima LNG.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSSP 363.102 Pra r 2010 |
| Uncontrolled Keywords: | LNG tanker, LNG terminal, risk assesment, fault tree analysis, NFPA 59A, the layer of protection analysis (LOPA) |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Totok Setiawan |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 07:45 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 07:45 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/132709 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
