Jaelani, Lalu Muhamad (2026) Konsep Dasar Penginderaan Jauh. PENERBIT LITPAM, Mataram. ISBN 978-634-7077-15-8
|
Text
Konsep Dasar Penginderaan Jauh-1.pdf Download (2MB) |
Abstract
Sejak dahulu kala, manusia dianugerahi rasa ingin tahu yang besar terhadap dunia di sekitarnya. Dorongan intrinsik untuk memahami lingkungan, bahkan dari kejauhan, telah ada jauh sebelum teknologi canggih hadir seperti saat ini. Rasa ingin tahu ini bukan hanya sekadar pemenuhan intelektual, melainkan juga terkait erat dengan kebutuhan mendasar untuk bertahan hidup, beradaptasi dengan kondisi alam yang dinamis, dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut, tanpa disadari, manusia telah menerapkan prinsip dasar “penginderaan jauh” dengan mengandalkan ketajaman indra yang mereka miliki (Campbell dan Wynne 2011). Mata manusia, sebagai sensor alami pertama, bekerja dengan menangkap energi elektromagnetik dalam spektrum cahaya tampak yang dipantulkan oleh objek, sebuah proses yang menjadi analogi dasar bagi sistem sensor optik modern(T. Lillesand, Kiefer, dan Chipman 2015). Upaya awal ini merupakan manifestasi dari kebutuhan adaptif manusia. Pengamatan terhadap lingkungan dari jarak tertentu memungkinkan leluhur kita untuk mengidentifikasi sumber makanan, menghindari bahaya, serta merencanakan perjalanan dan permukiman. Seiring dengan perkembangan peradaban, kompleksitas kebutuhan manusia pun meningkat. Navigasi untuk pelayaran jarak jauh, pemetaan wilayah untuk pengelolaan sumber daya atau kepentingan strategis, hingga pengintaian dalam konflik, semuanya mendorong inovasi dalam cara mengamati dan mengumpulkan informasi dari kejauhan (Tatem, Goetz, dan Hay 2008). Meskipun teknologi yang digunakan telah berevolusi secara dramatis, dari pengamatan visual sederhana hingga penggunaan sensor satelit yang canggih, prinsip fundamental untuk “mengamati tanpa kontak langsung” (sensing without contact) tetap menjadi esensi dari penginderaan jauh (Jensen 2016; T. Lillesand dkk. 2015).
Di era modern, pemahaman terhadap penginderaan jauh menjadi semakin krusial. Teknologi ini telah bertransformasi menjadi alat vital yang memungkinkan umat manusia untuk memantau perubahan global dengan presisi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, mitigasi dampak bencana alam, pemahaman terhadap fenomena kompleks seperti perubahan iklim, serta perencanaan tata ruang di tengah laju urbanisasi yang pesat, merupakan sebagian kecil dari tantangan global yang penanganannya sangat bergantung pada data dan informasi yang dihasilkan melalui penginderaan jauh (Li dkk. 2023). Studi literatur terbaru menunjukkan adanya pergeseran fokus yang signifikan dalam dekade terakhir, di mana penginderaan jauh tidak lagi hanya berkutat pada pengembangan teknologi sensor semata, melainkan semakin terintegrasi dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk aplikasi praktis dalam pemantauan lingkungan dan keberlanjutan (Li dkk. 2023; Weiss, Jacob, dan Duveiller 2020). Oleh karena itu, penguasaan konsep dan aplikasi penginderaan jauh menjadi sebuah keniscayaan, tidak hanya bagi para ilmuwan dan praktisi di bidang terkait, tetapi juga bagi masyarakat luas yang ingin memahami dinamika planet Bumi secara lebih komprehensif. Evolusi penginderaan jauh, dari pemanfaatan indra alami hingga teknologi satelit, pada hakikatnya mencerminkan evolusi kemampuan kognitif dan kebutuhan adaptif manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Pemahaman ini penting agar penginderaan jauh tidak dipandang hanya sebagai sekumpulan teknik, melainkan sebagai sebuah pendekatan ilmiah yang memiliki akar sejarah panjang dalam upaya manusia memahami dunianya.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengeinderaan Jauh, Remote Sensing |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.5.I4 Remote sensing |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geomatics Engineering |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 08 May 2026 07:47 |
| Last Modified: | 08 May 2026 07:47 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/133088 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
