Saputra, Roji Basuki (2006) Analisis cop optimum dari refrigeration training unit model-9501 dengan menggunakan TXV type TF-2. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
2101100015-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (17MB) | Request a copy |
Abstract
Dalam system refrigerasi, penurunan COP (Coefficient of Performance) akan menyebabkan pemborosan energi. Pada penelitian ini akan dicari COP optimum dart refrigeration training unit model - 9501 dengan menggunakan TXV type TF 2 sehingga nantinya tidak terjadi pemborosan energi. COP optimum adalah efisiensi yang paling menguntungkan bagi system refrigerasi dimana didapatkan kapasitas refrigerasi yang setinggi-setingginya dengan kebutuhan daya yang sangat kecil. COP optimum ini dicari dengan cara mempertahankan be ban fan evaporator dan memvariasikan beban fan kondensor. Adapun cara ini dipakai karena temperatur dan beban pada ruangan dianggap konstan sedangkan temperatur udara luar berubah-ubah sehingga laju pelepasan kalor pada kondensor menjadi berubah-ubah. Pada penelitian ini, untuk mendapatkan laju pelepasan kalor yang berubah-ubah digunakan beban fan kondensor yang berubah-ubah. System refrigerasi yang digunakan terdiri dart TXV type TF 2, kondensor, evaporator, kompressor, dan oil separator. Sifat TXV adalah selalu mempertahankan Δ T superheat konstan pada berbagai kondisi operasi. Setelah harga COP melalui percobaan didapat maka akan dibandingkan dengan COP yang didapat melalui perhitungan aktual teoritis. Hasil eksperimental dan perhitungan aktual teoritis menunjukkan bahwa mula-mula COP akan mengalami kenaikan seiring dengan naiknya laju penyerapan panas di evaporator. Namun COP akan mengalami penurunan setelah mencapai titik maksimum seiring dengan turunnya laju penyerapan panas di evaporator. Hal ini disebabkan adanya batas maksimum mass flow rate yang dapat dialirkan oleh lubang orrifice TXV. Laju penyerapan panas di evaporator secara aktual teoritis (Q evap,t) mempunyai nilai penyimpangan rata-rata lebih besar 2,66% daripada laju penyerapan panas di evaporator secara eksperimental Qe Coefficient of Performance secara actual teoritis (COP,t) mempunyai nilai penyimpangan rata-rata lebih kecil 1,02 % daripada Coefficient of Performance secara eksperimental (COP).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSM 621.56 Sap a 2006 |
| Uncontrolled Keywords: | COP (Coefficient of Performance), compressor, kondensor, evaporator, TXV. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Totok Setiawan |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 04:25 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 04:25 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/132884 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
