Komposit Solid Polymer Electrolyte CS/PEO/NaClO4/FLY ASH Untuk Baterai Ion Sodium Solid-State : Optimasi Garam

Saputra, Mohamat Ashar Eka (2022) Komposit Solid Polymer Electrolyte CS/PEO/NaClO4/FLY ASH Untuk Baterai Ion Sodium Solid-State : Optimasi Garam. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 01211840000022-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
01211840000022-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Baterai ion natrium solid-state merupakan salah satu aplikasi penyimpanan energi generasi selanjutnya. Namun, pengembangan solid polymer electrolyte (SPE) dengan konduktivitas ion tinggi masih menjadi tantangan utama. Polietilen oksida (PEO) adalah polimer semi-kristalin yang memiliki fleksibilitas, plasitisitas dan stabilitas elektrokimia yang baik sehingga cocok digunakan untuk solid polymer electrolyte (SPE). Nilai konduktivitas ion SPE PEO sendiri masih rendah yaitu 10-6 – 10-8 S cm-1 pada suhu kamar, sehingga perlu dilakukan beberapa modifikasi untuk meningkatkan konduktivitas ion. Pencampuran PEO dan Chitosan (CS) dengan metode solution casting merupakan strategi untuk menyediakan polimer host yang memiliki sifat mekanik yang baik dan konduktivitas ion tinggi. Selain itu, optimasi penambahan garam NaClO4 dilakukan untuk menentukan konsentrasi penambahan ion natrium yang tepat pada SPE dan sebagai plasticizer, sedangkan penambahan filler fly ash dilakukan untuk menekan kristalinitas dari polimer host. Analisis FTIR dilakukan untuk mengamati ikatan yang terjadi antara fly ash dan CS/PEO/NaClO4. Analisis XRD dan DSC dilakukan untuk mengamati kristalinitas SPE. Konduktivitas ion dari SPE diukur menggunakan analisis impedansi dari 1 MHz sampai 1 Hz pada suhu ruangan. Konduktivitas ion maksimum sebesar 3,2 x 10-4 S cm-1 diperoleh pada rasio CS:PEO:NaClO4 = 3:2:2,5 dengan filler fly ash sebanyak 5% w/w.
===============================================================================================================================
Baterai ion natrium solid-state merupakan salah satu aplikasi penyimpanan energi generasi selanjutnya. Namun, pengembangan solid polymer electrolyte (SPE) dengan konduktivitas ion tinggi masih menjadi tantangan utama. Polietilen oksida (PEO) adalah polimer semi-kristalin yang memiliki fleksibilitas, plasitisitas dan stabilitas elektrokimia yang baik sehingga cocok digunakan untuk solid polymer electrolyte (SPE). Nilai konduktivitas ion SPE PEO sendiri masih rendah yaitu 10-6 – 10-8 S cm-1 pada suhu kamar, sehingga perlu dilakukan beberapa modifikasi untuk meningkatkan konduktivitas ion. Pencampuran PEO dan Chitosan (CS) dengan metode solution casting merupakan strategi untuk menyediakan polimer host yang memiliki sifat mekanik yang baik dan konduktivitas ion tinggi. Selain itu, optimasi penambahan garam NaClO4 dilakukan untuk menentukan konsentrasi penambahan ion natrium yang tepat pada SPE dan sebagai plasticizer, sedangkan penambahan filler fly ash dilakukan untuk menekan kristalinitas dari polimer host. Analisis FTIR dilakukan untuk mengamati ikatan yang terjadi antara fly ash dan CS/PEO/NaClO4. Analisis XRD dan DSC dilakukan untuk mengamati kristalinitas SPE. Konduktivitas ion dari SPE diukur menggunakan analisis impedansi dari 1 MHz sampai 1 Hz pada suhu ruangan. Konduktivitas ion maksimum sebesar 3,2 x 10-4 S cm-1 diperoleh pada rasio CS:PEO:NaClO4 = 3:2:2,5 dengan filler fly ash sebanyak 5% w/w.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSKi 541.372 Sap k-1 2022
Uncontrolled Keywords: Chitosan, Fly Ash, Konduktivitas Ion, NaClO4, PEO.Chitosan, Fly Ash, Ionic Conductivity, NaClO4, PEO.
Subjects: Q Science > QD Chemistry > Polymerization
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Chemistry > 47201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 07 May 2026 08:36
Last Modified: 08 May 2026 01:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132981

Actions (login required)

View Item View Item